1. MANAJEMEN SISTEM INFORMASI
IS THE IPAD A DISRUPTIVE TECHNOLOGY
ANGGOTA :
1. ADI PUTRA PRASETYA (M0512001)
2. IMAN SURYA BIMAWIJAYA (M0512025)
3. MAHATMA DANU ARDIKA (M0512032)
4. MUHAMMAD BENY M. (M0512039)
5. YUDHA RIZKI PUTRA (M0512062)
JURUSAN INFORMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015
2. STUDI KASUS PERTANYAAN
1. Evaluate the impact of the iPad using Porter’s competitive forces model.
2. What makes the iPad a disruptive technology? Who are likely to be the winners and
losers if the iPad becomes a hit? Why?
3. What effects will the iPad have on the business models of Apple, content creators, and
distributors?
Jawaban
1. Menurut pendapat saya akan berdampak terhadap Industri elektronik di Indonesia juga akan
terkena dampak dari rencana Microsoft ini. Tahun 2012 atau 2013 yang diperkirakan akan
menjadi tahun emas Microsoft melalui PC tablet. Diperkirakan, pada tahun tersebut rasio
penetrasi internet terhadap populasi akan meningkat dan melewati angka 12,5 persen saat ini.
Indonesia masih menjadi surga bagi produsen elektronik. Brand Microsoft akan memudahkan
penjualan di Indonesia. Digital investment di Indonesia tidak melulu bicara investor yang
berinvestasi di startup tetapi juga akan melibatkan Mungkin IPad memiliki beberapa daya
tarik bagi pengguna bisnis mobile, namun sebagian besar ahli percaya tidak akan
menggantikan laptop, atau netbook. Hal ini dalam industri penerbitan dan media di mana
dampaknya mengganggu yang pertama akan dirasakan. produsen elektronik.
2. Karena secara tidak langsung telah mengubah model bisnis secara signifikan disamping itu
juga telah mengganggu teknologi oleh sebab itu Tujuan baru perusahaan adalah untuk
membuat kesepakatan dengan masing-masing industri media untuk mendistribusikan konten
yang pengguna ingin menonton dengan harga disetujui oleh pemilik konten dan pemilik
platform (Apple). Sikap lama dari Apple ("Rip, membakar, mendistribusikan"), yang
dirancang untuk menjual perangkat adalah sesuatu dari masa lalu.
iPad kemungkinan akan jadi pemenang karena:
1. Harga PC Tablet
Kisaran harga gadget PC tablet antara USD 500 sampai dengan USD 800 dianggap mahal.
Diperkirakan harga mahal ini masih akan bertahan sepanjang tahun 2011. Batas psikologis
harga adalah USD 300, jika bertahan di angka tersebut maka volume penjualan gadget akan
meningkat pesat dan dimiliki oleh masyarakat lebih merata.
2. Platform Android
3. Platform Android mengalami peningkatan untuk gadget smartphone. Untuk PC tablet
sebaliknya, Android menurut Citi masih sangat payah. Beberapa review menunjukan hal
tersebut, salah satunya adalah kegagalan penjualan Motorola Xoom. Kondisi Android secara
tidak langsung semakin memperkuat dominasi Apple iPad saat ini.
3. Masalah Legal Android
Produsen Android tidak bisa lari dari masalah legal terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)
dari Apple, Nokia, Oracle dan Microsoft. Kabar terkahir, HTC harus membayar USD 5 per
unit produk Android kepada Microsoft.
4. Aplikasi
Bicara aplikasi, Microsoft memiliki banyak predikat positif. Pengembang aplikasi .NET
merupakan pasukan raksasa bagi Microsoft, tidak kurang 6 juta pengembang. Sebagai
perusahaan digital yang memiliki sejarah panjang untuk aplikasi dan piranti lunak, Microsoft
memiliki ruang gerak yang besar untuk bekerjasama dengan para pengembang piranti lunak.
5. Perusahaan
Sebagian besar perusahaan di dunia menggunakan Office keluaran Microsoft. Dengan rencana
meluncurkan produk PC tablet, maka sangatlah mudah bagi Microsoft untuk melakukan deal
dengan perusahaan. Kemudahan penggunaan produk-produk Microsoft oleh departemen IT
suatu perusahaan menjadi dukungan bagi kesuksesan penjualan PC tablet keluaran Microsoft
kepada perusahaan. Jika pangsa pasar perusahaan dikuasai Microsoft, maka pasar retail untuk
masyarakat bisa dikatakan akan menjadi bonus.
3. Efek dari iPad menggunakan model bisnis pada Apple, pencipta konten, dan distributor :
Apel sebelumnya diyakini adalah konten impor kurang ¬ tant dari popularitas perangkat
tersebut. Sekarang, Apple mengerti bahwa perlu konten berkualitas tinggi dari semua jenis
media itu menawarkan pada perangkat untuk menjadi benar-benar sukses. Tujuan baru
perusahaan adalah untuk membuat kesepakatan dengan masing-masing industri media untuk
mendistribusikan konten yang pengguna ingin menonton dengan harga disetujui oleh pemilik
konten dan pemilik platform (Apple). Sikap lama dari Apple ("Rip, membakar,
mendistribusikan"), yang dirancang untuk menjual perangkat adalah sesuatu dari masa lalu.
Dalam kasus ini mengganggu teknologi, bahkan pengganggu telah dipaksa untuk mengubah
perilaku mereka.