5. Korporasi petani adalah:
5
Presiden Jokowi (2017):
Tidak bisa lagi kita biarkan petani berjalan sendiri-
sendiri.Tidak Bisa! .... Petani harus diorganisir. .....
Kenapa korporasi bisa menjual dengan harga
murah. Karena mereka memproduksi dalam jumlah
besar.
Presiden Jokowi (pembukaan Asian Agriculture and
Food Forum / ASAFF 28 Juni 2018):
Saya selalu menyampaikan, marilah yang namanya
petani, jangan sampai jalan sendiri-sendiri. Buatlah
kelompok tani, gabungan kelompok tani. ......Tapi itu
pun belum cukup. Untuk menjadi kekuatan besar,
buatlah kelompok lebih besar lagi. Kelompok besar
gabungan kelompok tani seperti itu sering saya
sampaikan, namanya korporasi petani. Harus ada
korporasi petani dalam jumlah besar. Kalau swasta
bisa, saya meyakini petani juga bisa".
Permentan No. 3 tahun 2024 tentang
Pengembangan Kawasan Pertanian :
Korporasi Petani adalah Kelembagaan Ekonomi
Petani berbadan hukum yang dibangun melalui
konsolidasi Petani dan Usaha Pertanian untuk
meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan
kesejahteraan Petani.
Kata kunci KORPORASI = business, company,
firm, enterprise, organization, establishment,
corporate body, perusahaan yang besar,
memiliki banyak anak perusahaan, sudah
berdiri lama, terbukti tangguh, sukses
memberikan keuntungan yang besar.
6. Apa PARADIGMA baru yang dibawa korporasi petani ?
1. Era bantuan (charity) berubah menjadi era bisnis (pinjaman, jasa komersial,
dll)
2. Relasi horizontal dan vertikal berbasiskan relasi pasar (biaya, pendapatan,
margin, keuntungan, efisiensi, dll)
3. Skala pengorganisasian bisnis petani berubah dair level dusun (KT) dan desa
(Gapoktan) ke kecamatan
4. Agribisnis dan korporasi petani menjadi program nasional, tanggung jawab
semua pihak (Kementan dan Non Kementan)
6
7. PERKEMBANGAN PENDEKATAN PEMBANGUNAN PERTANIAN
DI KEMENTRIAN PERTANIAN:
Kawasan
Pertanian
Permentan 50-2012
Grand design
Korporasi Petani
Major Project
(2019-2024 = 350
lokasi)
MOU Kementan
dan Kemenkop
2011 dan 2020
KP, KEP, BUMP
UU 19-2013
UU 16 - 2006
Kawasan
Pertanian
berbasis
Korporasi Petani
Permentan 18-
2018
Gapoktan
Bersama
Permentan
BANPER (2020)
Kawasan
Pertanian
Permentan 56-2016
(1.026 kawasan)
Perementan 03-
2024
Ttg Kawasan
Pertanian
KP, KEP, BUMP
Permentan 273-2007
Permentan 67-2016
Food Estate
(2023 = 8 lokasi)
PELA
KU
LO
KASI
9. Aktor dalam korporasi petani :
9
KORPORASI
(Koperasi
SEKUNDER
(pengolahan,
RMU, dll)
Koperasi
produksi dan
pemasaran
benih unggul
Koperasi
usaha jasa
ALSINTAN
Koperasi
produksi sarana
produksi (pakan,
pupuk organik)
Koperasi
penjualan sarana
produksi (pupuk,
dll)
Koperasi
simpan
pinjam
Kel. tani
Kel. tani
Kel. tani
Gapoktan
Gapoktan
Kel. tani
Petani Petani
Petani
Petani
12. CIRI ORGANISASI
(= kelembagaan petani):
1. Dibentuk secara sengaja
2. Punya pengurus
3. Punya anggota tertentu
4. Memiliki tujuan tertentu
5. Memiliki aturan sendiri internal
6. Memiliki border
12
13. Mengapa petani penting ber ORGANISASI ?
13
Collective Bargaining Power (memperkuat daya tawar)
Access to Resources (meningkatkan akses terhadap sumberdaya pertanian) -
untuk training, financial assistance, dan technology
Market Access (Akses ke pasar)
Advocacy and Representation (advokasi dan perwakilan) - for policies and regulations
Knowledge Sharing (berbagi pengetahuan) -
exchange of knowledge and best practices among farmers
14. Mengapa skala ekonomi (economies of scale) penting untuk
agribisinis ?
14
Cost Efficiency
(efisiensi biaya)
Increased Bargaining P
ower
(Mempekjat daya
tawar)
Access to Advanced Te
chnology
Akses ke teknologi)
more resources, large agri
businesses can invest in ad
vanced technologies and i
nnovations that improve p
roductivity and efficiency.
Market Influence
(Mempengaruhi pasar)
Risk Management
(Manajemen Resiko)
Diversification of crops
15. BATASAN DALAM REGULASI (UU P3, Permentan 18-2018, dll)
Kelompok Tani =
adalah kumpulan petani/peternak/pekebun
yang dibentuk atas dasar kesamaan
kepentingan; kesamaan kondisi lingkungan
sosial, ekonomi, sumber daya; kesamaan
komoditas; dan keakraban untuk meningkatkan
serta mengembangkan usaha anggota.
Gapoktan =
adalah kumpulan beberapa Kelompok Tani yang
bergabung dan bekerja sama untuk
meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi
usaha
Korporasi Petani =
adalah Kelembagaan Ekonomi Petani berbadan
hukum berbentuk koperasi atau badan hukum
lain dengan sebagian besar kepemilikan modal
dimiliki oleh petani.
Kelembagaan Petani =
adalah lembaga yang ditumbuh
kembangkan dari, oleh, dan untuk Petani
guna memperkuat dan memperjuangkan
kepentingan Petani
Kelembagaan Ekonomi Petani =
adalah lembaga yang melaksanakan
kegiatan Usaha Tani yang dibentuk oleh,
dari, dan untuk Petani, guna
meningkatkan produktivitas dan efisiensi
Usaha Tani, baik yang berbadan hukum
maupun yang tidak berbadan hukum.
15
17. Berbagai program integrated farming berskala luas yang telah
dijalankan:
17
SWASTA:
MIFE Merauke 2010
BUMN:
BUMDES Nusantara
Bapenas (RPJMN 2019-2024):
Pembentukan 350 unit major projek
korporasi petani
Kementerian Pertanian:
1. Food Estate KalimantanTengah
2. Food estate Humbahas
3. Food Estate Sumba Tengah
4. Korporasi Petani Karawang, Bandung
Barat, Indramayu, Demak, dll
18. Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE)
18
Tahun 2010 - mulai program, seluas 1,2 juta ha
Melibatkan 36 perusahaan swasta
Permasalahan = investor, kelembagaan, perundang-undangan, sosial, budaya dan politik
lokal
Tahun 2023 - ada ide untuk menjadikan KEK Merauke seluas 2 juta ha
Tahun 2024 -
Pengembangan FE di Merauke masuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN),
seluas 2,29 juta ha.
Program = cetak sawah pertanian, perkebunan tebu, serta pabrik gula dan bioetanol.
Target swasembada beras tahun 2027, memenuhi kebutuhan gula dan produksi bioetanol
19. Proyek Prioritas Strategis
(Major Project) - Lampiran 2 RPJMN 2020-2024
19
Nama proyek =
Penguatan Jaminan Usaha Serta 350
Korporasi Petani dan Nelayan
Manfaat =
Meningkatnya pendapatan petani
rata-rata 5% per tahun dan
pendapatan nelayan rata-rata 10%
per tahun (target SDGs)
Meningkatnya produktivitas
komoditas 5% per tahun
Target:
peningkatan produktivitas komoditas 5%,
peningkatan pendapatan petani Rp 36,2
juta/petani/tahun dan nelayan Rp. 45,0
juta/nelayan/tahun
Pendanaan:
Rp 226,4 T
APBN: 200,9
Swasta: 25,5
Pelaksana:
Kementan, Kemen KP, Kemen KUKM,
Kemenperin, Badan Usaha (BUMN/Swasta),
Perguruan Tinggi, Kemendes dan tarsnsmigrasi,
Dll
22. 22
PT. Mitra BUMDes
Nusantara
Jl. Proklamasi No. 29, Jakarta
Pusat 10320(021) 21393278
mbn@mitrabumdes.co.id
Anak-anak perusahaan:
1. PT. MBB Sliyeg Indramayu
2. PT. MBB Buahdua Sumedang
3. PT. MBB Conggeang Sumedang
4. PT. MBB Purwakarta Purwakarta
5. PT. MBBWarungkondang - Cianjur
6. PT. MDB Intan Garut
7. 7. PT. MD Pamarican Ciamis
8. PT. MDB Tempuran Karawang
9. PT. MDB Cisuka Majalengka
10. PT. MDB Ligung - Majalengka
11. PT. MDB Karanganyar Karanganyar
12. PT. MD KTM Rawapitu -Tulang Bawang
13. PT. MD Ponorogo Ponorogo
14. PT. MD KTM Mesuji Lampung
23. Food Estate Kalimantan Tengah:
23
Program pengembangan lumbung
PADI nasional
Tahun Anggaran 2020 - 2022
Luas 160.000 ha
Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau
Membentuk 3 klaster dan 16 unit
korporasi petani
Korporasi singkong (jagung) di Kab
Gunung Mas
25. LANGKAH-LANGKAH RANCANG BANGUN KELEMBAGAAN
AGRIBISNIS / KORPORASI PETANI:
(3) Who
Siapa yang akan melakukan?
(2) How
Bagaimana akan dilakukan?
(1) What
Apa yang mau dilakukan ?
25
Pertimbangan:
1. Teknis (technically viable)
2. Finansial (economically visible)
3. Manajemen
1. Pemenuhan benih
2. Pemenuhan pupuk
3. Pemenuhan irigasi,
4. Pemenuhan Alsintan
5. .
6. Penjualan hasil
1. Oleh individu (mandiri atau relasi
individual)
2. Kelompok non formal
3. Kelompok formal (KT, Gapoktan,
koperasi, dll)
26. Program Rintisan 2019: Korporasi Petani di Kec. Jayakerta, Kab Karawang
(integrasi padi, hortikultura, itik) = 5 Koperasi mengelola 10 bisnis 0ff farm
26
Koperasi #1: Sri
Jaya Permata
Koperasi #2:
Sri Asih
Mandiri
Koperasi #3:
Sri Nyi
Pohaci
Koperasi #4:
Berkah Tani
Jaya
Koperasi #5:
Medang Asih
Tani Mandiri
Bisnis 1: Produksi
benih unggul
berlabel
Bisnis 10: Produksi
dan pemasaran
hortikultura
Bisnis 7: Pengolahan
hasil itik
Bisnis 8: budidaya
itik intensif
Bisnis 9: produksi
Pakan dan DOD
itik
Bisnis 6: produksi
Beras Premium
(RMU)
Bisnisn 5: Pelayanan
Simpan pinjam
Bisnis 4: penyaluran
pupuk bersubsidi
Bisnis 3:
pengelolaan Irigasi
Bisnis 2: Jasa
Alsintan
27. KORPORASI
PETANI:
Sulawesi Utara
Lokasi :
1. Kec. Talawaan
2. Kec Dimembe
3. Kec. Kalawal
4. Kec Rauditan
5. Kec Air Madidi
27
KELAPA:
Luas = 442,7 ha
Petani = 311 RT
JAGUNG:
Luas = 1000 ha
Petani = 858 RT (monokultur 547 RT)
28. Master Plan
Korporasi Petani Minahasa Utara:
28
1. Technology/Technical plan
2. Bussines plan
3. Institutional plan
4. Site plan
5. Action plan
OFF FARM HULU (oleh:
korporasi petani):
1. Produksi benih kelapa
2. Penjualan sarana
produksi
3. Pembiayaan usaha
4. Usaha jasa Alsintan
jagung
ON FARM
(oleh: petani individual):
1. Kelapa
2. Jagung
OFF FARM HILIR (oleh:
korporasi petani):
5. Pasca panen kelapa
6. Pascapanen jagung
29. Bisnis on farm 1: usahatani kelapa
29
KONDISI EKSISTING RENCANA INTRODUKSI
(potensi pengembangan)
1. Teknologi Produksi = 1,03 ton / ha / tahun Produksi = ton / ha / tahun
2. Bisnis / finansial Pendapatan = 4,5 juta / ha / tahun .. juta / ha / tahun
= naik .. %
3. Kelembagaan (pelaku, individu, grup,
swasta, dll)
Usahatani individual, rata-rata = 1-2 ha per
petani
4. Lokasi kegiatan (desa) Kegiatan di = desa, 5 kecamatan
5. Rencana aksi 2023 =
2024 = .
6. Peningkatan SDM (pelatihan, Bimtek,
pendampingan)
Pelatihan budidaya kelapa
.
6. Kebutuhan prasarana dan sarana Mesin .
7. Penanggung jawab BPSIP, Pemda, petani, dll)
30. Master Plan
Korporasi Petani Padi Organik
Kec Grabag Kab Magelang JATENG
Tim Studi Korporasi Petani
Adaptive Research Upland Farming Project, Ditjen PSP Kementerrian Pertanian
Tahun 2022
30
31. Kondisi dan potensi agribisnis:
Kec Grabag terdiri atas 28 desa
Geografis: dataran tinggi berbukit,
Penguasaan lahan = 0,2-0,3 ha / RT
petani
Komoditas dominan = padi, sayuran,
ternak (domba dan sapi)
IP padi = 200 %
TAPAK KEGIATAN KORPORASI PETANI:
Mencakup 11 desa
Luas baku sawah = 626 ha (262 ha sudah memproduksi
padi organik)
Kelompok tani = 33 unit
Gapoktan = 11 unit
Koperasi = 1 unit (Koperasi Sekar Langit)
Jumlah petani = . orang
Bisnis yang akan dikembangkan dalam korporasi
petani =
bisnis on farm = 1 unit
bisnis off farm = 4 unit
31
32. Tapak kegiatan kawasan
Korporasi Petani mencakup
11 desa dari 28 desa di
Kecamatan Grabag:
1. Citrosono
2. Grabag
3. Kalikuto
4. Kartoharjo
5. Kleteran
6. Sambungrejo
7. Sidogede
8. Tlogorejo
9. Tirto
10. Ngasinan
11. Banyusari
32
33. Bisnis on farm #1: usahatani padi organik
Luas lahan eksisting yang sudah
sertifikasi organic = 262 ha
IP = 2 kali setahun
Varietas = Mentik Wangi dan Mentik
Susu
Pengolahan tanah = TR2 dan kerbau
Tanam = jajar legowo dan tegel
Panen = tresher mesin dan gembot
Pendapatan kotor per tahun = 262 ha x 2 MT x 5,5 ton
GKP = 2.882 ton
Untuk beras organic = 1.000 ton GKP x Rp 4.500 = Rp
4,5 M
Untuk beras non organic = 1.882 ton GKP x Rp 4.200
kg GKP = Rp 7,9 M
Total = 12,4 M
Biaya usahatani = Rp 10 juta x 262 ha x 2 MT = Rp 5,2
M
Pendapatan usahatani total per tahun = Rp 7,2 M
Pendapatan rata-rata eksisting = . Per rumah tangga
petani
Jika seluruh lahan (626 ha) memproduksi beras
organic, pendapatan kotor = 626 x 2 MT x 5.500 x
R4.500 / kg = Rp 31,0 M
33
34. Bisnis off farm #1: produksi benih padi berlabel
Benih yang digunakan = Var
Mentik Wangi, Mentik Susu,
Ciherang, dll
Sumber benih saat ini = sendiri
dan beli dari kios
Petani / KT potensial untuk
penagkar benih = Pa Iswadi, .
Prasarana yang tersedia = rumah
jemur (dryer), gudang,
kendaraan, .
Kebutuhan benih padi di
kawasan per tahun = 626 ha x 2
MT x 25 kg/ha = 31.300 kg
Kebutuhan lahan untuk
penanaman benih = 31.300 kg /
4.000 per ha = 7,8 ha
Potensi pendapatan usaha benih
= 31.300 kg x Rp 4.000 per kg =
Rp 125,2 juta
34
35. Bisnis off farm #2: produksi pupuk organik
Jumlah kandang = 6 unit, tersebar di 5 desa
Total ternak domba = 275 ekor
Total ternak sapi = 10 ekor
Produksi kotoran padat per tahun = 23
ton/bulan x 12 = 276 ton/tahun
Produksi kotoran cair = 5.200 liter/bulan x
12 = 17,22 juta liter/tahun
Pengolahan kotoran (padat dan cair) belum
optimal, karena tidak ada yang
mengerjakan secara rutin.
Untuk pengolahan kotoran cair dibutuhkan
berbagai instalasi tambahan
NILAI BISNIS PER TAHUN:
Pupuk organic padat = 276 ton x Rp 1.000/kg
= Rp 276 juta
Pupuk organic cair = 62.400 liter x Rp 5.000/l
= Rp 312 juta
Total = Rp. 588 juta per tahun
Biaya pengelolaan = 6 orang staf x Rp 2,5 juta
x 12 = Rp 180 juta
Keuntungan = Rp 408 juta/tahun = Rp. 34
juta/bulan
35
36. Bisnis off farm #3: penyediaan permodalan
Jumlah petani = 626 ha
Rata-rata penguasaan lahan = 0,2
ha/RT petani
Jumlah petani (diperkirakan) =
626 x 5 = 3.130 petani
Diasumsikan saat ini setiap petani
punya pinjaman ke bank rata-rata
= Rp 10 juta/petani/tahun
Total pinjaman = 3.130 orang x
Rp 10 juta = 31,3 M per tahun
Potensi jasa permodalan = 10% x Rp
31,3 M = Rp 3,1 M
Jika dikelola 3 koperasi, biaya
manajemen = 3 kop x 6 staf x Rp 3
juta x 12 bulan = Rp 648 juta/tahun
Biaya operasional = 3 kop x 12 x R1,5
juta = Rp 54 juta/tahun
Pendapatan koperasi = Rp 3,1 M Rp
648 juta Rp 54 juta = Rp 2,398 M.
Pendapatan rata-rata tiap koperasi =
Rp 799 juta/tahun
36
37. Bisnis off farm #4: pengolahan dan pemasaran beras organik
Luas lahan bersertifikat organic dan produksi
padi organic = 262 ha
Produktivitas = 5,5 ton GKP
Produksi total per tahun = 262 ha x 5,5
ton/ha x 2 MT = 2.880 ton
Jumlah gabah terserap saat ini = 1.000 ton
GKP
Gabah belum terserap = 1.880 ton GKP
Harga jual beras premium = Rp 12.800 per kg
Rendemen pengolahan = 0,57
Kebutuhan untuk 1 kg beras = 1/0,57 = 1,75
kg GKP
Biaya bahan baku gabah = 1,75 kg x Rp 4.500
per kg = Rp 7.894 per kg beras
Margin untuk gabah = (12.800 7.894) / 1.75
= Rp 2.796 per kg gabah
Potensi pendapatan pengolahan dan
pemasaran untuk luas 262 ha = 2.880 ton x
Rp 2.796 = Rp 8,1 M
Potensi pendapatan pengolahan dan
pemasaran untuk seluruh kawasan (luas 626
ha) = (626 / 292) x Rp 8,1 M = Rp 19,4 M
37
38. Rekapitulasi jenis, nilai bisnis, dan pelaku :
Dikelola korporasi petani
(KOLEKTIF)
Dikelola RT petani
(INDIVIDUAL)
Dikelola korporasi
petani (KOLEKTIF)
TOTAL
PRODUKSI
BENIH
PADI
BERLABEL
PRODUKSI
PUPUK
ORGANIK
PENYEDIA
AN
PEMBIAYA
AN
USAHATANI PENGOLAHAN
HASIL
PEMASARAN
NILAI
BISNIS (RP
PER
TAHUN)
Rp 125,2
juta
Rp 408 juta Rp 2,4 M. Rp 31,0 M Rp 19,4 M Rp 57,8 M
LOKASI
KEGIATAN
Desa
..
Desa Ngasinan,
Desa Kartorejo,
Desa Grabag,
Desa
Tanggungrejo,
Desa Kleteran
11 desa 11 desa
Pertanian presisi = 100 ha,
pada 3 desa (Ds , ,
..)
Lokasi RMU
PIHAK
PENGELOL
A
1 unit koperasi 3 unit
koperasi
Individual petani
(dalam kelompok tani dan
Gapoktan)
2 unit koperasi 6 unit koperasi
38
39. Rancangan kelembagaan agribisnis korporasi petani =
6 koperasi menjalankan 4 bisnis off farm
Koperasi
SEKUNDER
2 unit koperasi
(Bisnis
PENGOLAHAN
DAN
PEMASARAN
PADI)
3 unit koperasi
(Bisnis
PEMBIAYAAN)
1 unit koperasi
PRODUKSI
BENIH +
PUPUK
ORGANIK
39