Dokumen tersebut membahas beberapa struktur batuan beku seperti kolumnar joint, amigdaloidal, vesikuler, dan lava bantal. Kolumnar joint terbentuk dari fraktur penyusutan yang menghasilkan tiang kolom, sedangkan amigdaloidal dan vesikuler adalah struktur berongga diisi mineral dan gas. Lava bantal terbentuk dari pendinginan cepat bagian luar dan lambat di dalam saat magma bertemu air laut.
2. Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Lutgens, F. K. and Tarbuck, E. J. 2012. Essentials of Geology. New Jersey: Prentice Hall . 545h.
3. Columnar joints form as igneous rocks cool and
develop shrinkage fractures that produce elongated,
pillar-like columns. Further, because sills generally form in
near-surface environments and may be only a few meters
thick, the emplaced magma often cools quickly enough
to generate a fine-grained texture. (Recall that most
intrusive igneous bodies have a coarse grained texture.)
Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Terjemahan
Kolumnar joint membentuk sebagai batuan beku
dingin dan mengembangkan fraktur penyusutan yang
menghasilkan tiang memanjang seperti kolom. Lebih
lanjut, karena sill umumnya membentuk di lingkungan
dekat permukaan dan mungkin hanya beberapa meter
tebalnya, magma mendingin cukup cepat dan
menghasilkan tekstur yang halus. (Ingat bahwa tubuh
batuan beku intrusi memiliki tekstur yang kasar.)
4. Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Dietrich, R. and Skinner B. 1979. Rocks and rock minerals. London: Willey. 336h.
5. Amygdaloidal is a vesicle filled with one or more of
such minerals as calcite , chalcedony, native copper,
quartz (commonly agate), prehnite, and the zeolites.
Amygdules are fairly common in basalts, less common in
andesites.
Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Terjemahan
Amigdaloidal adalah struktur dimana vesikula diisi
dengan satu atau lebih mineral seperti sebagai kalsit,
kalsedon, tembaga asli, kuarsa (umumnya agate),
prehnite, dan zeolit. Amygdaloidal cukup umum di
batuan basalts, kurang umum di batuan andesites.
6. Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Dietrich, R. and Skinner B. 1979. Rocks and rock minerals. London: Willey. 336h.
7. Vesicular is a roughly spheroidal cavity formed by
entrapment of a gas bubble during solidification of a
magma. vesicles are fairly common in basalt, less
common in andesite, and rare in other aphanites.
Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Terjemahan
Vesikuler adalah struktur berongga seperti bola
terbentuk karena gelembung gas keluar selama
pembekuan dari magma. Vesikuler cukup umum
dijumpai di batuan basalt, kurang umum di batuan
Andesit, dan jarang ditemukan di tekstur aphanitic.
8. Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Hefferan, K. and O’Brien, J. 2010. Earth Materials. London: Willey-Blackwell. 581h.
9. As hot (1100 – 1300 ° C) basaltic magma
rises upward and reacts with cold seawater,
spheroidal pillow lavas develop (Figure 9.7 ).
The outer shell of the pillow lava is quenched
instantaneously producing a glassy rind. The
interior of the pillow cools more slowly. After
the outer glassy rind forms, radial cooling joints develop
within the interior of the pillow.
Cisolok 2 Kurnia Diki Prasetya
Terjemahan
Magma basaltik yang panas (1100-1300 ° C) naik ke
atas permukaan dan bereaksi dengan air laut yang dingin,
membentuk lava bantal seperti bola (9.7 gambar).
Bagian terluar lava bantal mendinginkan seketika dan
membentuk mineral gelas yang yang ukurannya
halus. Bagian dalam lava bantal dingin lebih lambat.
Setelah kulit luar terbentuk, pendinginan yang berbentuk
radial mengembang di dalam struktur bantal.