1. Dokumen tersebut membahas tentang gerak harmonik sederhana, yang merupakan gerak bolak-balik suatu benda melalui titik keseimbangan dengan frekuensi getaran yang konstan.
2. Parameter-parameter gerak harmonik sederhana meliputi amplitudo, periode, frekuensi, dan tetapan fasa. Solusi umum dari persamaan gerakan berupa fungsi sinus atau kosinus.
3. Dokumen juga menjelaskan konsep energi pada sistem gerak harmon
Dokumen tersebut membahas tentang gerak harmonik sederhana yang mencakup pengertian, jenis, contoh pada bandul dan pegas, hukum Hooke, periode dan frekuensi, simpangan, kecepatan, percepatan, serta energi pada gerak harmonik sederhana."
Dokumen tersebut membahas tentang gerak menggelinding, yang merupakan gabungan dari gerak translasi dan rotasi. Gerak menggelinding murni terjadi jika tidak terdapat slip antara benda dan permukaan alasnya. Benda akan menggelinding jika permukaan alas kasar, sedangkan akan tergelincir jika permukaan alas licin. Dokumen ini juga menjelaskan rumus percepatan benda yang menggelinding pada bidang datar dan miring
Dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegarSuta Pinatih
油
Dokumen tersebut membahas tentang dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar. Materi yang diajarkan mencakup momen/torsi, hukum II Newton untuk gerak rotasi, momen inersia, dinamika gerak rotasi, momentum sudut, dan kesetimbangan benda tegar. Guru menerangkan konsep-konsep dasar tersebut beserta contoh penerapannya.
Gerak melingkar beraturan adalah gerak dimana suatu benda bergerak pada lintasan berbentuk lingkaran dengan kecepatan konstan. Dokumen ini menjelaskan besaran-besaran yang terkait dengan gerak melingkar beraturan seperti frekuensi, periode, kecepatan sudut dan linear, serta hubungan antara besaran-besaran tersebut. Dokumen ini juga menjelaskan tentang percepatan sentripetal dan gaya sentripetal.
Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah:
1. Ekspansi multipole merupakan rangkaian matematika yang mewakili fungsi potensial yang tergantung pada sudut dan dipengaruhi oleh distribusi muatan.
2. Kontribusi terbesar pada potensial berasal dari suku dipole apabila muatan total sama dengan nol, sedangkan bila muatan total tidak nol maka dominan adalah suku monopole.
3. Potensial dipole pada jarak jau
Momen gaya adalah ukuran keefektifan sebuah gaya yang bekerja pada suatu benda untuk memutar benda tersebut terhadap suatu titik poros tertentu. Momen gaya didefinisikan sebagai hasil kali besar gaya dan lengan momennya, dan memiliki besar dan arah sebagai besaran vektor. Momen gaya bernilai positif jika memutar searah jarum jam dan negatif jika berlawanan arahnya.
"Perubahan bentuk benda elastis akan sebanding dengan gaya yang bekerja padanya sampai batas tertentu (batas elastisitas). Jika gaya yang diberikan ditambah hingga melebihi batas elastisitas benda maka benda akan mengalami deformasi (perubahan bentuk) permanen".
Dokumen tersebut membahas tentang gerak parabola dan gerak melingkar dengan menggunakan vektor. Gerak parabola merupakan hasil kombinasi dari gerak lurus beraturan pada sumbu x dan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu y. Sedangkan gerak melingkar adalah gerak benda yang berputar terhadap sumbu rotasi. Dokumen ini juga menjelaskan konsep posisi sudut, kecepatan sudut, dan percepatan sudut dalam gerak melingkar.
Laporan ini merangkum hasil percobaan tentang elastisitas karet dan pegas. Percobaan menguji hubungan antara beban yang diberikan dengan perubahan panjang karet dan pegas berdasarkan hukum Hooke. Data menunjukkan hubungan yang berbanding lurus antara gaya dan perubahan panjang pada kondisi seimbang. Laporan ini menyimpulkan bahwa elastisitas adalah kemampuan benda untuk kembali ke bentuk semula setelah gaya dihilangkan.
Dokumen tersebut membahas mengenai konsep dinamika rotasi yang mencakup momen gaya, momen inersia, hubungan antara momen gaya dengan percepatan sudut, energi dan usaha dalam gerak rotasi, serta momentum sudut. Terdapat beberapa soal yang membahas penghitungan momen gaya pada batang yang diputar oleh beberapa gaya.
Laporan praktikum fisika mengenai hukum Hooke yang dilakukan oleh kelompok III SMA Negeri 1 Kota Bima pada tahun pelajaran 2014/2015. Praktikum ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya yang diberikan pada pegas berbanding lurus dengan pertambahan panjangnya, sehingga mendukung hukum Hooke.
Dokumen tersebut berisi ringkasan rumus-rumus fisika untuk pelajaran SMA kelas XI. Rumus-rumus tersebut meliputi kinematika, dinamika, mekanika fluida, teori kinetik gas, dan termodinamika. Beberapa contoh rumus yang disebutkan adalah rumus gerak lurus, hukum Kepler tentang planet, modulus Young untuk elastisitas, hukum Bernoulli untuk mekanika fluida, dan persamaan gas ideal.
Dokumen tersebut membahas tentang fluida dinamis dan beberapa azas yang terkait, seperti azas kontinuitas yang menyatakan bahwa debit aliran fluida harus sama di setiap bagian, serta azas Bernoulli yang menyatakan hubungan antara kecepatan, tekanan, dan ketinggian fluida dalam aliran. Dokumen tersebut juga menjelaskan beberapa aplikasi azas-azas tersebut dalam alat seperti venturimeter dan tabung Pitot.
Bandul fisis adalah benda tegar yang dapat berayun di bidang vertikal terhadap sumbu. Bandul fisis memiliki bentuk yang lebih kompleks dibanding bandul matematis. Perioda osilasi bandul tidak bergantung pada amplitudo. Dengan mengukur perioda osilasi bandul untuk berbagai posisi poros, dapat ditentukan percepatan gravitasi dan momen inersia bandul.
Dokumen tersebut membahas tentang getaran harmonik sederhana, termasuk definisi getaran, persamaan gerak, parameter-parameternya seperti amplitudo, periode, frekuensi, serta hubungan antara parameter-parameter tersebut. Juga dibahas tentang energi pada getaran harmonik sederhana.
Gerak melingkar beraturan adalah gerak dimana suatu benda bergerak pada lintasan berbentuk lingkaran dengan kecepatan konstan. Dokumen ini menjelaskan besaran-besaran yang terkait dengan gerak melingkar beraturan seperti frekuensi, periode, kecepatan sudut dan linear, serta hubungan antara besaran-besaran tersebut. Dokumen ini juga menjelaskan tentang percepatan sentripetal dan gaya sentripetal.
Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah:
1. Ekspansi multipole merupakan rangkaian matematika yang mewakili fungsi potensial yang tergantung pada sudut dan dipengaruhi oleh distribusi muatan.
2. Kontribusi terbesar pada potensial berasal dari suku dipole apabila muatan total sama dengan nol, sedangkan bila muatan total tidak nol maka dominan adalah suku monopole.
3. Potensial dipole pada jarak jau
Momen gaya adalah ukuran keefektifan sebuah gaya yang bekerja pada suatu benda untuk memutar benda tersebut terhadap suatu titik poros tertentu. Momen gaya didefinisikan sebagai hasil kali besar gaya dan lengan momennya, dan memiliki besar dan arah sebagai besaran vektor. Momen gaya bernilai positif jika memutar searah jarum jam dan negatif jika berlawanan arahnya.
"Perubahan bentuk benda elastis akan sebanding dengan gaya yang bekerja padanya sampai batas tertentu (batas elastisitas). Jika gaya yang diberikan ditambah hingga melebihi batas elastisitas benda maka benda akan mengalami deformasi (perubahan bentuk) permanen".
Dokumen tersebut membahas tentang gerak parabola dan gerak melingkar dengan menggunakan vektor. Gerak parabola merupakan hasil kombinasi dari gerak lurus beraturan pada sumbu x dan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu y. Sedangkan gerak melingkar adalah gerak benda yang berputar terhadap sumbu rotasi. Dokumen ini juga menjelaskan konsep posisi sudut, kecepatan sudut, dan percepatan sudut dalam gerak melingkar.
Laporan ini merangkum hasil percobaan tentang elastisitas karet dan pegas. Percobaan menguji hubungan antara beban yang diberikan dengan perubahan panjang karet dan pegas berdasarkan hukum Hooke. Data menunjukkan hubungan yang berbanding lurus antara gaya dan perubahan panjang pada kondisi seimbang. Laporan ini menyimpulkan bahwa elastisitas adalah kemampuan benda untuk kembali ke bentuk semula setelah gaya dihilangkan.
Dokumen tersebut membahas mengenai konsep dinamika rotasi yang mencakup momen gaya, momen inersia, hubungan antara momen gaya dengan percepatan sudut, energi dan usaha dalam gerak rotasi, serta momentum sudut. Terdapat beberapa soal yang membahas penghitungan momen gaya pada batang yang diputar oleh beberapa gaya.
Laporan praktikum fisika mengenai hukum Hooke yang dilakukan oleh kelompok III SMA Negeri 1 Kota Bima pada tahun pelajaran 2014/2015. Praktikum ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya yang diberikan pada pegas berbanding lurus dengan pertambahan panjangnya, sehingga mendukung hukum Hooke.
Dokumen tersebut berisi ringkasan rumus-rumus fisika untuk pelajaran SMA kelas XI. Rumus-rumus tersebut meliputi kinematika, dinamika, mekanika fluida, teori kinetik gas, dan termodinamika. Beberapa contoh rumus yang disebutkan adalah rumus gerak lurus, hukum Kepler tentang planet, modulus Young untuk elastisitas, hukum Bernoulli untuk mekanika fluida, dan persamaan gas ideal.
Dokumen tersebut membahas tentang fluida dinamis dan beberapa azas yang terkait, seperti azas kontinuitas yang menyatakan bahwa debit aliran fluida harus sama di setiap bagian, serta azas Bernoulli yang menyatakan hubungan antara kecepatan, tekanan, dan ketinggian fluida dalam aliran. Dokumen tersebut juga menjelaskan beberapa aplikasi azas-azas tersebut dalam alat seperti venturimeter dan tabung Pitot.
Bandul fisis adalah benda tegar yang dapat berayun di bidang vertikal terhadap sumbu. Bandul fisis memiliki bentuk yang lebih kompleks dibanding bandul matematis. Perioda osilasi bandul tidak bergantung pada amplitudo. Dengan mengukur perioda osilasi bandul untuk berbagai posisi poros, dapat ditentukan percepatan gravitasi dan momen inersia bandul.
Dokumen tersebut membahas tentang getaran harmonik sederhana, termasuk definisi getaran, persamaan gerak, parameter-parameternya seperti amplitudo, periode, frekuensi, serta hubungan antara parameter-parameter tersebut. Juga dibahas tentang energi pada getaran harmonik sederhana.
Dokumen tersebut membahas tentang gerak harmonik, yang merupakan gerak berkala yang dapat diungkapkan dalam fungsi sinus atau cosinus. Gerak harmonik mencakup gerak bolak-balik atau osilasi, dengan periode sebagai waktu untuk satu siklus bolak-balik dan frekuensi sebagai jumlah siklus per satuan waktu. Contoh gerak harmonik meliputi getaran pegas, ayunan bandul tunggal, dan gerak zat cair dalam pipa
Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak-balik benda melalui titik keseimbangan dengan getaran konstan. Terdiri dari linier (penghisap gas) dan angular (bandul). Besaran yang menggambarkan meliputi simpangan, amplitudo, periode, frekuensi. Gerak harmonik terjadi pada bandul, pegas, dengan rumus periode masing-masing. Energi kinetik dan potensial berperan dalam gerak harmonik.
Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak-balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap sekon selalu konstan. Terdapat dua jenis gerak harmonik sederhana, yaitu linier dan angular. Gerak harmonik pada pegas dan bandul matematis disebabkan oleh gaya pemulih yang berhubungan dengan simpangan dan konstanta sistem. Periode dan frekuensi gerak harmonik ditentukan oleh massa dan
1. Gerak harmonik sederhana adalah gerak periodik yang terjadi secara berulang dalam selang waktu yang sama. Contohnya adalah getaran pegas, ayunan bandul, dan osilasi atom dalam molekul.
2. Gaya gesekan menyebabkan gerak bolak balik benda yang bergetar berhenti secara bertahap. Jenis getaran ini disebut getaran harmonik teredam.
3. Besaran-besaran penting gerak harmonik sederhana antara lain periode,
Gerak harmonik adalah gerak bolak-balik yang periodik dengan posisi berubah secara sinusoidal sebagai fungsi waktu. Contohnya meliputi getaran dawai alat musik, gelombang radio, dan denyut jantung. Frekuensi adalah jumlah getaran per detik dan berhubungan terbalik dengan periode, atau waktu satu siklus lengkap.
Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak-balik benda melalui titik keseimbangan dengan frekuensi getaran yang konstan. Getaran harmonik dipengaruhi oleh gaya pemulih yang selalu menuju titik keseimbangan dan besarnya sebanding dengan simpangannya. Gerak harmonik pada ayunan, pegas, dan bandul dapat dijelaskan dengan persamaan gerak harmonik sederhana yang menggambarkan hubungan antara simpangan, kecepatan, percepatan, dan w
Dokumen tersebut membahas tentang getaran dan gelombang, serta gerak harmonik sederhana. Termasuk di dalamnya adalah definisi getaran dan contoh gelombang, rumus periode dan frekuensi untuk pegas dan ayunan bandul, hubungan antara simpangan, kecepatan dan percepatan pada gerak harmonik sederhana, serta energi kinetik dan potensial pada getaran pegas.
Dokumen tersebut membahas tentang gerak harmonik sederhana, termasuk hubungannya dengan elastisitas bahan dan persamaan-persamaannya. Di antaranya adalah persamaan gaya pemulih pada pegas dan bandul sederhana, rumus periode dan frekuensi getaran pegas, serta persamaan simpangan dan kecepatan gerak harmonik sederhana. [/ringkasan]
Dokumen tersebut membahas tentang gerak harmonik sederhana. Ia menjelaskan bahwa gerak harmonik terjadi ketika percepatan suatu partikel sebanding dengan posisinya. Gerak harmonik dapat dijelaskan oleh fungsi sinus dan kosinus, dengan amplitudo, frekuensi, dan fase sebagai parameternya. Frekuensi dan periode gerak harmonik tergantung pada massa partikel dan konstanta gaya pegas.
PPT KEL PEDESAAN d d d d d d d d d d d d dram44rya
油
bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg bdsbajdasjod sidasdasd d d d d d d d d d d d d d d d iu auodiasg
Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan Hijau.pptrumiarti
油
Proses fotosintesis merupakan salah satu contoh proses anabolisme yang terjadi pada tumbuhan berklorofil. Proses ini penting bagi tumbuhan karena dari proses ini akan dihasilkan makanan
2. 2
benda di ujung pegas
Mobil berosilasi naik-turun
ketika melewati lubang
Bandul jam dinding
3. Pengertian
GHS (Gerak Harmonik Sederhana) atau
gerak osilasi atau getaran selaras adalah
gerak bolak - balik benda melalui suatu
titik keseimbangan tertentu dengan
banyaknya getaran benda DALAM
SETIAP SEKON SELALU KONSTAN
Juga bisa di deskripsikan sebagai gerak
sebuah benda dimana grafik posisi
partikel sebagai fungsi waktu berupa
sinus (dapat dinyatakan dalam bentuk
sinus atau kosinus).
Memiliki ciri frekuensi getaran yang tetap.
4. Suatu balok diikat pada ujung pegas,
m : massa balok (kg)
k : tetapan pegas (N/m)
O : adalah titik kesetimbangan (posisi pegas tidak tertarik atau
tertekan)
Dimanapun balok berada dari posisi setimbang maka balok cenderung
kembali ke posisi setimbang oleh gaya F. Gaya yang memiliki sifat
seperti ini disebut gaya pemulih (restoring force).
5. Amplitudo ( A ) : simpangan maksimum atau terjauh (meter)
Perioda ( T ) : waktu untuk menempuh satu getaran (sekon)
Frekuensi ( f ) : jumlah getaran yang terjadi dalam satu satuan
waktu (Hertz)
Bila balok ditarik ke posisi P, lalu
dilepaskan maka balok akan bergerak
bolak balik secara teratur dalam
lintasan
P O - Q O P O Q - ...
demikian seterusnya.
Beberapa parameter yang menentukan karaktersitik
getaran:
Satu getaran adalah gerak balok dalam lintasan P O - Q O P
6. Syarat Gerak Harmonik Sederhana
Syarat suatu gerak dikatakan getaran harmonik, antara lain :
1. Gerakannya periodik (bolak-balik).
2. Gerakannya selalu melewati posisi keseimbangan.
3. Percepatan atau gaya yang bekerja pada benda
sebanding dengan posisi/simpangan benda.
4. Arah percepatan atau gaya yang bekerja pada
benda selalu mengarah ke posisi keseimbangan.
7. Jenis-jenis GHS
Gerak Harmonik Sederhana Linier, pergerakannya
ada pada satu garis lurus vertikal maupun horizintal.
Misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air
raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari
pegas (pegas pada mobil), dan sebagainya.
Gerak Harmonik Sederhana Angular, pergerakannya
mengayun membentuk pola setengah lingkaran
ataupun bisa saja perputaran. Misalnya gerak bandul/
bandul fisis(bandul jam), osilasi ayunan torsi, dan
sebagainya.
10. Gerak harmonik sederhana
k = konstanta pegas (N/m)
m = massa beban (kg)
Perhatikan sistem balok pegas di atas
permukaan horizontal tanpa gesekan. Bila
pegas tidak ditarik atau ditekan balok berada
pada posisi O (posisi kesetimbangan). Bila
balok ditarik ke kanan, maka pegas akan
menarik balok ke kiri dengan gaya:
Percepatan (a) ~ perpindahan (x)
kx
F
kx ma
x
m
k
a
F ma
Bila pada benda bekerja gaya yang arahnya
selalu berlawanan dengan arah
perpindahan maka benda akan mengalami
gerak harmonik sederhana (GHS).
Arah a berlawanan dengan perpindahan.
11. 12.2 Periode dan Frekuensi
Periode adalah waktu yg diperlukan untuk melakukan satu kali gerak
bolak-balik.
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan dalam waktu 1
detik.
Untuk pegas yg memiliki konstanta gaya k yg bergetar karena
adanya beban bermassa m, periode getarnya adalah
Sedangkan pada ayunan bandul sederhana, jika panjang tali adalah
l, maka periodenya adalah
k
m
T
2
f
T
T
f
1
atau
1
g
l
T
2
12. Jika (k/m) ditulis dengan 2 maka persamaan menjadi
x
m
k
a
x
m
k
dt
x
d
2
2
2
2
2
... (1)
d x
x
dt
( ) cos ... (2)
x t A t
t
A
t
A
dt
d
dt
dx
sin
cos
Persamaan (1) disebut persamaan getaran. Salah satu fungsi yang memenuhi
persamaan ini adalah fungsi sinusoidal (sinus-cosinus).
Solusi Persamaan Getaran
Substitusi persamaan (2) ke (1)
13. x : simpangan setiap saat (posisi terhadap titik setimbang) dlm meter.
A : Amplutudo atau simpangan maksimum dalam meter.
: frekuensi sudut dalam radian/sekon
: tetapan fasa atau sudut fasa dalam derjat atau radian
2
2
2
d x
x
dt
2
2
2
sin cos
d x d
A t A t
dt dt
Persamaan (2) memenuhi persamaan getaran dan disebut solusi
persamaan getaran.
( ) cos
x t A t
fasa
:
t
x(t)
t
A
-A
T
14. Persamanan getaran adalah fungsi trigonometri. Diketahui
bahwa fungsi triginometri periodik dan berulang terhadap
waktu dalam 2 rad. Perioda (T) adalah waktu untuk benda
menempuh satu siklus. Maka nilai x pada t akan sama dengan
nilai x pada ( t + T ). Sedangkan fasa naik 2 dalam waktu T
sehingga,
2
2
2 /
2 / 2
t t T
T
T
T f
( ) cos
x t A t
15. Solusi GHS
Telah ditunjukkan bahwa
mempunyai solusi x = A cos(t) .
Ini bukan solusi tunggal, x = A sin(t) adalah juga solusi.
Solusi umum adalah kombinasi linier dari dua solusi ini
x = B sin(t)+ C cos(t)
d x
dt
x
2
2
2
t
sin
C
t
cos
B
dt
dx
x
t
cos
C
t
sin
B
dt
x
d 2
2
2
2
2
ok
16. Penurunan:
x = A cos(t + ) adalah sama dengan x = B sin(t)+ C cos(t)
x = A cos(t + )
= A cos(t) cos - A sin(t) sin
dimana C = A cos() dan B = A sin()
It works!
= C cos(t) + B sin(t)
Kita gunakan solusi umum:
Sehingga x = A cos(t + ) adalah solusi yang paling umum!
20. 20
Amplitudo
Tiga getaran dengan fasa dan frekuensi yang sama tapi dengan
amplitudo berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap
waktu adalah seperti gambar di bawah.
x
t
A3
A2
A1
21. 21
Frekuensi dan Perioda
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi dengan frekuensi yang
berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap waktu
adalah seperti gambar di bawah.
t
x
Getaran1
Getaran
2
1
2 2 f
f 1
2
1
2 T
T
T2
T1
22. 22
Tetapan Fasa
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi dengan tetapan fasa
yang berbeda, maka perbandingan grafik simpangannya terhadap waktu
adalah seperti gambar di bawah.
t
x
23. Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal 慮0 = 0, maka kecepatannya adalah
Nilai kecepatan v akan maksimum pada saat cos t = 1, sehingga
kecepatan maksimumnya adalah
Kecepatan benda di sembarang posisi y adalah
t
A
t
A
dt
d
dt
dy
v sin
)
cos
(
A
vm
2
2
y
A
vy
緒
24. Percepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal 慮0 = 0, maka percepatannya adalah
Nilai percepatan a akan maksimum pada saat sin t = 1, sehingga
percepatan maksimumnya adalah
Arah percepatan a selalu sama dengan arah gaya pemulihnya.
y
t
A
t
A
dt
d
dt
dv
a 2
2
cos
)
sin
(
A
am
2
25. Energi dalam GHS
Untuk pegas dan bandul, kita dapat menurunkan solusi
GHS dengan menggunakan konservasi energi.
Energi total (K + P) dari suatu sistem
yang melakukan GHS akan selalu
konstan!
Ini bukan sesuatu yang mengejutkan
karena hanya gaya konservatif
yang bekerja, sehingga energi K+P
adalah tetap.
-A A
0
s
U
U
K
E
26. Energi potensial pegas
F
k
x
x
F
Posisi awal
F
k
Posisi awal
F
Posisi
Posisi awal
awal
F
Posisi
Posisi awal
awal
F
k
k
Posisi
Posisi awal
awal
F
k
k
Posisi
Posisi awal
awal
F
Energi potensial pegas dapat
dihitung dengan grafik hubungan
antara gaya F dengan
pertambahan panjang x
Usaha = Luas D yang diarsir
W = 遜 F.x
= 遜 k.x.x = 遜 k.x2
Usaha gaya tarik (F) = Energi
potensial pegas
Ep = W
Ep = 遜 k.x2
27. Energi Getaran Harmonis Sederhana
Energi Kinetik : 2
2
1 mv
K
t
A
v sin
)
(
sin 2
2
2
2
1
t
A
m
K
Energi Potensial : 2
2
1 kx
U
)
cos(
t
A
x
)
(
cos2
2
2
1
t
kA
U
U
K
E
Energi Total :
t
t
kA 2
2
2
2
1
cos
sin
k
)
(
sin 2
2
2
1
t
kA
= 1
2
2
1 kA
E
28. Pada simpangan maksimum,
energi potensial maksimum, tapi
energi kinetik nol karena diam
Pada titik kesetimbangan,
energi potensial nol tapi energi
kinetik maksimum,karena
kecepatannya maksimum
Pada saat simpangannya sembarang, maka energi totalnya
adalah
2
2
maks
2
2
2
)
A
(
m
2
1
mv
2
1
kA
2
1
mv
2
1
kx
2
1
E
29. Susunan Pegas
Untuk memperoleh konstanta pegas sesuai yang
diinginkan, pegas dapat disusun seri, paralel, dan seri-
paralel (campuran)
30. Pada susunan pegas seri, gaya tarik yang
dialami pegas sama besar
seri
F
F
F
F
...
3
2
1
seri
x
x
x
x
...
3
2
1
k
F
x
x
k
F
...
3
3
2
2
1
1
k
F
k
F
k
F
k
F
s
s
...
3
2
1
x
x
x
xs
...
1
1
1
1
3
2
1
k
k
k
ks
31. Pada susunan pegas paralel, gaya pegas sama dengan
jumlah gaya masing-masing pegas
Pada susunan pegas seri-parelel, konstanta pegas diperoleh
dengan mengkombinasikan susunan pegas seri dengen
susunan pegas paralel
paralel
F
F
F
F
...
3
2
1
paralel
x
x
x
x
...
3
2
1
...
3
2
1
F
F
F
Fp
...
3
3
2
2
1
1
x
k
x
k
x
k
x
k p
p
...
3
2
1
k
k
k
kp
32. Susunan Pegas
a. Susunan Seri
n
total
s k
k
k
k
k
1
...
1
1
1
1
3
2
1
b. Susunan Paralel
n
total
p k
k
k
k
k
...
3
2
1
33. Soal 1:
1. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana sepanjang
sumbu y. Simpangannya berubah terhadap waktu sesuai
persamaan y = 4 sin (t+/4), dgn y dalam meter dan t dalam
sekon.
a. Tentukan amplitudo, frekuensi dan periode geraknya.
b. Hitung kecepatan dan percepatan benda terhadap waktu
c. Tentukan posisi, kecepatan dan percepatan benda pasa t = 1
sekon
d. Tentukan kecepatan dan percepatan maksimum benda
e. Tentukan perpindahan benda antara t = 0 dan t = 1 sekon.
2. Sebuah gerak harmonik sederhana mempunyai amplitudo A = 6
cm. Berapakah simpangan getarannya ketika kecepatannya 1/3
kali kecepatan maksimum?
34. Soal 2:
1. Sebuah benda bermassa m = 0,25 kg melakukan osilasi dengan
periode 0,2 sekon dan amplitudo A = 5x10-2 m. Pada saat
simpangannya y = 2x10-2 m, hitunglah (a) percepatan benda, (b)
gaya pemulih, (c) energi potensial, dan (d) energi kinetik benda!
2. Sebuah balok bermassa mb = 1 kg dikaitkan pada pegas dgn
konstanta k = 150 N/m. Sebuah peluru yg bermassa mp = 10 g
bergerak dgn kecepatan kecepatan vp = 100 m/s mengenai dan
bersarang di dalam balok. Jika lantai dianggap licin, (a) hitung
amplitudo gerak harmonik sederhana yg terjadi, dan (b) nyatakan
persamaan simpangannya!
35. Soal 3:
Tiga buah pegas identik dengan konstanta gaya 300
N/m disusun seperti gambar. Jika pegas diberi beban
bermassa 6 kg, pertambahan panjang masing-masing
pegas.... m (g = 10 m/s2)