Dokumen tersebut membahas tentang trauma mata yang dapat terjadi akibat tindakan sengaja atau tidak sengaja yang menimbulkan cedera pada mata. Jenis trauma mata meliputi trauma tajam yang disebabkan benda tajam, trauma tumpul yang disebabkan benda tumpul, dan trauma kimia. Dokumen ini juga menjelaskan penatalaksanaan awal dan tindakan medis untuk berbagai jenis cedera mata.
1 of 32
Downloaded 115 times
More Related Content
Trauma mata
1. 1
Trauma MataTrauma Mata
22
Trauma MataTrauma Mata
ll Trauma mataTrauma mata :: tindakan sengaja maupuntindakan sengaja maupun
tidak disengaja yang menimbulkantidak disengaja yang menimbulkan
perlukaan mataperlukaan mata
ll kasus gawat darurat matakasus gawat darurat mata
ll Trauma Mata :Trauma Mata :
ll Trauma TajamTrauma Tajam
ll Trauma TumpulTrauma Tumpul
ll Trauma KimiaTrauma Kimia
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
2. 2
33
ll Mata merupakan bagian yang sangatMata merupakan bagian yang sangat
peka. Meskipun mata telah mendapatpeka. Meskipun mata telah mendapat
perlindungan dari tulang orbita, bantalanperlindungan dari tulang orbita, bantalan
lemak retrobulbar, kelopak mata denganlemak retrobulbar, kelopak mata dengan
bulu matanya, juga dengan telah dibuatnyabulu matanya, juga dengan telah dibuatnya
macammacam--macam alat untuk melindungimacam alat untuk melindungi
mata, tetapi frekuensi kecelakaan masihmata, tetapi frekuensi kecelakaan masih
sangatsangat tinggi.tinggi.
44
ll TraumaTrauma tajamtajam okuliokuli adalahadalah tindakantindakan
sengajasengaja maupunmaupun tidaktidak yangyang menimbulkanmenimbulkan
perlukaanperlukaan mata,mata, dimanadimana matamata ditembusditembus
oleholeh bendabenda tajamtajam atauatau bendabenda dengandengan
kecepatankecepatan tinggitinggi yangyang mempenetrasimempenetrasi
korneakornea dandan sklerasklera..
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
3. 3
55
ll Kejadian trauma okular Lk 3Kejadian trauma okular Lk 3--5 x > Pr5 x > Pr
ll Hasil studi United States Eye InjuryHasil studi United States Eye Injury
RegistRegisterer (USEIR) di AS : dominan Lk(USEIR) di AS : dominan Lk
umurumur 29 th (trauma tajam okuli)29 th (trauma tajam okuli)
ll Studi epidemiologi internasional: dominanStudi epidemiologi internasional: dominan
LkLk 2525--30 th ( trauma tajam okuli )30 th ( trauma tajam okuli )
66
ll permainanpermainan
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
6. 6
1111
• Terlihat tanda-tanda bola
mata tembus, seperti tajam
penglihatan yang menurun,
laserasi kornea, bentuk dan
letak pupil yang berubah,
terlihat ruptur pada kornea
atau sklera,
Trauma
tembus
• Tampak gambaran
prolaps iris
1212
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
7. 7
1313
PalpebraPalpebra
1414
Saluran LakrimalisSaluran Lakrimalis
ll Dapat merusak sistem pengaliran air mataDapat merusak sistem pengaliran air mata
dari pungtum lakrimalis sampai ke ronggadari pungtum lakrimalis sampai ke rongga
hidung.hidung.
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
8. 8
1515
KongjungtivaKongjungtiva
1616
KorneaKornea
ll Bila luka tembus mengenai kornea dapatBila luka tembus mengenai kornea dapat
menyebabkan gangguan fungsimenyebabkan gangguan fungsi
penglihatan karena fungsi kornea sebagaipenglihatan karena fungsi kornea sebagai
media refraksi.media refraksi.
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
10. 10
1919
LensaLensa
ll mengganggu daya fokus sinar padamengganggu daya fokus sinar pada
retina sehingga menurunkan dayaretina sehingga menurunkan daya
refraksi, penglihatan menurun karenarefraksi, penglihatan menurun karena
daya akomodasi tidak adekuatdaya akomodasi tidak adekuat
2020
OrbitaOrbita
ll LukaLuka tajamtajam yangyang mengenaimengenai orbitaorbita dapatdapat
merusakmerusak bolabola mata,mata, merusakmerusak sarafsaraf optikoptik
menyebabkanmenyebabkan kebutaankebutaan atauatau merobekmerobek otototot
luarluar matamata sehinggasehingga menimbulkanmenimbulkan paralisisparalisis
daridari otototot dandan diplopiadiplopia
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
11. 11
2121
ll RetinaRetina
Dapat menyebabkan perdarahan retinaDapat menyebabkan perdarahan retina
yang dapat menumpuk pada rongga badanyang dapat menumpuk pada rongga badan
kaca, hal ini dapat muncul fotopsia dan adakaca, hal ini dapat muncul fotopsia dan ada
benda melayang dalam badan kacabenda melayang dalam badan kaca
2222
ll AnamnesaAnamnesa
ll Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik
ll Pemeriksaan penunjangPemeriksaan penunjang
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
12. 12
2323
1. Penatalaksanaan sebelum tiba di RS:1. Penatalaksanaan sebelum tiba di RS:
ll Mata tidak boleh dibebat dengan tekananMata tidak boleh dibebat dengan tekanan
dan diberikan perlindungan tanpa kontakdan diberikan perlindungan tanpa kontak
ll Tidak boleh dilakukan manipulasi yangTidak boleh dilakukan manipulasi yang
berlebihan dan penekanan bola mataberlebihan dan penekanan bola mata
ll Benda asing tidak boleh dikeluarkanBenda asing tidak boleh dikeluarkan
tanpa pemeriksaan lanjutantanpa pemeriksaan lanjutan
ll Sebaiknya pasien di puasakan untukSebaiknya pasien di puasakan untuk
mengantisipasi tindakan operasi.mengantisipasi tindakan operasi.
2424
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
13. 13
2525
2. Penatalaksanaan di RS:2. Penatalaksanaan di RS:
ll Pemberian antibiotik spektrum luasPemberian antibiotik spektrum luas
ll Pemberian obat sedasi,Pemberian obat sedasi, antiemetik, danantiemetik, dan
analgetik sesuai indikasianalgetik sesuai indikasi
ll Pemberian toksoid tetanus sesuai indikasiPemberian toksoid tetanus sesuai indikasi
ll Pengangkatan benda asing di kornea,Pengangkatan benda asing di kornea,
konjungtiva atau intraokuler (bila mata intak)konjungtiva atau intraokuler (bila mata intak)
ll Tindakan pembedahan /penjahitan sesuaiTindakan pembedahan /penjahitan sesuai
dengan kausa dan jenis cedera.dengan kausa dan jenis cedera.
2626
ll Laserasi korneaLaserasi kornea à à nylonnylon 1010--00 ..
ll Robekan konjungtiva > 5 mmRobekan konjungtiva > 5 mm à à 66--0 silk0 silk
ll Iris atau korpus siliaris yang mengalamiIris atau korpus siliaris yang mengalami
inkarserasi dan terpajaninkarserasi dan terpajan << 24 jam24 jam à Ã
dimasukkan, >dimasukkan, > 24 jam24 jam && jaringanjaringan
mengalami iskemia dan kerusakan beratmengalami iskemia dan kerusakan berat à Ã
dieksisi setinggi bibir luka.dieksisi setinggi bibir luka.
ll SisaSisa--sisa lensa dan darah dikeluarkansisa lensa dan darah dikeluarkan
dengan aspirasi dan irigasi mekanis ataudengan aspirasi dan irigasi mekanis atau
vitrektomi.vitrektomi.
ll Reformasi kamera anterior dapat dicapaiReformasi kamera anterior dapat dicapai
dengan cairan intraokuler fisiologis, udaradengan cairan intraokuler fisiologis, udara
atau viskoelastik.atau viskoelastik.
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
14. 14
2727
ll Luka sklera ditutup dengan jahitanLuka sklera ditutup dengan jahitan 88--00
atauatau 99--00 interupted yang tidak dapatinterupted yang tidak dapat
diserap.diserap.
ll Bila ada luka kornea yang besarBila ada luka kornea yang besar
kemungkinan memerlukan tindakankemungkinan memerlukan tindakan
keratoplastkeratoplastii
ll Enukleasi dan eviserasi primer hanya bolehEnukleasi dan eviserasi primer hanya boleh
dipikirkan bila bola mata mengalamidipikirkan bila bola mata mengalami
kerusakan total.kerusakan total.
2828
Oftalmia
Simpatika
Ablasio
Retina
Panendoft
almitis
Endoftalmitis
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
15. 15
2929
ll Luka yang mengarah ke posteroirLuka yang mengarah ke posteroir
kemungkinan prognosanya BURUKkemungkinan prognosanya BURUK
ll Luka yang mengarah ke anteriorLuka yang mengarah ke anterior
kemungkinan prognosanya BAIK.kemungkinan prognosanya BAIK.
3030
ll Diperlukan perlindungan pekerja untukDiperlukan perlindungan pekerja untuk
menghindari terjadinya trauma tajam.menghindari terjadinya trauma tajam.
ll Awasi anak yang sedang bermain yangAwasi anak yang sedang bermain yang
mungkin berbahaya bagi matanya.mungkin berbahaya bagi matanya.
ll Memakai Kaca mata khususMemakai Kaca mata khusus
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
16. 16
3131
Trauma TumpulTrauma Tumpul
ll Trauma tumpul okuli adalah cedera yangTrauma tumpul okuli adalah cedera yang
disebabkan oleh benda tumpul sepertidisebabkan oleh benda tumpul seperti
pukulan, bola tennis dll,yang terjadi padapukulan, bola tennis dll,yang terjadi pada
mata, saraf mata, dan rongga orbita.mata, saraf mata, dan rongga orbita.
ll Trauma tumpul dapat ditemukan padaTrauma tumpul dapat ditemukan pada
keadaankeadaan--keadaan pukulan langsung padakeadaan pukulan langsung pada
bola matabola mata
ll Trauma tumpul pada bola mata dapatTrauma tumpul pada bola mata dapat
ditemukan di jalanan, di perkebunan danditemukan di jalanan, di perkebunan dan
kawasan industrikawasan industri
3232
EtiologiEtiologi
ll Etiologi trauma tumpul okuli dapat terjadiEtiologi trauma tumpul okuli dapat terjadi
pada keadaan yg paling seringpada keadaan yg paling sering
menyebabkan trauma mata adalahmenyebabkan trauma mata adalah
kecelakaan di rumah, kekerasan,cederakecelakaan di rumah, kekerasan,cedera
akibat olahraga dan kecelakaan lalu lintasakibat olahraga dan kecelakaan lalu lintas
ll Secara epidemilogi, prevalensi terjadinyaSecara epidemilogi, prevalensi terjadinya
trauma tumpul ini lebih banyak pada lakitrauma tumpul ini lebih banyak pada laki--
laki dari pada perempuan dan terutamalaki dari pada perempuan dan terutama
pada usia muda.pada usia muda.
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
17. 17
3333
KlasifikasiKlasifikasi
Trauma tumpul dibedakan menjadi dua jenis:Trauma tumpul dibedakan menjadi dua jenis:
ll Kontusio yaitu kerusakan yang disebabkanKontusio yaitu kerusakan yang disebabkan
kontak langsung oleh benda dari luarkontak langsung oleh benda dari luar
terhadap bola mata, tanpa menyebabkanterhadap bola mata, tanpa menyebabkan
robekan pada dinding bola matarobekan pada dinding bola mata
ll Konkusio yaitu bila kerusakan terjadi secaraKonkusio yaitu bila kerusakan terjadi secara
tidak langsung. trauma terjadi pada jaringantidak langsung. trauma terjadi pada jaringan
disekitar mata,kemudian getarannya sampaidisekitar mata,kemudian getarannya sampai
ke bola matake bola mata
3434
PatofisiologiPatofisiologi
Trauma yg mengenai mata menimbulkanTrauma yg mengenai mata menimbulkan
kekuatan hidraulis yg menyebabkankekuatan hidraulis yg menyebabkan
hifema dan iridodialisis serta merobekhifema dan iridodialisis serta merobek
lapisan otot sfingter sehingga pupillapisan otot sfingter sehingga pupil
menjadi ovoid dan non reaktif. Tenagamenjadi ovoid dan non reaktif. Tenaga
yang timbul dari trauma diperkirakan terusyang timbul dari trauma diperkirakan terus
ke dalam bola mata melalui sumbu anteriorke dalam bola mata melalui sumbu anterior
posterior sehingga menyebabkan kompresiposterior sehingga menyebabkan kompresi
ke posterior serta menegangkan bola matake posterior serta menegangkan bola mata
ke lateral sesuai dgn garis ekuator .ke lateral sesuai dgn garis ekuator .
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
18. 18
3535
KelainanKelainan--kelainan yg dpt di timbulkan olehkelainan yg dpt di timbulkan oleh
trauma tumpul berupa: hifema, subluksasiotrauma tumpul berupa: hifema, subluksasio
lentis, katarak traumatika, pendarahanlentis, katarak traumatika, pendarahan
pada korpus vitreus, ruptur kornea, rupturpada korpus vitreus, ruptur kornea, ruptur
koroidkoroid
3636
HifemaHifema
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
19. 19
3737
FaktorFaktor--faktor penyebabfaktor penyebab
Trauma tumpul dapat diakibatkan bendaTrauma tumpul dapat diakibatkan benda
keras baik lansung atau tidak langsung,keras baik lansung atau tidak langsung,
dimana benda keras tersebut dapatdimana benda keras tersebut dapat
mengenai secara keras atau lambatmengenai secara keras atau lambat
seperti : Batu, besi, sepatu, tinju, lantai,seperti : Batu, besi, sepatu, tinju, lantai,
bola, jalan, dll.bola, jalan, dll.
3838
Tanda dan gejalaTanda dan gejala
ll Mata merahMata merah
ll Rasa sakitRasa sakit
ll Mual dan muntah karna peningkatanMual dan muntah karna peningkatan
tekanan intra okulertekanan intra okuler
ll Penglihatan kaburPenglihatan kabur
ll Penurunan visusPenurunan visus
ll Infeksi konjungtivaInfeksi konjungtiva
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
20. 20
3939
Pemeriksaan fisikPemeriksaan fisik
ll Menilai tajam penglihatan, bila parahMenilai tajam penglihatan, bila parah
diperiksa proyeksi cahayadiperiksa proyeksi cahaya
ll Pemeriksaan permukaan kornea: bendaPemeriksaan permukaan kornea: benda
asing luka dan abrasiasing luka dan abrasi
ll Inspeksi konjungtiva: pendarahan/tidakInspeksi konjungtiva: pendarahan/tidak
ll Kamera okuli anterior: kedalamanKamera okuli anterior: kedalaman
kejernihan dan pendarahankejernihan dan pendarahan
ll Pupil: bentuk dan reaksi terhadap cahayaPupil: bentuk dan reaksi terhadap cahaya
ll Oftalmoskop: menilai lensa corpus vitreus,Oftalmoskop: menilai lensa corpus vitreus,
diskus optikus dan retinadiskus optikus dan retina
4040
PenatalaksanaanPenatalaksanaan
ll Bila di curigai adanya cedera bola mata,Bila di curigai adanya cedera bola mata,
manipulasi mata harus dihindari sampaimanipulasi mata harus dihindari sampai
saat pembedahan atau operasisaat pembedahan atau operasi
ll Dipasang balutan ringan dgn balutanDipasang balutan ringan dgn balutan
bilatral untuk menjaga dan meminimalkanbilatral untuk menjaga dan meminimalkan
gerakan bola matagerakan bola mata
ll Pemberian antibiotik, antiemetik, dan antiPemberian antibiotik, antiemetik, dan anti
tetanus toksoid sesuai kebutuhantetanus toksoid sesuai kebutuhan
ll Laserasi pada kelopak mata dapat dijahit,Laserasi pada kelopak mata dapat dijahit,
diberi salep antibiotik dan di balutdiberi salep antibiotik dan di balut
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
21. 21
4141
Trauma KimiaTrauma Kimia
ll Trauma kimia mataTrauma kimia mata :: trauma yangtrauma yang
mengenai bola mata akibat terpaparnyamengenai bola mata akibat terpaparnya
bahan kimia baik yang bersifat asam ataubahan kimia baik yang bersifat asam atau
basa yang dapat merusak struktur bolabasa yang dapat merusak struktur bola
matamata
ll Trauma kimia :Trauma kimia :
ll Trauma asamTrauma asam
ll Trauma basa/alkaliTrauma basa/alkali
4242
EpidemiologiEpidemiologi
ll Pria 3 sampai 5 kali lebih banyak daripadaPria 3 sampai 5 kali lebih banyak daripada
wanita, dengan umur ratawanita, dengan umur rata--rata 31 tahunrata 31 tahun
ll Rasio frekuensi bervariasiRasio frekuensi bervariasi
trauma asam:basatrauma asam:basa == 1:1 sampai 1:41:1 sampai 1:4
ll 80% dari trauma kimiawi di80% dari trauma kimiawi disebabkansebabkan oleholeh
pajanan karena pekerjaanpajanan karena pekerjaan
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
22. 22
4343
EtiologiEtiologi
ll Contoh bahan kimia bersifat asam : asamContoh bahan kimia bersifat asam : asam
sulfat, air accu, asam sulfit, asam klorida,sulfat, air accu, asam sulfit, asam klorida,
zat pemutih, asam asetat, asam nitrat,zat pemutih, asam asetat, asam nitrat,
asam kromat, asam hidroflorida, dan lainasam kromat, asam hidroflorida, dan lain
sebagainyasebagainya
ll Contoh bahan kimia bersifat basa :Contoh bahan kimia bersifat basa :
amoniak, freon/bahan pendingin lemari es,amoniak, freon/bahan pendingin lemari es,
sabun, shampo, kapur gamping, semen,sabun, shampo, kapur gamping, semen,
tiner, lem, kaustik soda, cairan pembersihtiner, lem, kaustik soda, cairan pembersih
dalam rumah tanggadalam rumah tangga
4444
Trauma AsamTrauma Asam
ll Asam dipisahkan dalam dua mekanisme:Asam dipisahkan dalam dua mekanisme:
ion hidrogen dan anion dalam korneaion hidrogen dan anion dalam kornea
ll Ion hidrogen : merusak permukaan okularIon hidrogen : merusak permukaan okular
dengan mengubah pHdengan mengubah pH
ll Anion : merusak dengan cara koagulasiAnion : merusak dengan cara koagulasi
proteinprotein
ll kerusakannya cenderung terlokalisirkerusakannya cenderung terlokalisir
ll Bahan asam tidak menyebabkanBahan asam tidak menyebabkan
hilangnya bahan proteoglikan di korneahilangnya bahan proteoglikan di kornea
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
23. 23
4545
Bahan kimia asamBahan kimia asam
Asam cenderung berikatan dengan proteinAsam cenderung berikatan dengan protein
Menyebabkan koagulasi protein plasmaMenyebabkan koagulasi protein plasma
Koagulasi protein ini, sebagai barrier yang membatasi penetrasiKoagulasi protein ini, sebagai barrier yang membatasi penetrasi
dan kerusakan lebih lanjutdan kerusakan lebih lanjut
Luka hanya terbatas pada permukaan luar saja.Luka hanya terbatas pada permukaan luar saja.
4646
Trauma pada Mata Akibat Bahan KimiaTrauma pada Mata Akibat Bahan Kimia
AsamAsam
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
24. 24
4747
Trauma BasaTrauma Basa
ll bahanbahan--bahan basa memiliki dua sifat yaitubahan basa memiliki dua sifat yaitu
hidrofilik dan lipolifikhidrofilik dan lipolifik
ll dapat secara cepat untuk penetrasi seldapat secara cepat untuk penetrasi sel
membran dan masuk ke bilik mata depan,membran dan masuk ke bilik mata depan,
bahkan sampai retinabahkan sampai retina
ll trauma basa akan terjadi penghancurantrauma basa akan terjadi penghancuran
jaringan kolagen korneajaringan kolagen kornea
ll Pada pH yang tinggi alkali akanPada pH yang tinggi alkali akan
mengakibatkanmengakibatkan safonifikasisafonifikasi disertai dengandisertai dengan
disosiasi asam lemak membran seldisosiasi asam lemak membran sel
4848
ll Mukopolisakarida jaringan oleh basa akanMukopolisakarida jaringan oleh basa akan
menghilang dan terjadi penggumpalan selmenghilang dan terjadi penggumpalan sel
kornea atau keratosiskornea atau keratosis
ll Serat kolagen kornea akan bengkak danSerat kolagen kornea akan bengkak dan
stroma kornea akan matistroma kornea akan matià à terdapatterdapat
serbukan sel polimorfonuklear ke dalamserbukan sel polimorfonuklear ke dalam
stroma korneastroma korneaà à disertai jg dengandisertai jg dengan
pembentukan pembuluh darah baru ataupembentukan pembuluh darah baru atau
neovaskularisasineovaskularisasi
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
25. 25
4949
ll sel basal epitel kornea rusak akansel basal epitel kornea rusak akan
memudahkan sel epitel diatasnya lepasmemudahkan sel epitel diatasnya lepas à Ã
Sel epitel yang baru terbentuk akanSel epitel yang baru terbentuk akan
berhubungan langsung dengan stromaberhubungan langsung dengan stroma
dibawahnya melalui plasminogen adibawahnya melalui plasminogen akktivatortivator
à à dilepas juga kolagenase yang akandilepas juga kolagenase yang akan
merusak kolagen korneamerusak kolagen kornea à à gangguangangguan
penyembuhan epitelpenyembuhan epitel à à ulkus korneaulkus kornea à Ã
perforasi kornea.perforasi kornea.
5050
PatofisiologiPatofisiologi
Bahan kimia alkaliBahan kimia alkali
Pecah atau rusaknya sel jaringan dan Persabunan disertai disosiasi asamPecah atau rusaknya sel jaringan dan Persabunan disertai disosiasi asam
lemak membran sel penetrasi lebih lanjutlemak membran sel penetrasi lebih lanjut
Mukopolisakarida jaringan menghilang & terjadi penggumpalan sel korneaMukopolisakarida jaringan menghilang & terjadi penggumpalan sel kornea
Serat kolagen kornea akan membengkak & kornea akan matiSerat kolagen kornea akan membengkak & kornea akan mati
EdemaEdema terdapat serbukan sel polimorfonuklear ke dalam stroma, cenderungterdapat serbukan sel polimorfonuklear ke dalam stroma, cenderung
disertai masuknya pemb.darah (Neovaskularisasi)disertai masuknya pemb.darah (Neovaskularisasi)
Dilepaskan plasminogen aktivator & kolagenase (merusak kolagen kornea)Dilepaskan plasminogen aktivator & kolagenase (merusak kolagen kornea)
Terjadi gangguan penyembuhan epitelTerjadi gangguan penyembuhan epitel
Berkelanjutan menjadi ulkus kornea atau perforasi ke lapisan yang lebih dalamBerkelanjutan menjadi ulkus kornea atau perforasi ke lapisan yang lebih dalam
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
26. 26
5151
Kekeruhan Kornea Akibat TraumaKekeruhan Kornea Akibat Trauma
BasaBasa
5252
DiagnosaDiagnosa
ll AnamnesaAnamnesa
ll Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik
ll Pemeriksaan PenunjangPemeriksaan Penunjang
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
27. 27
5353
AnamnesaAnamnesa
ll Zat kimia yang terkena mataZat kimia yang terkena mata
ll Waktu terkena paparan zat kimiaWaktu terkena paparan zat kimia
ll Proses terkena zat kimiaProses terkena zat kimia
ll Onset penurunan visusOnset penurunan visus
5454
Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik
ll ditunda sampai mata yang terkena zatditunda sampai mata yang terkena zat
sudah terigasi dengan air dan pHsudah terigasi dengan air dan pH
permukaan bola mata sudah netralpermukaan bola mata sudah netral
ll Obat anestesi topical boleh digunakanObat anestesi topical boleh digunakan
untuk membantu pasien lebih nyaman danuntuk membantu pasien lebih nyaman dan
kooperatifkooperatif
ll perhatian khusus untuk memeriksaperhatian khusus untuk memeriksa
kejernihan dan keutuhan kornea, derajatkejernihan dan keutuhan kornea, derajat
iskemik limbusiskemik limbus
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
28. 28
5555
Pemeriksaan PenunjangPemeriksaan Penunjang
ll Pemeriksaan pH bola mata secara berkalaPemeriksaan pH bola mata secara berkala
ll Pemeriksaan bagian anterior mata denganPemeriksaan bagian anterior mata dengan
lup atau slit lamplup atau slit lamp
ll Pemeriksaan oftalmoskopi direk danPemeriksaan oftalmoskopi direk dan
indirekindirek
ll Pemeriksaan tonometriPemeriksaan tonometri
5656
PenatalaksanaanPenatalaksanaan
Trauma AsamTrauma Asam
ll irigasi jaringan yang terkenairigasi jaringan yang terkena--kena secepatkena secepat
mungkinmungkin
ll dengan menggunakan garam fisiologis ataudengan menggunakan garam fisiologis atau
air selama 15air selama 15--30 menit30 menit
ll dapat diberikan anastesi topikal,dapat diberikan anastesi topikal, larutanlarutan
natrium bikarbonat 3%, dan antibiotiknatrium bikarbonat 3%, dan antibiotik
ll Trauma asam pada dasarnya akan kembaliTrauma asam pada dasarnya akan kembali
normalnormal
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
29. 29
5757
PenatalaksanaanPenatalaksanaan
Trauma BasaTrauma Basa
ll IrigasiIrigasi
ll Cek pH dengan kertas lakmusCek pH dengan kertas lakmus
ll Bersihkan bila ada corpus alineumBersihkan bila ada corpus alineum
ll Bila penyebabnya adalah CaOH,Bila penyebabnya adalah CaOH,
dapat diberi EDTAdapat diberi EDTA
ll Pemberian antibiotikaPemberian antibiotika
ll Pemberian sikloplegikPemberian sikloplegik
ll Pemberian Anti glaukomaPemberian Anti glaukoma
ll Pemberian Steroid secara berhatiPemberian Steroid secara berhati--hatihati
ll Pemberian Vitamin CPemberian Vitamin C
5858
KomplikasiKomplikasi
ll SimblefaronSimblefaron
ll Kornea keruh, edema, neovaskulerKornea keruh, edema, neovaskuler
ll Katarak traumatikKatarak traumatik
ll Glaukoma sekunderGlaukoma sekunder
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
30. 30
5959
PrognosisPrognosis
ll Bergantung pada jenis dan jumlah bahanBergantung pada jenis dan jumlah bahan
kimia yang terpaparkimia yang terpapar
6060
ll Terdapat 2 klasifikasi trauma basa padaTerdapat 2 klasifikasi trauma basa pada
mata untuk menganalisis kerusakan danmata untuk menganalisis kerusakan dan
beratnya kerusakan :beratnya kerusakan :
1. Klasifikasi Huges1. Klasifikasi Huges
2. Klasifikasi Thoft2. Klasifikasi Thoft
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com
31. 31
6161
Klasifikasi HugesKlasifikasi Huges
RinganRingan SedangSedang BeratBerat
••Prognosis baikPrognosis baik
••Terdapat erosiTerdapat erosi
epitel korneaepitel kornea
••Pada korneaPada kornea
teterrdadappatat
kekeruhan yangkekeruhan yang
ringanringan
••Tidak terdapatTidak terdapat
iskemia daniskemia dan
nekrosis korneanekrosis kornea
ataupunataupun
konjungtivakonjungtiva
••Prognosis baikPrognosis baik
••TerdapatTerdapat
kekeruhan korneakekeruhan kornea
sehingga sulitsehingga sulit
melihat iris danmelihat iris dan
pupil secarapupil secara
terperinciterperinci
••Terdapat iskemiaTerdapat iskemia
dan nekrosisdan nekrosis
ringan padaringan pada
kornea dankornea dan
konjungtivakonjungtiva
••Prognosis burukPrognosis buruk
••Akibat kekeruhanAkibat kekeruhan
kornea pupil tidakkornea pupil tidak
dapat dilihatdapat dilihat
••Konjungtiva danKonjungtiva dan
sklera pucatsklera pucat
6262
Klasifikasi ThoftKlasifikasi Thoft
ll Derajat 1 : terjadi hiperemi konjungtivaDerajat 1 : terjadi hiperemi konjungtiva
disertai dengan keratitis pungtatadisertai dengan keratitis pungtata
ll Derajat 2 : terjadi hiperemi konjungtivaDerajat 2 : terjadi hiperemi konjungtiva
disertai hilangnya epitel korneadisertai hilangnya epitel kornea
ll Derajat 3 : terjadi hiperemi disertai denganDerajat 3 : terjadi hiperemi disertai dengan
nekrosis konjungtiva dan lepasnya epitelnekrosis konjungtiva dan lepasnya epitel
korneakornea
ll Derajat 4 : konjungtiva perilimbal nekrosisDerajat 4 : konjungtiva perilimbal nekrosis
sebanyak 50%sebanyak 50%
PDF Creator - PDF4Free v2.0 http://www.pdf4free.com