2. Secara konvensional,
terdapat 7 kelas bahan berbahaya
:
Materi mudah terbakar
Materi yang spontan terbakar
Peledak (explosive)
Pengoksidasi (oxidizer)
Materi korosif
Materi toksik
Materi radioaktif
3. Pencampuran bahan berbahaya
dapat menyebabkan:
Timbulnya bahan toksik.
Timbulnya gas bakar yang dapat
menimbulkan kebakaran atau ledakan ,
atau
Panas akibat reaksi kimia yang terjadi
akan dapat membakar bahan menjadi
4. MSDS
fungsi MSDS adalah agar kita :
Mengetahui potensi bahan kimia
Menerapkan teknologi pengendalian dalam
melindungi pekerja
Merencanakan pelatihan ( ini perlu karena
bagaimana pun yg kontak dengan b3 adalah
pekerja)
Mengembangkan rencana pengelolaan bahan kimia di
tempat kerja
5. kelompok senyawa yang dapat
menyebabkan korosi adalah:
Asam sulfat
Asam nitrat (HNO3)
Asam klorida (HCl)
Asam perchlorit (HClO4)
Asam florida (HF)
Asam fosfat
Natriun hidroksida (NaOH)
Kalium hidroksida (KOH)
6. Bahan Kimia Yang Reaktif Pada Air
1.Logam-Logam Alkali
lithium, natrium, kalium, cesium, rubidium
dan francium
2.Senyawa Organometalik
3.Borane
4.Peroksida, Karbida, Fosfida Dan Khlorida
Metalik
8. Beberapa kelompok bahan kimia
yang dikatakan toksik
Oksida-oksida karbon : CO dan CO2
Hydrogen cyanide : HCN
Senyawa sulfur : H2S dan SO2
Oksida-oksida nitrogen : N2O dan NO
logam-logam berat : arsen dan timah
9. Senyawa Pengoksidasi
Hidrogen Peroksida
Hipokhlorit, Khlorit, khlorat dan Perkhlorat
Senyawa-Senyawa Amonium
Oksidator Mengandung khrom
Oksidator Mengandung Permanganat, Nitrit
dan Nitrat
10. Beberapa Senyawa Organik
Berbahaya
Hidrokarbon alifatik
Hidrokarbon aromatik
Hidrokarbon sederhana
Hidrokarbon berhalogen
Alkohol
Ether
Senyawa organik lain