Bimbingan dan konseling merupakan proses membantu individu untuk mengembangkan potensi diri, mengatasi masalah, dan beradaptasi dengan lingkungan melalui layanan pemahaman, pencegahan, pengembangan, perbaikan, penyaluran, dan penyesuaian. Guru berperan dalam merencanakan program bimbingan tahunan dan memberikan layanan bimbingan belajar, sosial, serta penyelesaian masalah pribadi kepada siswa.
1 of 12
Downloaded 13 times
More Related Content
Profesi keguruan (presentasi final)
1. PROFESI KEGURUAN
BIMBINGAN
DAN
KONSELING
Oleh :
Ananto Prasetya 201010100311008
Lutfi Rizky Adinta 201010100311016
M. Nabris Raunaq 201010100311022
Nurul Hasanah Agustieni 201010100311020
Rahajeng Widyasworo 201010100311017
Shabroni 201010100311026
2. PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari
bahasa Inggris yaitu, guidance dan counseling.
Bimbingan proses membantu individu yang
dilakukan secara berkesinambungan
untuk mencapai perkembangan
yang optimal agar mampu
memahami diri dan lingkungannya,
sehingga individu tersebut mampu
mengarahkan dirinya dan dapat
bertindak secara wajar sesuai
dengan tuntutan dan keadaan
lingkungan, sekolah, keluarga,
masyarakat, dan kehidupan pada
umumnya.
3. Konseling salah satu bentuk hubungan
yang bersifat membantu, yaitu
sebagai upaya , untuk
membantu orang lain untuk
membantu agar ia mampu
memecahkan masalah yang
dihadapinya dan mampu
menghadapi krisis-krisis yang
dialami dalam hidupnya.
Tugas konselor adalah menciptakan kondisi-
kondisi yang diperlukan bagi pertumbuhan
dan perkembangan klien.
4. TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELING
SECARA UMUM IALAH AGAR INDIVIDU
DAPAT:
Merencanakan kegiatan penyelesaian studi,
perkembangan karir serta kehidupannya di masa
yang akan datang.
Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang
dimilikinya seoptimal mungkin.
Menyesuaikan diri dengan lngkungan pendidikan,
lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya.
Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi
dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan
pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
5. FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING
Pemahaman
Preventif
Pengembangan
Perbaikan (Penyembuhan)
Penyaluran
Adaptasi
Penyesuaian
6. KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING
BERBEDA DENGAN KEGIATAN BELAJAR
MENGAJAR
Pada umumnya kegiatan belajar mengajar
mengutamakan tentang penguasaan
dibidang akademik seperti halnya kimia,
fisika, bahasa inggris dan matematika .
Guru pembimbing atau konselor membantu
siswa dengan melaksanakan program
pelayanan bimbingan, yaitu : pelayanan
dasar bimbingan, layanan responsive,
layanan perencanaan individual dan
layanan dukungan system.
7. LANDASAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Pelaksanaan selain harus berlandaskan pada
prinsip-prinsip dan asas-asas tertentu, juga harus
mengacu kepada landasan bimbingan dan
konseling itu sendiri. Landasan tersebut ialah :
Landasan Historis
Landasan Filosofis
Landasan Sosial Budaya
Landasan Religius
Landasan Psikologi
8. PERANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
DALAM BIMBINGAN DI SEKOLAH
Menurut Lundquist dan Chamely (1981), peranan bimbingan dan
konseling adalah sebagai berikut :
Mengembangkan dan memperluas pandangan guru tentang masalah
aktif yang mempunyai kaitan erat dengan profesinya sebagai guru.
Mengembangkan wawasan guru bahwa keadaan emosionalnya akan
mempengaruhi proses belajar mengajar.
Mengembangkan sikap yang lebih positif agar proses belajar siswa
lebih efektif.
Mengatasi masalah-masalah yang ditemui guru dalam melaksanakan
tugasnya.
Guru bimbingan dan konseling/konselor memiliki tugas, tanggung
jawab, wewenang dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan
konseling terhadap peserta didik. Tugas guru bimbingan dan
konseling/konselor terkait dengan pengembangan diri peserta didik
yang sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, dan
kepribadian peserta didik di sekolah/madrasah.
9. PERANAN BK DALAM PEMBELAJARAN
SISWA
Peranan bimbingan dan konseling dalam
pembelajaran adalah memberikan dalam
layanan :
Bimbingan belajar
Bimbingan sosial
Bimbingan dalam mengatasi permasalahan-
pemasalah pribadi
10. PROGRAM BIMBINGAN DI SEKOLAH DAN
PERANAN GURU DALAM PELAKSANAANNYA
Program Bimbingan Konseling di Sekolah :
Program tahunan, yang mencakup program semesteran
dan bulanan, program bulanan yang mencakup program
mingguan yang selanjutnya dijabarkan menjadi kegiatan
harian.
Unsur-unsur program BK meliputi kebutuhan siswa,
jumlah siswa yang menjadi tanggung jawab guru
pembimbing, bidang-bidang bimbingan, jenis layanan
dan kegiatan pendukung, volume, dan frekuensi layanan,
serta waktu & lamanya kegiatan.
Tahap-tahap pelaksanaan program adalah tahap
perencanaan, pelaksanaan, penilaian, analisis hasil
penilaian, laporan, dan tindak lanjut.
11. Peranan guru dalam pelaksanaan
BK :
Merencanakan & melaksanakan program-
program satuan layanan dan kegiatan
pendukung bimbingan dan konseling untuk
semua siswa di kelasnya melalui pola-pola
pelayanan tertentu.
Mengalihtantangkan siswa yang memerlukan
bantuan lebih lanjut kepada pihak-pihak yang
lebih ahli.
Mempertanggung jawabkan tugas dan
kegiatan dalam pelayanan bimbingan dan
konseling kepada kepala sekolah.