ºÝºÝߣ

ºÝºÝߣShare a Scribd company logo
BY:Archi
Pengertian Kristalisasi
ï‚— Kristalisasi
  Pemisahan campuran dengan kristalisasi dilakukan untuk
  memisahkan zat padat dari pengotornya. Mula-mula zat padat
  dilarutkan. Setelah larut, larutan yang terbentuk disaring. Hasil
  penyaringan itu digunakan untuk membentuk kristal dengan cara
  menguapkan pelarutnya sehingga zat terlarutnya mengkristal.
  Kristalisasi terbagi dua macam yaitu kristalisasi penguapan dan
  pendinginan
Kristalisasi penguapan
ï‚— Kristalisasi penguapan dilakukan jika zat yang akan dipisahkan tahan
  terhadap panas dan titik bekunya lebih tinggi daripada titik didih
  pelarut.
ï‚— Contohnya pembuatan garam. Garam bisa dipisahkan dari air dengan
  cara menguapkan airnya sampai habis sehingga yang tertinggal sebagai
  residu hanyalah garamnya.
Kristalisasi Pendinginan
ï‚— Kristalisasi pendinginan dilakukan dengan cara mendinginkan larutan.
  Pada saat suhu larutan turun, komponen zat yang memiliki titik beku
  lebih tinggi akan membeku terlebih dahulu, sementara zat lain masih
  larut sehingga keduanya dapat dipisahkan dengan cara penyaringan.
ï‚— Contohnya adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu
  dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan
  dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi
  kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini
  kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir.
Alat-alat yang digunakan
ï‚— Beaker ( di dalamnya air sudah tercampur dengan garam )
ï‚— Tripod stand
ï‚— Bunsen Burner
ï‚— Mangkok keramik
ï‚— Gauze
Proses penyaringan
ï‚— Pertama, taruh gauze di atas tripod stand. Lalu setelah itu, letakkan air
  yg bercampur garam( yang di beaker ) ke atas gauze dan di atas air
  yang bercampur garam itu ( yang di beaker ) letakkan mangkok
  keramik nya tetapi harus di isi air keran terlebih dahulu. Setelah itu
  panaskan dengan bunsen burner.
Contoh gambar
TERIMA KASIH

More Related Content

Kristalisasi

  • 2. Pengertian Kristalisasi ï‚— Kristalisasi Pemisahan campuran dengan kristalisasi dilakukan untuk memisahkan zat padat dari pengotornya. Mula-mula zat padat dilarutkan. Setelah larut, larutan yang terbentuk disaring. Hasil penyaringan itu digunakan untuk membentuk kristal dengan cara menguapkan pelarutnya sehingga zat terlarutnya mengkristal. Kristalisasi terbagi dua macam yaitu kristalisasi penguapan dan pendinginan
  • 3. Kristalisasi penguapan ï‚— Kristalisasi penguapan dilakukan jika zat yang akan dipisahkan tahan terhadap panas dan titik bekunya lebih tinggi daripada titik didih pelarut. ï‚— Contohnya pembuatan garam. Garam bisa dipisahkan dari air dengan cara menguapkan airnya sampai habis sehingga yang tertinggal sebagai residu hanyalah garamnya.
  • 4. Kristalisasi Pendinginan ï‚— Kristalisasi pendinginan dilakukan dengan cara mendinginkan larutan. Pada saat suhu larutan turun, komponen zat yang memiliki titik beku lebih tinggi akan membeku terlebih dahulu, sementara zat lain masih larut sehingga keduanya dapat dipisahkan dengan cara penyaringan. ï‚— Contohnya adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir.
  • 5. Alat-alat yang digunakan ï‚— Beaker ( di dalamnya air sudah tercampur dengan garam ) ï‚— Tripod stand ï‚— Bunsen Burner ï‚— Mangkok keramik ï‚— Gauze
  • 6. Proses penyaringan ï‚— Pertama, taruh gauze di atas tripod stand. Lalu setelah itu, letakkan air yg bercampur garam( yang di beaker ) ke atas gauze dan di atas air yang bercampur garam itu ( yang di beaker ) letakkan mangkok keramik nya tetapi harus di isi air keran terlebih dahulu. Setelah itu panaskan dengan bunsen burner.