6. Dalam bidang pemuliaan tanaman pembentukan
bibit unggul dapat dilakukan dengan
menggunakan radiasi. Misalnya, pemuliaan padi,
bibit padi diberi radiasi dengan dosis yang
bervariasi, dari dosis terkecil yang tidak
membawa pengaruh hingga dosis terbesar yang
mematikan, (Biji tumbuh). Biji yang sudah
diradiasi itu kemudian disemaikan dan ditanam
berkelompok menurut ukuran dosis radiasinya.
Selanjutnya
Radioisotop dalam Bidang Pertanian
7. Selanjutnya akan dipilh varietas yang
dikehendaki, misalnya yang tahan hama,
berbulir banyak dan berumur pendek.
Dalam bidang pertanian, radiasi yang dihasilkan
juga digunakan untuk pemberantasan hama
dan pemulihan tanaman.
Radioisotop dalam Bidang Pertanian
8. Pada musim panen, hasil produksi pertanian
melimpah. Beberapa dari hasil pertanian itu
mudah busuk atau bahkan dapat tumbuh
tunas, contohnya kentang. Oleh karena itu
diperlukan teknologi untuk mengawetkan
bahan pangan tersebut. Salah satu cara
yang dapat dilakukan adalah dengan
irradiasi sinar radioaktif. Radiasi ini juga
dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan
jamur.
Pengawetan Makanan
9. Bahan makanan seperti kentang dan
bawang jika disimpan lama akan bertunas.
Radiasi dapat menghambat pertumbuhan
bahan-bahan seperti itu. Jadi, sebelum
bahan tersebut disimpan diberi radiasi
dengan dosis tertentu sehingga tidak akan
bertunas, dengan demikian dapat
disimpan lebih lama. Radiasi juga
digunakan untuk pengawetan bahan
makanan untuk mencegah pertumbuhan
bakteri dan jamur.
Radiologi dalam Hal Penyimpanan Makanan
10. untuk mendeteksi kebocoran pipa yang
ditanam di dalam tanah atau dalam beton
untuk menentukan keausan atau kekeroposan
yang terjadi pada bagian pengelasan
antarlogam
Radiasi sinar gamma digunakan dalam
vulkanisasi lateks alam
untuk mengatur ketebalan besi baja, kertas,
dan plastik; dan untuk menentukan sumber
minyak bumi.
Radio Aktif dalam Bidang Industri
12. Na-24 untuk mempelajari kecepatan aliran
sungai.
Na-24 dalam bentuk karbonat untuk
menyelidiki kebocoran pipa air dibawah.
Radioaktif dalam Bidang Hidrologi
13. Iodin-131 (I-131) untuk mempelajari
kesetimbangan dinamis.
Oksigen-18 (O-18) untuk mempelajari reaksi
esterifikasi.
Karbon-14 (C-14) untuk mempelajari
mekanisme reaksi fotosintesis.
Radiologi dalam Bidang Sains
14. Radiologi dalam Bidang Kimia
untuk mempelajari mekanisme berbagai
reaksi kimia. Misal pada reaksi esterifikasi
untuk menentukan unsur-unsur kelumit
dalam cuplikan
15. Radioisotop karbon-14, terbentuk di bagian atas
atmosfer dari penembakan atom nitrogen dengan
neutron yang terbentuk oleh radiasi kosmik.
Karbon radioaktif tersebut di permukaan bumi
sebagai karbon dioksida dalam udara dan sebagai
ion hidrogen karbonat di laut. Oleh karena itu
karbon radioaktif itu menyertai pertumbuhan
melalui fotosintesis. Lama kelamaan.
16. Lama kelamaan terdapat kesetimbangan antara
karbon-14 yang diterima dan yang meluruh
dalam tumbuh-tumbuhan maupun hewan,
sehingga mencapai 15,3 dis/menit gram karbon.
Keaktifan ini tetap dalam beberapa ribu tahun.
Apabila organisme hidup mati, pengambilan 14C
terhenti dan keaktifan ini berkurang. Oleh karena
itu umur bahan yang mengandung karbon dapat
diperkirakan dari pengukuran keaktifan jenisnya
dan waktu paruh 14C. ( 12 T = 5.730 tahun).
17. Penggunaan radioisotop sangat membantu manusia
dalam berbagai bidang kehidupan seperti yang
telah disebutkan dalam bab pembahasan, seperti
dalam bidang kedokteran untuk mendeteksi
kelainan-kelainan dalam jaringan tubuh, dalam
hidrologi untuk menyelidiki kebocoran-
kebocoran, atau dalam bidang pertanian untuk
membentuk bibit unggul, dan dalam
penyimpanan makanan pun radioisotop
diperlukan. Serta dalam bidang kimia, sains,
pengukuran usia bahan organik, serta dalam
bidang industri.