Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang mampu menghadapi tantangan dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri untuk mempertahankan integritas dan kelangsungan hidup bangsa. Ketahanan nasional meliputi delapan aspek (Astagatra) yaitu tiga aspek alamiah (geografi, sumber daya alam, penduduk) dan lima aspek sosial (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
2. POKOK BAHASAN
2
Apa itu ketahanan nasional ?
Ketahanan Nasional Meliputi apa Saja?
Pendekatan Astagatra dalam ketahanan nasional
Spectrum ancaman terhadap ketahanan nasional
3. Ketahanan Nasional adalah Kondisi dinamis suatu
bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan yang
mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan
nasional dalam mengatasi segala tantangan, ancaman,
hambatan dan gangguan, baik yang datang dari luar
maupun yang datang dari dalam negeri yang langsung
maupun tidak langsung membahayakan integritas,
identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta
perjuangan mengejar tujuan nasional.
Pengertian Ketahanan Nasional
4. KETAHANAN NASIONAL
4
1. Ketahanan Ideologi: Kondisi mental
bangsa Indonesia yang berlandaskan
ideologi Pancasila
ketahanan nasional Indonesia akan semakin kuat dan kokoh, jika dilakukan upaya pembinaan
dan pengembangan terhadap setiap aspek (gatra) secara terencana, terpadu, dan
berkesinambungan meliputi:
2. Ketahanan Politik: Kondisi kehidupan
politik bangsa Indonesia yang berlandaskan
demokrasi politik berdasarkan pancasila
dan UUD 1945 yang mampu memelihara
sistem politik yang sehat dan dinamis.
5. 5
3. Ketahanan Ekonomi:
Kondisi kehidupan perekonomian bangsa
yang berlandaskan demokrasi ekonomi yang
berlandaskan Pancasila yang mampu
memelihara stabilitas ekonomi.
4. Ketahanan Sosial Budaya:
Kondisi sosial budaya bangsa yang
dijiwai kepribadian nasional
berdasarkan Pancasila yang
mengandung kemampuan
membentuk dan mengembangkan
kehidupan sosial budaya manusia
dan masyarakat Indonesia.
Ketahanan Nasional
6. 5. Ketahanan Pertahanan Keamanan:
kondisi daya tangkal bangsa yang
dilandasi kesadaran bela Negara
seluruh rakyat yang mengandung
kemampuan memelihara stabilitas
pertahanan dan keamanan.
Ketahanan Nasional
7. PENDEKATAN ASTAGATRA DALAM
KETAHANAN NASIONAL
7
Trigatra (Gatra Alamiah)
1. Gatra Geografi
2. Gatra Sumber Daya Alam
3. Gatra Penduduk
Pancagatra (Gatra Sosial)
1. Gatra Ideologi
2. Gatra Politik
3. Gatra Ekonomi
4. Gatra Sosial Budaya
5. Gatra Hankam
Astagatra merupakan model konsepsi dasar ketahanan nasional dalam dinamika
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui 8 aspek
kehidupan nasional. Dalam kontek Ketahanan nasional Astagatra telah
dielaborasi meliputi Tri Gatra (aspek alamiah) dan Panca Gatra (aspek sosial).
8. TRI GRATA ASPEK ALAMIAH
I. GATRA GEOGRAFIS.
LETAK DAN GEOGRAFI atau wilayah menentukan kekuatan nasional negara.
Hal yang terkait dengan wilayah negara meliputi :
1) Bentuk wilayah negara dapat berupa negara pantai, negara kepulauan
atau negara kontinental Luas wilayah negara; ada negara dengan
wilayah yang luas dan negara dengan wilayah yang sempit (kecil)
2) Posisi geografis, astronomis, dan geologis negara
3) Daya dukung wilayah negara ada wilayah yang habitable (layak huni)
dan ada wilayah yang tidak layak unhabitable.
WILAYAH LUAS Dengan DIDUKUNG kemajuan informasi dan komunikas.,
jika digunakan secara maksimal akan menjadi unsur KEKUATAN NASIONAL
NEGARA
9. TRI GRATA ASPEK ALAMIAH
2. GATRA SUMBER DAYA ALAM.
Pengelolaan dan pengembangan sumber kekayaan alam
merupakan salah satu indikator ketahanan nasional.
Unsur sumber daya alam sebagai elemen ketahanan nasional,
meliputi:
1) Potensi sumber daya alam wilayah yang bersangkutan;
mencakup sumber daya alam hewani, nabati, dan tambang
2) Kemampuan mengeksplorasi sumber daya alam
3) Pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhitungkan
masa depan dan lingkungan hidup
4) Kontrol atau kendali atas sumber daya alam
10. TRI GRATA ASPEK ALAMIAH
3. GATRA PENDUDUK.
Gatra penduduk sangat besar pengaruhnya terhadap
upaya membina dan mengembangkan TANNAS.
Gatra penduduk ini meliputi jumlah (kuantitas),
komposisi, persebaran, dan kualitasnya. Penduduk yang
produktif, atau SDM BERKUALITAS-PROFESSIONAL
mempunyai korelasi positif dengan pemanfaatan serta
menjaga kelestarian lingkungan hidup (geografi),
sehingga berkorelasi positif dg TANNAS.
11. PANCA GRATA ASPEK SOSIAL
1. GATRA IDEOLOGI
Gatra ideologi menunjuk pada perangkat nilai-nilai bersama yang diyakini
baik untuk mempersatukan bangsa. Bangsa Indonesia yang bersatu sangat
penting untuk mendukung kelangsungan hidupnya.
Hal ini dikarenakan Bangsa Indonesia, bangsa berbhineka, majemuk, pluralis,
multi agama dan suku, Bahasa daerah. merupakan bangsa yang memiliki
keanekaragaman yang tinggi. Kondisi mempunyai dua peluang,(a) berpotensi
PERPECAHAN, dan (b) berpotensi PERSATUAN KRN BERBHINEKA SEBAGAI
kekayaan bangsa, menumbuhkan rasa kebanggaan, untuk bersatu. UNSUR
IDEOLOGI PANCASILA sangat diperlukan untuk mempersatukan bangsa yang
beragam ini, SESUAI SILA KE 3 PANCASILA.
12. PANCA GRATA ASPEK SOSIAL
2. GATRA POLITIK.
Gatra politik berkaitan dengan kemampuan mengelola nilai dan
sumber daya bersama agar tidak menimbulkan perpecahan
tetap stabil dan konstruktif untuk pembangunan (PILEG-
PILPRES-PILKADA AZAZ LUBER JURDIL BENAR2 DIBUMIKAN
DLAM NKRI)
Politik yang stabil akan memberikan rasa aman serta
memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional. Pada
gilirannya keadaan itu akan memantapkan ketahanan nasional
suatu bangsa.
Gatra politik ini nantinya diwujudkan dalam sistem politik yang
diatur menurut konstitusi negara dan dipatuhi oleh segenap
elemen bangsa.
13. PANCA GRATA ASPEK SOSIAL
3. GATRA EKONOMI.
Gatra ekonomi mengacu-berpedoman pd pasal 33 UUD 1945.
Ekonomi yang dijalankan merupakan kekuatan nasional negara
yang bersangkutan terlebih di era global sekarang ini. Bidang
ekonomi berperan langsung dalam upaya pemberian dan distribusi
kebutuhan warga negara. Kemajuan pesat di bidang ekonomi
tentu saja menjadikan negara yang bersangkutan tumbuh sebagai
kekuatan dunia.
Contoh Jepang dan Cina. Setiap negara memiliki system ekonomi
tersendiri dalam rangka mendukung kekuatan ekonomi
bangsanya.
Ekonomi yang kuat tentu saja dapat meningkatkan ketahanan
eknomi negara yang bersangkutan.
14. PANCA GRATA ASPEK SOSIAL
4. GATRA SOSIAL BUDAYA.
Dalam aspek sosial budaya, nilai-nilai sosial budaya, hanya
dapat berkembang di dalam situasi aman dan damai. Tingginya
nilai sosial budaya biasanya mencerminkan tingkat
kesejahteraan bangsa baik fisik maupun jiwanya.
Sebaliknya keadaan sosial yang timpang dengan segala
kontradiksi di dalamnya, memudahkan timbulnya ketegangan
sosial.(JURANG PEMISAH ATARA KAYA VS MISKIN), 80% KEKAYAAN
IND, DIKUASAI 20% WNI(ASING), SEBALIKNYA 20% KEKAYAAN IND,
DINIKMATI 80% WNI
Kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia disokong dengan
baik oleh selogan Bhinneka Tunggal Ika. Selama selogan ini
dijunjung tinggi maka ketahanan di bidang sosial budaya
masyarakat akan meningkat pula.
15. 5. GATRA HANKAM
Kepentingan nasional Indonesia yang vital dan
permanen adalah tetap tegak dan utuhnya NKRI yang
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam mewujudkan kepentingan nasional tersebut,
pertahanan negara Indonesia diselenggarakan untuk
menangkal dan mencegah segala bentuk ancaman
dan gangguan, baik yang bersumber dari luar maupun
dari dalam negeri melalui pembinaan Kesadaran
Hukum dan Bela Negara di lingkungan Masyarakat
PANCA GRATA ASPEK SOSIAL
16. TRI GATRA
DAN PANCA
GATRA YANG
HANDAL-
S0LID, KUAT
MEMPERKUAT
KETAHANAN
NASIONAL.
Ketahanan nasional sebagai
strategi berkaitan dengan
pertanyaan tentang Apa
sebab dan bagaimana
Indonesia bisa survive
walaupun menghadapi
banyak ancaman dan bahaya
BAIK DARI DALAM NEGERI
MAUPUN LUAR NEGERI.
.
17. SPECTRUM ANCAMAN TERHADAP
KETAHANAN NASIONAL
- Ancaman bagi nasionalisme berdampak pada situasi
ekonomi dalam negeri,
contohnya pada semakin banyaknya tenaga kerja kita yg mencari nafkah
keluar negeri terutama dikawasan ASEAN.
- Dalam segi sosial, ancaman nasionalisme yang dapat
terwujud dalam disintegrasi nasional adalah SARA,
terutama konflik antar-agama.
- Dewasa ini memahami kadar nasionalisme sering
dikaitkan dengan presepsi pribadi seseorang terhadap
oranglain dengan presepsi individu terhadap bangsa dan
negara.
- Perlunya mempelajari perkembangan nasionalisme di
berbagai negara dengan pengupayaan terwujudnya etika
sosial yang berlandaskan 3 hal : jujur, kerja keras, dan
hemat.