Manajemen peserta didik merupakan penataan dan pengaturan terhadap kegiatan yangberkaitan dengan peserta didik, mulai dari siswa itu masuk sampai dengan keluar dari suatu sekolah.
Menejemen adalah suatu proses yang dilakukan agar suatu usaha dapat berjalan dengan baik memerlukan perencanaan, pemikiran, pengarahan dan pengaturan serta mengikutsertakan semua potensi yang ada baik personal maupun material secara efektif dan efesien.
Menurut UU Sisdiknas bahwa peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
tujuan manajemen peserta didik adalah untuk menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang baik serta agar siswa dapat belajar dengan tertib sehingga tercapai tujuan pengajaran yang efektif dan efisien.
PERENCANAAN PESERTA DIDIK
Perencanaan terhadap peserta didik menyangkut perencanaan penerimaan siswa baru, kelulusan, jumlah putus sekolah dan kepindahan.
Langkah yang pertama yaitu perencanaan terhadap peserta didik, yang meliputi kegiatan;
a. Analisis kebutuhan peserta didik
b. Rekruitmen peserta didik
c. Seleksi peserta didik
d. Orientasi
e. Penempatan peserta didik
f. Pencatatan dan pelaporan
pembinaan peserta didik
evaluasi kegiatan peserta didik
mutasi peserta didik dan kesimpulan...^^
1 of 15
Downloaded 26 times
More Related Content
Manajemen peserta didik
2. Klik me
ºÝºÝߣ 5
Klik me
ºÝºÝߣ 4
KLIK ME TO
SLIDE 5
KLIK ME TO
SLIDE 8
KLIK ME TO
SLIDE 7
KLIK ME TO
SLIDE 6
H
3 4
5
6
7
8
4. A. PERENCANAAN PESERTA DIDIK
Perencanaan terhadap peserta didik menyangkut perencanaan
penerimaan siswa baru, kelulusan, jumlah putus sekolah dan
kepindahan.
Langkah yang pertama yaitu perencanaan terhadap peserta didik, yang
meliputi kegiatan;
a. Analisis kebutuhan peserta didik
b. Rekruitmen peserta didik
c. Seleksi peserta didik
d. Orientasi
e. Penempatan peserta didik
f. Pencatatan dan pelaporan
H
3 4
5
6
7
8
5. B. PEMBINAAN PESERTA DIDIK
Langkah kedua dalam manajemen peserta didik adalah
pembinaan terhadap peserta didik yang meliputi layananlayanan khusus yang menunjang manajemen peserta didik.
Layanan-layanan yang dibutuhkan peserta didik di sekolah
meliputi :
a. Layanan bimbingan dan konseling
b. Layanan perpustakaan
c. Layanan kantin
d. Layanan kesehatan
e. Layanan transportasi
f. Layanan asrama
H
3 4
5
6
7
8
6. C. EVALUASI KEGIATAN PESERTA DIDIK
evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai
dari sesuatu. Evaluasi hasil belajar peserta didik berarti kegiatan menilai
proses dan hasil belajar siswa baik yang berupa kegiatan kurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler. (Wand dan Brown dalam Syaiful Bahri
Djamarah dan Aswan Zain, 2002;57)
Pasaribu dan Simanjuntak (dalam Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain,
2002;58), menyatakan bahwa :
1. Tujuan umum dari evaluasi peserta didik adalah :
a. Mengumpulkan data-data yang membuktikan taraf kemajuan
peserta didik
dalam mencapai tujuan yang diharapkan
b. Memungkinkan pendidik/guru menilai aktifitas/pengalaman yang
didapat
c. Menilai metode mengajar yang digunakan
H
3 4
5
6
7
8
7. 2. Tujuan khusus dari evaluasi peserta didik adalah :
a. merangsang kegiatan peserta didik
b. menemukan sebab-sebab kemajuan atau kegagalan belajar peserta didik
c. memberikan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan, perkembangan
dan bakat siswa yang bersangkutan
d. untuk memperbaiki mutu pembelajaran/cara belajar dan metode mengajar
Berdasarkan tujuan penilaian hasil belajar tersebut, ada beberapa fungsi
penilaian yang dapat dikemukakan antara lain:
1. Fungsi selektif
2. Fungsi diagnostik
3. Fungsi penempatan
4. Fungsi pengukur keberhasilan program
Ditinjau dari segi kegunaan untuk mengukur keberhasilan peserta didik, ada
tiga jenis tes, yaitu :
1. Tes diagnostik
2. Tes formatif
3. 3. Tes sumatif
8. Ada dua kegiatan dalam menindaklanjuti hasil penilaian peserta didik, antara lain :
1. Program remedial
Dalam hal pengajaran remedial, kegiatan ini dilakukan dengan beberapa alasan, antara
lain :
a. Masih banyak peserta didik yang menunjukkan belum dapat mencapai prestasi
belajar yang diharapkan
b. Guru bertanggung jawab atas keseluruhan proses pendidikan, yang berarti
bertanggung jawab atas tercapainya tujuan pendidikan melalui pencapaian
standar kompetensi yang diharapkan
c. Pengajaran remedial diperlukan dalam rangka melaksanakan proses belajar yang
sebenarnya, yaitu sebagai proses perubahan tingkah laku secara keseluruhan
d. Pengajaran remedial merupakan salah satu bentuk pelayanan bimbingan dan
penyuluhan melalui interaksi belajar mengajar.
Adapun langkah-langkah dalam pengajaran remedial, antara lain:
a. Penelaahan kembali kasus dan permasalahannya
b. Menentuakan alternative pilihan tindakan
c. Melaksanakan layanan bimbingan dan penyuluhan/psikoterapi
d. Melaksanakan pengajaran remedial
e. Mengadakan pengukuran prestasi belajar kembali
f. Mengadakan re-evaluasi dan re-diagnostik
9. Ada 3 Strategi yang bisa dilakukan :
Strategi dan pendekatan pengajaran yg bersifat kuratif.
Pendekatan pengajaran yang dapat diterapkan, antara lain :
1) Pengulangan
2) Pengayaan dan pengukuhan
3) Percepatan
Strategi dan pendekatan pengajaran yg bersifat preventif
1. Layanan kepada kelompok belajar homogin
2. Layanan pengajaran individual
3. Layanan pengajaran secara kelompok dg di lengkapi kelas
khusus remedial dan pengayaan
Strategi
dan
pendekatan
pengajaran
yg
bersifat
pengembangan. metode yang dapat digunakan dalam
pelaksanaan pengajaran remedial, antara lain :
a. Metode pemberian tugas
b. Metode diskusi
c. Metode tanya jawab
d. Metode kerja kelompok
e. Metode tutor teman sebaya
f. Pengajaran individual
10. 2. Program Pengayaan
Kegiatan pengayaan adalah kegiatan yang diberikan kepada peserta didik kelompok
cepat sehingga peserta didik tersebut menjadi lebih kaya pengetahuan dan
keterampilannya atau lebih mendalami bahan pelajaran yang sedang mereka pelajari.
Tujuan dari kegiatan pengayaan adalah agar peserta didik yang sudah menguasai
bahan pelajaran lebih dahulu dari teman-temannya tidak berehnti perkembangannya,
dengan mengisi waktu kelebihannya dengan melakukan kegiatanlain.
Strategi kegiatan pengayaan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
a. kegiatan pengayaan yang berhubungan dengan topik modul pokok
b. kegiatan pengayaan yang tidak berhubungan dengan topik modul pokok
kegiatan penilaian, melalui dua cara, yaitu :
a. digabungkan dengan nilai modul pokok, dihitung dalam satuan kredit atau bobot
tertentu
b. dipisahkan dari nilai pokok sehingga terdapat dua nilai.
H
3 4
5
6
7
8
11. D. MUTASI PESERTA DIDIK
Secara garis besar mutasi peserta didik diartikan sebagai proses
perpindahan peserta didik dari sekolah satu ke sekolah yang lain atau
perpindahan peserta didik yang berada dalam sekolah.
1. Mutasi Ekstern
Mutasi Ekstern adalah perpindahan peserta didik dari satu sekolah ke
sekolah yang lain.
Peserta didik yang mutasi sebaiknya ditempatkan sesuai dengan
jurusan yang pernah diambilnya di sekolah asal. Peserta didik yang mutasi
karena tidak naik kelas, hendaknya juga tetap berada pada kelas dimana
mereka tidak naik kelas. Hal ini dilakukan untuk selalu menjaga kualitas
pendidikan.
H
3 4
5
6
7
8
12. 2. Mutasi Intern
Mutasi intern adalah perpindahan peserta didik dalam suatu sekolah. Dalam
hal ini akan dibahas khhsus mengenai kenaikan kelas.
peran wali kelas sangat menentukan naik tidaknya peserta didik dalam kelas
tertentu. Di samping nilai akhir mata pelajaran, ada beberapa faktor yang dapat
menentukan seorang peserta didik berhasil atau tidak untuk naik kelas, antara
lain :
a. Kerajinan
b. Kedisiplinan
c. Tingkah laku
Dalam rapat kenaikan kelas ini dibicarakan juga tentang peserta didik yang
nyaris tidak naik kelas, sehingga perlu mendapat pertimbangan dari berbagai
pihak dan juga peserta didik yang terpaksa tidak naik kelas. Kepada peserta
didik ini masih diberi kesempatan untuk mengulang kelas atau pindah ke
sekolah lain.
H
3 4
5
6
7
8
13. Dispensasi bagi peserta didik yang
Untuk penempatan peserta didik
mengulang
diberikan
untuk
yang naik kelas dapat dilakukan
kepentingan peserta didik dan
dengan dua cara, yaitu :
sekolah.
a. Secara vertical, cara ini
dilakukan apabila peserta
Bagi peserta didik :
didik selalu mengikuti
a. Tidak membutuhkan waktu
kelasnya dari kelas I sampai
yang lama untuk menyesuaikan
kelas III
diri dengan sekolah yang baru
b. Secara horizontal,
b. Dapat belajar lebih intensif
pengelompokkan secara
c. Karena malu, ia akan berusaha
horizontal sebenarnya
semaksimal mungkin untuk naik
berdasarkan prestasi peserta
kelas
didik di kelas, sehingga di
dalam suatu kelas bervariasi
Bagi sekolah : dispensasi bagi
prestasinya. Hal ini akan
peserta didik yang mengulang akan
mendorong peserta didik
memberikan nilai tambah minimal
untuk berkompetisi
dari segi ekonomi.
meningkatkan preatasinya.
H
3 4
5
6
7
8
14. KESIMPULAN
Manajemen peserta didik keberadaanya sangat
dibutuhkan di lembaga pendidikan karena siswa
merupakan subjek sekaligus objek dalam proses
transformasi ilmu dan ketrampilan. Keberhasilan dalam
penyelenggaraan pendidikan akan sangat bergantung
dengan perkembangan potensi fisik, kecerdasan
intelektual, sosial, emosional dan kejiwaan peserta
didik.Manajemen peserta didik merupakan penataan
dan pengaturan terhadap kegiatan yangberkaitan
dengan peserta didik, mulai dari siswa itu masuk sampai
dengan keluar dari suatu sekolah. Manajemen peserta
didik tidak semata pencatatan data peserta didik kan
tetapi meliputi aspek yang lebih luas yaitu dapat
membantu upaya pertumbuhan dan perkembangan
anak melalui proses pendidikan di sekolah