際際滷

際際滷Share a Scribd company logo
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL
                             TAHUN AKADEMIK 2012/2013

              Mata Kuliah                    : Pendidikan Pancasila
              Hari/tanggal                   : Rabu 21 November 2012
              Program studi/Fakultas         : Administrasi Negara/Ilmu Sosial dan Politik
              Semester/Kelas                 : Satu/Reguler 1A
              Dosen Pengampu                 : Ahmad Sururi, S.Sos
              Waktu                          : 90 Menit
              Sifat Ujian                    : Close Book

Petunjuk Pengerjaan
A. Bacalah dengan teliti sebelum menjawab soal-soal di bawah ini
B. Soal boleh dijawab tidak berurutan
C. Bekerjalah dengan tenang dan jujur

   1. Jelaskan kontribusi atau sumbangan mata kuliah pendidikan Pancasila dalam
      mengembangkan kepribadian mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Fakultas
      Ilmu Sosial dan Politik Universitas Serang Raya Banten?

   2. Kita tahu ada beberapa pengertian pancasila tergantung sudut pandang masing masing
      dalam menelaahnya.
      Pertanyaan :
      Jelaskan pengertian Pancasila secara historis?

   3. Sejarah Pancasila telah mengalami proses yang sangat panjang dari proses perumusan
      sampai dengan penetapannya sebagai dasar negara
      Pertanyaan :
      a. Jelaskan letak persamaan dan perbedaan diantara konsep rumusan dasar Negara yang
          diajukan oleh Prof M Yamin, Prof Supomo dan Ir Sukarno yang disampaikan pada
          sidang BPUPKI
      b. Jelaskan pula persamaan dan perbedaan antara Piagam Jakarta dan Pancasila serta
          alasan dirubahnya sila ke-1 pada Piagam Jakarta

   4. Secara kausalitas nilai2 pancasila bersifat subjektif dan objektif artinya esensi nilai-nilai
      pancasila bersifat universal yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan
      keadilan.
      Pertanyaan :
      Jelaskan nilai-nilai pancasila bersifat objektif dan subjektif tersebut (masing-masing
      minimal 3)

   5. Sebagai suatu nilai, Pancasila memberikan dasar-dasar yang bersifat fundamental dan
      universal bagi manusia baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
      Pertanyaan :
      a. Jelaskan pendapat Notonagaro tentang tingkatan nilai-nilai dan bagaimana
         pendapatnya tentang nilai-nilai pancasila?
      b. Jelaskan hubungan nilai, norma dan moral
      c. Jelaskan aktualisasi etika politik yang sesuai dengan nilai-nilai sila pancasila

                                      semangat & sukses
JAWABAN
1. Pendapat sendiri
2. Pancasila secara historis
   Proses perumusan Pancasila berawal dari sidang BPUPKI I yang mengajkan satu calon
   rumusan dasar negara Indonesia dan didalamnya termuat isi rumusan 5 prinsip sebagai dasar
   negara. Kemudian tampilah pada siding BPUPKI tiga pembicara yaitu M.Yamin, Soekarno
   dan Soepomo.

3. a. Persamaan dan perbedaan rumusan pancasila M. Yamin, Sukarno dan Soepomo
   Rumusan pancasila menurut Moh. Yamin secara lisan tanggal 29 mei 1945
   1. Peri kebangsaan
   2. Peri kemanusiaan
   3. Peri Ketuhanan
   4. Peri kerakyatan
   5. Kesejahteraan rakyat

   Rumusan pancasila menurut M. Yamin secara tertulis
   1. Ketuhanan Yang Maha Esa
   2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
   3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
   4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan
      perwakilan
   5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

   Rumusan pancasila menurut Soepomo tanggal 31 Mei 1945
   1. Persatuan Indonesia
   2. Ketuhanan Yang Maha Esa
   3. Kerakyatan yang berdasarkan permusyawaratan perwakilan
   4. Pemerataan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
   5. Kemakmuran Indonesia dalam ikatan Asia Timur Raya

   Rumusan Soepomo versi lain

   1.   Persatuan
   2.   Kekeluargaan
   3.   Keseimbangan lahir batin
   4.   Musyawarah
   5.   Keadilan rakyat

   Rumusan pancasila menurut Soekarno
   1. Kebangsaan Indonesia
   2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
   3. Mufakat atau demokrasi
   4. Kesejahteraan sosial
   5. Ketuhanan yang berkebudayaan

        Lima asas di atas oleh Ir. Soekarno diusulkan agar diberi nama Pancasila. Dikatakan
        oleh beliau istilah itu atas saran dari salah seorang ahli bahasa. Usul mengenai nama
        Pancasila bagai dasar negara tersebut secara bulat diterima oleh sidang. Selanjutnya
beliau mengusulkan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Tri Sila yang
       rumusannya:

       1. Sosio Nasionalisme, yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme
       2. Sosio Demokrasi, yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat
       3. Ketuhanan Yang Maha Esa

       Ir. Soekarno mengusulkan bahwa Tri Sila tersebut masih dapat diperas lagi menjadi Eka
       Sila atau satu sila yang intinya adalah gotong-royong


b. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir,
sebagai berikut:
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

   Perbedaannya ada pada sila pertama

4. nilai nilai pancasila yang bersifat objektif,maksudnya adalah:
   - rumusan dari sila sila pancasila itu sendiri memiliki makna yang terdalam menunjukkan
       adanya sifat sifat yang umum universal dan abstrak karena merupakan suatu nilai;
   - inti dari dalam nilai pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan berbangsa
       Indonesia baik dalam adat kebiasaan ,kebudayaan, kenegaraan maupun dalam kehidupan
       keagamaan
   - Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara
       yang mendasar, sehingga merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
   sedangkan nilai nilai yang bersifat subyektif, maksudnya adalah:
   - nilai nilai pancasila timbul dari bangsa indonesia ,sehingga bangsa Indonesia sebagai
       penyebab adanya nilai-nilai tersebut
   - nilai-nilai pancasila merupakan pandangan hiodup bangsa Indonesia,sehingga merupakan
       jati      diri    bangsa      yang       diyakini   sebagai    sumber     nilai   atas
       kebenaran,kebaikan,kebijaksanaan dalam dalam hidup bermasyarakat,berbangsa ,dan
       bernegara
   - nilai nilai pancasila di dalamnya terkandung nilai nilai kerohanian,yaitu nilai
       kebenaran,keadilan,kebaikan,kebijaksanaan,etis,estetis,dan nilai religius yang sesuai
       dengan hati nurani bangsa Indonesia dikarenakan bersumber pada kepribadian bangsa

5. a. pendapat notonagoro
       a. Nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia.
       b. Nilai vital yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusiamengadakan suatu
          aktivitas atau kegiatan.
       c. Nilai-nilai kerohanian yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
          terdapat 4 tingkat
1. Pertama: nilai kebenaran yaitu nilai yang bersumber pada akal, rasio, budi atau
         cipta manusia.
      2. Nilai keindahan atau estetis yaitu nilai yang bersumber pada perasaan manusia.
      3. Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber ada unsur kehendak
      4. Nilai religius yaitu nilai tertinggi dan bersifat mutlak,
         Pendapat Nilai-nilai pancasila yang tergolong kerohanian itu mengandung nilia-
         nilai lain secara lengkap dan harmonis.


b. Hubungan nilai, norma dan moral adalah :
   Nilai itu bersifat abstrak, maka, nilai harus dikonkritkan untuk dapat menjalankan
   fungsinya sebagai nilai, wujud konkret dari nilai itu adalah norma. Nah, untuk
   memberlakukan norma tersebut harusnlah ada pedoman yang digunakan, maka
   digunakanlah moral sebagai buku petunjuk untuk pelaksanaan norma yang ada. Itulah
   hubungan nilai, moral dan norma.
d. Pancasila sebagai sumber etika politik, maksudnya adalah
   1. etika yang terkandung dalam pancasila digunakan untuk mewujudkan pemerintahan
       yang bersih, efisien, dan efektif;
   2. menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikan keterbukaan, rasa
       tanggung jawab,
   3. etika yang tanggap akan aspirasi rakyat; menghargai perbedaan; jujur dalam
       persaingan; ketersediaan untuk menerima pendapat yang lebih benar walau datang
       dari orang per orang ataupun kelompok orang;
   4. serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

      Etika politik yang berdasarkan pancasila juga seharusnya mengamanatkan para
      pejabat memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada publik,
      siap mundur apabila dirinya merasa telah melanggar kaidah dan system nilai ataupun
      dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan negara.

More Related Content

Soal uts sem ganjil mk pancasila kelas reg 1 a ane

  • 1. UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2012/2013 Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila Hari/tanggal : Rabu 21 November 2012 Program studi/Fakultas : Administrasi Negara/Ilmu Sosial dan Politik Semester/Kelas : Satu/Reguler 1A Dosen Pengampu : Ahmad Sururi, S.Sos Waktu : 90 Menit Sifat Ujian : Close Book Petunjuk Pengerjaan A. Bacalah dengan teliti sebelum menjawab soal-soal di bawah ini B. Soal boleh dijawab tidak berurutan C. Bekerjalah dengan tenang dan jujur 1. Jelaskan kontribusi atau sumbangan mata kuliah pendidikan Pancasila dalam mengembangkan kepribadian mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Serang Raya Banten? 2. Kita tahu ada beberapa pengertian pancasila tergantung sudut pandang masing masing dalam menelaahnya. Pertanyaan : Jelaskan pengertian Pancasila secara historis? 3. Sejarah Pancasila telah mengalami proses yang sangat panjang dari proses perumusan sampai dengan penetapannya sebagai dasar negara Pertanyaan : a. Jelaskan letak persamaan dan perbedaan diantara konsep rumusan dasar Negara yang diajukan oleh Prof M Yamin, Prof Supomo dan Ir Sukarno yang disampaikan pada sidang BPUPKI b. Jelaskan pula persamaan dan perbedaan antara Piagam Jakarta dan Pancasila serta alasan dirubahnya sila ke-1 pada Piagam Jakarta 4. Secara kausalitas nilai2 pancasila bersifat subjektif dan objektif artinya esensi nilai-nilai pancasila bersifat universal yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Pertanyaan : Jelaskan nilai-nilai pancasila bersifat objektif dan subjektif tersebut (masing-masing minimal 3) 5. Sebagai suatu nilai, Pancasila memberikan dasar-dasar yang bersifat fundamental dan universal bagi manusia baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pertanyaan : a. Jelaskan pendapat Notonagaro tentang tingkatan nilai-nilai dan bagaimana pendapatnya tentang nilai-nilai pancasila? b. Jelaskan hubungan nilai, norma dan moral c. Jelaskan aktualisasi etika politik yang sesuai dengan nilai-nilai sila pancasila semangat & sukses
  • 2. JAWABAN 1. Pendapat sendiri 2. Pancasila secara historis Proses perumusan Pancasila berawal dari sidang BPUPKI I yang mengajkan satu calon rumusan dasar negara Indonesia dan didalamnya termuat isi rumusan 5 prinsip sebagai dasar negara. Kemudian tampilah pada siding BPUPKI tiga pembicara yaitu M.Yamin, Soekarno dan Soepomo. 3. a. Persamaan dan perbedaan rumusan pancasila M. Yamin, Sukarno dan Soepomo Rumusan pancasila menurut Moh. Yamin secara lisan tanggal 29 mei 1945 1. Peri kebangsaan 2. Peri kemanusiaan 3. Peri Ketuhanan 4. Peri kerakyatan 5. Kesejahteraan rakyat Rumusan pancasila menurut M. Yamin secara tertulis 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kebangsaan Persatuan Indonesia 3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Rumusan pancasila menurut Soepomo tanggal 31 Mei 1945 1. Persatuan Indonesia 2. Ketuhanan Yang Maha Esa 3. Kerakyatan yang berdasarkan permusyawaratan perwakilan 4. Pemerataan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia 5. Kemakmuran Indonesia dalam ikatan Asia Timur Raya Rumusan Soepomo versi lain 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Keseimbangan lahir batin 4. Musyawarah 5. Keadilan rakyat Rumusan pancasila menurut Soekarno 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang berkebudayaan Lima asas di atas oleh Ir. Soekarno diusulkan agar diberi nama Pancasila. Dikatakan oleh beliau istilah itu atas saran dari salah seorang ahli bahasa. Usul mengenai nama Pancasila bagai dasar negara tersebut secara bulat diterima oleh sidang. Selanjutnya
  • 3. beliau mengusulkan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Tri Sila yang rumusannya: 1. Sosio Nasionalisme, yaitu Nasionalisme dan Internasionalisme 2. Sosio Demokrasi, yaitu Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat 3. Ketuhanan Yang Maha Esa Ir. Soekarno mengusulkan bahwa Tri Sila tersebut masih dapat diperas lagi menjadi Eka Sila atau satu sila yang intinya adalah gotong-royong b. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir, sebagai berikut: 1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Perbedaannya ada pada sila pertama 4. nilai nilai pancasila yang bersifat objektif,maksudnya adalah: - rumusan dari sila sila pancasila itu sendiri memiliki makna yang terdalam menunjukkan adanya sifat sifat yang umum universal dan abstrak karena merupakan suatu nilai; - inti dari dalam nilai pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan berbangsa Indonesia baik dalam adat kebiasaan ,kebudayaan, kenegaraan maupun dalam kehidupan keagamaan - Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara yang mendasar, sehingga merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia sedangkan nilai nilai yang bersifat subyektif, maksudnya adalah: - nilai nilai pancasila timbul dari bangsa indonesia ,sehingga bangsa Indonesia sebagai penyebab adanya nilai-nilai tersebut - nilai-nilai pancasila merupakan pandangan hiodup bangsa Indonesia,sehingga merupakan jati diri bangsa yang diyakini sebagai sumber nilai atas kebenaran,kebaikan,kebijaksanaan dalam dalam hidup bermasyarakat,berbangsa ,dan bernegara - nilai nilai pancasila di dalamnya terkandung nilai nilai kerohanian,yaitu nilai kebenaran,keadilan,kebaikan,kebijaksanaan,etis,estetis,dan nilai religius yang sesuai dengan hati nurani bangsa Indonesia dikarenakan bersumber pada kepribadian bangsa 5. a. pendapat notonagoro a. Nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia. b. Nilai vital yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusiamengadakan suatu aktivitas atau kegiatan. c. Nilai-nilai kerohanian yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia terdapat 4 tingkat
  • 4. 1. Pertama: nilai kebenaran yaitu nilai yang bersumber pada akal, rasio, budi atau cipta manusia. 2. Nilai keindahan atau estetis yaitu nilai yang bersumber pada perasaan manusia. 3. Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber ada unsur kehendak 4. Nilai religius yaitu nilai tertinggi dan bersifat mutlak, Pendapat Nilai-nilai pancasila yang tergolong kerohanian itu mengandung nilia- nilai lain secara lengkap dan harmonis. b. Hubungan nilai, norma dan moral adalah : Nilai itu bersifat abstrak, maka, nilai harus dikonkritkan untuk dapat menjalankan fungsinya sebagai nilai, wujud konkret dari nilai itu adalah norma. Nah, untuk memberlakukan norma tersebut harusnlah ada pedoman yang digunakan, maka digunakanlah moral sebagai buku petunjuk untuk pelaksanaan norma yang ada. Itulah hubungan nilai, moral dan norma. d. Pancasila sebagai sumber etika politik, maksudnya adalah 1. etika yang terkandung dalam pancasila digunakan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, dan efektif; 2. menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikan keterbukaan, rasa tanggung jawab, 3. etika yang tanggap akan aspirasi rakyat; menghargai perbedaan; jujur dalam persaingan; ketersediaan untuk menerima pendapat yang lebih benar walau datang dari orang per orang ataupun kelompok orang; 4. serta menjunjung tinggi hak asasi manusia. Etika politik yang berdasarkan pancasila juga seharusnya mengamanatkan para pejabat memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada publik, siap mundur apabila dirinya merasa telah melanggar kaidah dan system nilai ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan negara.