2. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang
harus dicapai peserta didik pada setiap faseDitentukan oleh pemerintah
Dirumuskan dalam bentuk fase (bukan per tahun)
Jenjang PAUD
Fase Fondasi (TK B)
Jenjang SD
Fase A (Kelas 1-2 SD)
Fase B (Kelas 3-4 SD)
Fase C (Kelas 5-6 SD)
Jenjang SMP
Fase D (Kelas 7-9 SMP)
Jenjang SMA/SMK
Fase E (Kelas 10 SMA)
Fase F (Kelas 11-12 SMA)
3. Penjelasan
Explanation
Mendeskripsikan suatu ide dengan kata-kata sendiri, membangun hubungan antar topik,
mendemonstrasikan hasil kerja, menjelaskan alasan/cara/prosedur , menjelaskan sebuah teori
menggunakan data, berargumen dan mempertahankan pendapatnya.
Interpretasi
Interpretation
Menerjemahkan cerita, karya seni, atau situasi. Interpretasi juga berarti memaknai sebuah ide,
perasaan atau sebuah hasil karya dari satu media ke media lain, dapat membuat analogi,
anekdot, dan model. Melihat makna dari apa yang telah dipelajari dan relevansi dengan dirinya.
Aplikasi
Application
Menggunakan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman mengenai suatu dalam situasi yang
nyata dalam kehidupan sehari-hari atau sebuah simulasi ( menyerupai kenyataan)
Perspektif
Perspective
Melihat suatu hal dari sudut pandang yang berbeda, siswa dapat menjelaskan sisi lain dari
sebuah situasi , melihat gambaran besar, melihat asumsi yang mendasari suatu hal dan
memberikan kritik.
Empati
Empathy
Menaruh diri di posisi orang lain. Merasakan emosi yang dialami oleh pihak lain dan/ atau
memahami pikiran yang berbeda dengan dirinya. Menemukan nilai (value) dari sesuatu
Pengenalan diri
Self-Knowledge
Memahami diri sendiri; yang menjadi kekuatan, area yang perlu dikembangkan serta proses
berpikir dan emosi yang terjadi secara internal.
6 aspek pemahaman (Wiggins and Tighe, 2005)
6 facet of understanding; merupakan bentuk-bentuk pemahaman yang digunakan dalam CP. Tidak harus hirarkis
4. Memahami CP
Capaian Pembelajaran dalam bentuk deskripsi
Jika di pecah terdapat dua komponen yaitu KONTEN dan KOMPETENSI
CP Mapel Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan Elemen ke-1
Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan topologi dan
arsitektur jaringan sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan teknis
pengguna yang menggunakan jaringan, mengumpulkan data peralatan
jaringan dengan teknologi yang sesuai, melakukan pengalamatan jaringan,
memahami CIDR dan VLSM, dan menghitung subnetting.
5. Konten:
Topologi dan Arsitektur Jaringan
Kompetensi :
- Merancang
- Mengumpulkan
- Melakukan
- Memahami
- Menghitung
1. Peserta didik mampu Mendeskripsikan Topologi dan Arsitektur
Jaringan
2. Peserta didik mampu Membuat desain topologi jaringan
mengguakan aplikasi cisco paket tracer
6. Kalimat CP Konten Kompetensi
Pada akhir fase F, peserta didik mampu
merencanakan topologi dan arsitektur jaringan
sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan
teknis pengguna yang menggunakan jaringan,
mengumpulkan data peralatan jaringan dengan
teknologi yang sesuai, melakukan
jaringan, memahami CIDR dan VLSM, dan
menghitung subnetting.
1. Topologi dan Arsitektur
Jaringan
2. Pengguna Jaringan
3. Peralatan Jaringan
4. IP Address
5. CIDR dan VLSM
6. Subnetting
1. Merancang
2. Menngumpulkan
kebutuhan teknis
3. Mengumpulkan data
4. Melakukan
5. Memahami
6. Menghitung
Rumusan Kalimat TP dari hasil analisa CP :
1.1. Peserta didik mampu memahami Topologi dan Arsitektur Jaringan
1.2. Peserta didik mampu membuat desain topologi jaringan dengan menggunakan aplikasi Cisco Packet
Tracer
Dst.
7. Seteleh kalimat TP terbentuk baru kita
buat alur dari tujuan pembelajaran
8. Modul Ajar
Modul Ajar merupakan salah satu perangkat ajar yang digunakan untuk
merencanakan pembelajaran. Modul ajar sama seperti RPP, namun modul ajar
memiliki komponen yang lebih lengkap.
Modul ajar adalah sebuah dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media
pembelajaran serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit atau topik
berdasarkan alur tujuan pembelajaran.
Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih dan
memodifikasi modul ajar yang tersedia sesuai dengan konteks, kebutuhan dan
karakteristik peserta didik.
9. Komponen Modul Ajar Lengkap
LAMPIRAN
o Lembar aktivitas
o Rubrik penilaian
o Bahan ajar lain yang
relevan
KOMPONEN DETAIL
MODUL AJAR PER
PERTEMUAN
oBahan ajar
oPemahaman Bermakna
oPertanyaan pemantik
oIndikator keberhasilan
oAsesmen
oSarana dan prasarana
oRencana kegiatan
Komponen Modul Ajar
oFase capaian modul ajar
oJumlah jam pelajaran
oModel belajar
oTujuan Pembelajaran
oDimensi Pancasila
oPengetahuan/Keterampilan
Prasayarat
Struktur modul ajar tersebut bukan struktur wajib yang semuanya harus dilampirkan dalam modul ajar
yang dibuat/dimodifikasi. Guru diperbolehkan untuk memilih/menyederhanakan beberapa komponen
utama untuk dicantumakan dalam modul ajar sesuai dengan kebutuhan di kelas masing-masing.
10. Komponen Modul Ajar Wajib
Alur tujuan pembelajaran menjadi dasar bagi pendidik untuk menyusun perencanaan
pembelajaran atau modul ajar. Pendidik memiliki keleluasaan untuk mengembangkan
modul ajar sendiri, memilih dan memodifikasi modul ajar yang tersedia sesuai dengan
konteks, kebutuhan dan karakteristik peserta didik.
Secara umum modul ajar memiliki tiga komponen utama yaitu:
1. Tujuan Pembelajaran
2. Langkah-langkah Pembelajaran atau Kegiatan Pembelajaran
3. Asesmen Pembelajaran.
Pendidik diperbolehkan apabila ingin mengembangkan modul ajar dengan komponen-
komponen tambahan di luar komponen wajib.