1) Modul I/O bertanggung jawab atas pengontrolan perangkat luar dan pertukaran data antara perangkat luar dengan memori utama dan CPU. 2) Terdapat dua teknik penanganan I/O yaitu I/O terprogram dan interrupt-driven I/O dimana yang kedua lebih efisien karena tidak membuang waktu CPU. 3) Intel 8259A digunakan sebagai interrupt arbiter untuk mengelola prioritas modul I/O yang meminta interupsi.
O documento descreve os principais tipos e componentes de gabinetes de computador, incluindo padrões como AT e ATX, formatos como torre, mini-torre e desktop, e procedimentos para a abertura, montagem e desmontagem de gabinetes.
The document discusses the key components and functions of a motherboard. It describes how a motherboard provides electrical connections for the CPU, memory, drives, and peripherals to communicate. It explains that the microprocessor's supporting chipset determines the motherboard's features and capabilities. Form factor, common motherboard parts like expansion slots and memory sockets are described. Factors to consider when selecting a motherboard are also outlined.
Sistem masukan dan keluaran komputer terdiri atas tiga komponen utama: CPU, memori, dan peralatan I/O seperti printer dan monitor. Modul I/O berperan sebagai antarmuka antara peralatan I/O dengan bus sistem. Terdapat tiga teknik operasi I/O yaitu I/O terprogram, interrupt-driven I/O, dan DMA.
Dokumen tersebut membahas tentang input output pada komputer, dimulai dari pengertian modul input output, fungsi-fungsinya seperti kontrol dan sinkronisasi, komunikasi antara CPU dan perangkat luar, hingga teknik-tekniknya seperti interrupt driven I/O.
Modul input/output (I/O) diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. Fungsi utama modul I/O adalah menjembatani perangkat keras eksternal dengan sumber daya internal sistem komputer. Modul I/O berperan sebagai pengontrol aliran data dan komunikasi antara CPU dengan perangkat keras serta mendeteksi kesalahan yang terjadi.
Sistem input/output komputer terdiri atas CPU, memori primer dan sekunder, serta unit input dan output. Perangkat keras I/O seperti disk, jaringan, dan antarmuka pengguna dikendalikan oleh instruksi I/O dan terhubung melalui port, bus, dan pengendali. Ada dua jenis perangkat I/O, yaitu blok dan karakter, yang berbeda cara penyimpanannya. Sistem prosesor I/O menangani semua aspek I/O secara paralel mel
O documento descreve os principais tipos e componentes de gabinetes de computador, incluindo padrões como AT e ATX, formatos como torre, mini-torre e desktop, e procedimentos para a abertura, montagem e desmontagem de gabinetes.
The document discusses the key components and functions of a motherboard. It describes how a motherboard provides electrical connections for the CPU, memory, drives, and peripherals to communicate. It explains that the microprocessor's supporting chipset determines the motherboard's features and capabilities. Form factor, common motherboard parts like expansion slots and memory sockets are described. Factors to consider when selecting a motherboard are also outlined.
Sistem masukan dan keluaran komputer terdiri atas tiga komponen utama: CPU, memori, dan peralatan I/O seperti printer dan monitor. Modul I/O berperan sebagai antarmuka antara peralatan I/O dengan bus sistem. Terdapat tiga teknik operasi I/O yaitu I/O terprogram, interrupt-driven I/O, dan DMA.
Dokumen tersebut membahas tentang input output pada komputer, dimulai dari pengertian modul input output, fungsi-fungsinya seperti kontrol dan sinkronisasi, komunikasi antara CPU dan perangkat luar, hingga teknik-tekniknya seperti interrupt driven I/O.
Modul input/output (I/O) diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. Fungsi utama modul I/O adalah menjembatani perangkat keras eksternal dengan sumber daya internal sistem komputer. Modul I/O berperan sebagai pengontrol aliran data dan komunikasi antara CPU dengan perangkat keras serta mendeteksi kesalahan yang terjadi.
Sistem input/output komputer terdiri atas CPU, memori primer dan sekunder, serta unit input dan output. Perangkat keras I/O seperti disk, jaringan, dan antarmuka pengguna dikendalikan oleh instruksi I/O dan terhubung melalui port, bus, dan pengendali. Ada dua jenis perangkat I/O, yaitu blok dan karakter, yang berbeda cara penyimpanannya. Sistem prosesor I/O menangani semua aspek I/O secara paralel mel
Modul I/O bertanggung jawab atas pengontrolan perangkat luar dan pertukaran data antara perangkat luar dengan memori utama atau register CPU. Modul I/O berfungsi sebagai antarmuka antara CPU, memori, dan perangkat eksternal serta melakukan kontrol dan pewaktuan, komunikasi, buffering data, dan deteksi kesalahan. Ada beberapa teknik kerja modul I/O seperti I/O terprogram, interrupt-driven I/O, dan penggunaan perintah kont
Dokumen tersebut membahas tentang modul I/O dan perangkat eksternal dalam sistem komputer. Modul I/O berfungsi sebagai antarmuka antara CPU, memori, dan perangkat eksternal seperti printer, monitor, keyboard. Dokumen juga menjelaskan klasifikasi perangkat eksternal berdasarkan arah data seperti input, output, atau kombinasi keduanya.
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
1. Dokumen tersebut membahas tentang manajemen perangkat masukan/keluaran pada sistem operasi.
2. Ada beberapa teknik pemograman perangkat I/O seperti I/O terprogram, I/O dikendalikan interupsi, dan menggunakan DMA.
3. Hirarki manajemen perangkat I/O meliputi interrupt handler, device drivers, perangkat lunak device independent, dan perangkat lunak level pemakai.
(1) Modul input/output diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. (2) Modul input/output berfungsi untuk mengontrol aliran data, mendeteksi kesalahan, dan menampung data sementara. (3) Ada tiga metode akses input/output yaitu programmed i/o, interrupt driven i/o, dan direct memory access.
Sistem input output membahas tentang proses input dan output pada komputer, termasuk pengertian sistem input dan output, perangkat keras dan lunak untuk input dan output, serta mekanisme kerja sistem input output seperti I/O terprogram, interupsi, dan direct memory access.
The document describes the analytic hierarchy process (AHP), a decision-making tool developed by Thomas Saaty. The AHP breaks a decision problem into a hierarchy, then uses pairwise comparisons to assign weights to attributes and alternatives at each level. Weights are determined through eigenvector calculations and combined to score alternatives. The AHP has been applied in many fields and allows consistency checks, but critics argue its numeric scale conversions and required comparisons have limitations. An example decision problem on choosing a packaging machine is provided to illustrate the AHP steps.
The system bus connects the central components of a computer system, including the CPU, memory, and input/output devices. It consists of three main buses - the data bus, which transfers data; the address bus, which specifies memory locations; and the control bus, which coordinates signals. The buses allow components to communicate by transferring data and commands in parallel via electrical pathways on the motherboard. Arbitration determines which device gains control of the shared bus at any given time to prevent signals from overlapping.
Dokumen tersebut membahas tentang konsep dasar IP addressing dan netmask. Secara ringkas, dokumen menjelaskan bahwa IP address terdiri dari dua bagian yaitu network ID dan host ID berdasarkan netmask. Dokumen juga menjelaskan klasifikasi jaringan internet berdasarkan panjang bit network ID dan host ID.
Dokumen tersebut membahas tentang konsep-konsep dasar data warehouse, data mart, OLAP, dan data mining. Secara ringkas, data warehouse digunakan untuk menyimpan dan menganalisis data historis dari berbagai sumber untuk keperluan pengambilan keputusan manajemen, data mart merupakan subset dari data warehouse yang berfokus pada kebutuhan departemen tertentu, sedangkan OLAP dan data mining merupakan teknologi untuk menganalisis dan menemukan pola dari
Tahap-tahap revolusi industri membutuhkan waktu yang semakin singkat dari waktu ke waktu. Saat ini, berbagai kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi.
2. 2
Flash Back 
Pengertian Komputer - 1
Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu
melakukan beberapa tugas yaitu menerima input,
memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan,
menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta
menghasilkan output dalam bentuk informasi
(By : Robert Blissmer, 1985)
Menerima Input 1
Memproses Input 2
Untuk menghasilkan Output 3
3. 3
Fungsi Komponen Komputer
Input / Output Komputer
Input Device
Media untuk memasukan data dari luar kedalam suatu
memori dan prosesor untuk diolah guna menghasilkan
informasi yang diperlukan
e.g : keyboard, mouse, joystick, microphone
Output Device
Media komputer yang berfungsi untuk menampilkan
keluaran hasil pengolahan data. Hasil keluaran
tersebut dapat berupa hardcopy, softcopy, atau
sound
I/O Port
Digunakan untuk menerima atau mengirim
data/informasi keluar sistem komputer. I/O Port juga
menghubungkan peralatan input dan output komputer
4. 4
Modul Input / Output
Pengertian Modul Input/Output
Merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus untuk
mengontrol satu atau lebih perangkat I/O
Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi merupakan
sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi
antara perangkat I/O dan bus komputer
5. 5
The Reason of Modul I/O
Alasan Penggunaan Modul I/O
Metode Operasi yang bervariasi
Bervariasinya metode operasi peralatan sehingga tidak praktis
apabila sistem komputer yang digunakan harus menangani
berbagai macam sistem peralatan tersebut
Kecepatan transfer data
Kecepatan transfer data perangkat I/O umumnya lebih lambat
daripada laju transfer data pada CPU ataupun Memori
Format data
Digunakan untuk menerima atau mengirim data/informasi
keluar sistem komputer. I/O Port juga menghubungkan
peralatan input dan output komputer
6. 6
Fungsi Utama Modul I/O
Fungsi Modul I/O
Sebagai piranti
antarmuka ke CPU dan
memori melalui sistem
bus
Antarmuka
Ke CPU &
Memori
Antarmuka
dengan
Peralatan lain
Sebagai piranti antarmuka
dengan peralatan lainnya
dengan menggunakan link
data tertentu
8. 8
Perangkat Eksternal
I/O Value
Mesin komputer akan memiliki nilai apabila bisa berinteraksi
dengan dunia luar sehingga komputer tidak akan berfungsi
apabila tidak ada interaksi dengan dunia luar
Bagaimana kita bisa
menginstruksikan CPU untuk
melakukan suatu operasi apabila
tidak ada keyboard ?
Bagaimana kita melihat hasil
kerja sistem komputer bila
tidak ada monitor ?
9. 9
Klasifikasi Perangkat Eksternal
Klasifikasi Perangkat Eksternal
Human Readable
Perangkat yang berhubungan dengan manusia sebagai
pengguna komputer. Contohnya : monitor, keyboard, mouse,
printer, joystick
Machine Readable
Perangkat yang bergubungan dengan peralatan. Biasanya
berupa modul sensor untuk monitoring dan kontrol suatu
peralatan sistem
Communication
Perangkat yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh.
Contohnya : NIC dan Modem
10. 10
Fungsi Modul I/O
Fungsi Modul I/O
Modul I/O merupakan suatu komponen dalam sistem komputer yang
bertanggung jawab atas pengontrolan perangkat luar dan bertanggung
jawab dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan
memori utama ataupun register CPU.
Control & Timming
1
2
3
4 Buffer Data
Komunikasi Perangkat Eksternal
Komunikasi CPU
Koreksi Error
5
11. 11
Fungsi Modul I/O
Control and Timing
Fungsi kontrol dan waktu merupakan hal yang penting untuk
mensinkronkan kerja masing-masing komponen dari komputer
CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan
pola dan kecepatan transfer data yang beragam
Proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi kontrol dan
pewaktuan yang mengatuh sistem secara keseluruhan
12. 12
Fungsi Modul I/O
Contoh kontrol pemindahan data dari peralatan ke CPU
Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O
Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU
Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data,
maka CPU akan mengirimkan perintah ke modul I/O
Modul I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu
dari peripheral
Data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang
data dan kecepatan oleh modul I/O sehingga paket-paket data
dapat diterima CPU dengan baik
13. 13
Fungsi Modul I/O
Fungsi komunikasi CPU & Modul I/O
Command Decoding
Merupakan modul I/O menerima perintah-perintah dari CPU yang
dikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O
untuk disk dapat menerima perintah : Read sector, scan record
Data
Pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data
Status Reporting
Pelaporan kondisi status modul I/O maupun perangkat yang
umumnya berupa status kondisi Busy atau ready
Address Recognition
Setiap modul I/O harus mengetahui alamat peralatan yang
dikontrolnya
15. 15
Fungsi Modul I/O
Buffering
Tujuan utama buffering adalah mendapatkan
penyesuaian data sehubungan perbedaan laju transfer
data dari perangkat lain dengan kecepatan pengolahan
pada CPU. Umumnya laju transfer data dari perangkat
lain lebih lambat dari kecepatan CPU maupun media
penyimpanan
16. 16
Fungsi Modul I/O
Deteksi Kesalahan
Apabila pada perangkat komputer terdapat masalah sehingga
proses tidak dapat dijalankan, maka modul I/O akan
melaporkan kesalahan tersebut. Misal informasi kesalahan pada
printer seperti : kertas tergulung, tinta habis dan lain
sebagainya
17. 17
Struktur Modul I/O
Programmable Peripheral Interface
Bagian terpenting adalah blok logika I/O yang berhubungan dengan
semua peralatan antarmuka, sehingga terdapat fungsi pengaturan
dan switching pada blok logika I/O
18. 18
Teknik Input / Output
Terdapat tiga buah teknik dalam operasi I/O yaitu I/O
terprogram, interrupt-driven I/O, dan DMA (Direct Memory
Access). Ketiganya memiliki keunggulan maupun kelemahan,
yang penggunannya disesuaikan sesuai degan unjuk kerja
masing-masing teknik.
I/O Terprogram 1
Interrupt Driven I/O 2
Direct Memory Access 3
20. 20
Teknik Input / Output
Ada dua teknik pelaksanaan transfer data, yaitu :
Transfer data melalui CPU (metode software) –
Transfer data tanpa melalui CPU (metode hardware) –
Transfer Data
Melalui CPU
(Metode Software)
Tanpa Melalui CPU
(Metode Hardware)
Programmed
Mode
Interrupt
Mode
DMA Mode
21. 21
Teknik Input / Output
Untuk memindahkan byte data dari input perangkat, langkahnya :
1A – Baca byte data dari perangkat input ke CPU
1B – Pindahkan Byte data dari CPU ke lokasi memori
CPU
Device Input Memori Device Output
1A 1B
1B 1A
22. 22
Teknik I/O Terprogram
Proses
Data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU mengeksekusi
program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung,
seperti pemindahan data, pengiriman perintah, dan monitoring perangkat.
Untuk melaksanakan perintah-perintah I/O, CPU akan mengeluarkan
sebuah alamat bagi modul I/O dan sebuah perintah I/O yang akan
dilakukan
Kelemahan
Kelemahan teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai
operasi I/O selesai dilakukan sehingga akan membuang
waktu. Dalam teknik ini modul I/O tidak dapat melakukan
interupsi kepada CPU.
23. 23
Klasifikasi Perintah I/O
Perintah Control
Perintah ini digunakan untuk mengaktivasi perangkat peripheral dan
memberitahukan tugas yang diperintahkan kepadanya.
Perintah Test
Perintah ini digunakan CPU untuk menguji berbagai kondisi status modul
I/O dan perangkatnya. CPU perlu mengetahui perangkatnya dalam
keadaan aktif dan siap digunakan
Perintah Read
Perintah pada modul I/O untuk mengambil suatu paket data untuk
disimpan didalam buffer internal, untuk kemudian paket data dikirim
melaui data setelah terjadi sinkronisasi data maupun kecepatan transfer
Perintah Write
CPU memerintahkan modul I/O untuk mengambil data dari bus data
untuk diberikan pada perangkat tujuan
24. 24
Klasifikasi Perintah I/O
Dalam teknik I/O Terprogram, terdapat dua macam implementasi
perintah I/O yang tertuang dalam instruksi I/O yaitu memory-mapped
I/O dan isolated I/O.
Memory-Mapped I/O
Terdapat tempat untuk lokasi memori dan perangkat I/O.
Keuntungannya adalah efisien dalam pemrograman, namun memakan
banyak ruang memori alamat
Isolated I/O
Dilakukan pemisahan ruang pengalamatan bagi memori dan ruang
pengalamatan bagi I/O. Dengan teknik ini diperlukan bus yang ilengkapi
dengan saluran pembacaan dan penulisan memori ditambah saluran
perintah output
25. 25
Ilustrasi Diagram Blok Programmed I/O
Langkah 1. Pembacaan Status Device
Langkah 2. Transfer data dari / ke memori
Langkah 3. Pengiriman data ke / dari device
Ketiga langkah tersebut diulangi untuk setiap byte, setelah langkah 1,
langkah 2 dikerjakan apabila device siap, jika tidak maka langkah 1
diulangi kembali
Memori CPU Pengontrol
Disk
Disk
Drive
2. data
3. data
1. status
Ready
.
27. 27
Interrupt Driven I/O
Teknik Interrupt Driven I/O memungkinkan proses tidak membuang-
buang waktu. Prosesnya adalah CPU mengeluarkan perintah I/O pada
modul I/O, bersamaan perintah I/O dijalankan, maka CPU akan
melakukan eksekusi perintah-perintah yang lainnya.
Terdapat selangkah kemajuan dari teknik sebelumnya yaitu CPU
melakukan multitasking beberapa perintah sekaligus sehingga tidak ada
waktu tunggu bagi CPU
28. 28
Ilustrasi Diagram Blok Interrupt Driven I/O
Langkah 1. Pemberian Command / Perintah
Langkah 2. Pelayanan Interupsi
Langkah 3. Pembacaan Status
Langkah 4. Transfer data dari / ke memori
Langkah 5. Pengiriman data dari / ke device
Memori CPU Pengontrol
Disk
Disk
Drive
4
1
2
3
5
29. 29
Diagram Transfer Data Interrupt Mode I/O
Mulai
Berikan
permintaan baca
atau tulis ke disk
Transfer data
antara disk dan
memori
Kerjakan Pemrosesan
lain hingga disk
memberikan interupsi
Interupsi menyebabkan pemrosesan
yang sekarang dihentikan
Kembali dari interupsi, pemrosesan
normal dilanjutkan
Ke instruksi selanjutnya
30. 30
Direct Memory Access (DMA)
Teknik yang dijelaskan sebelumnya yaitu I/O Terprogram dan
Interrupt Driven I/O memiliki kelemahan, yaitu proses yang terjadi
pada modul I/O masih melibatkan CPU secara langsung. Hal ini
menyebabkan pada :
Kelajuan transfer I/O tergantung pada kecepatan operasi CPU –
Kerja CPU terganggu karena adanya interupsi secara langsung –
31. 31
Direct Memory Access (DMA)
Prinsip kerja DMA adalah CPU akan mendelegasikan kerja I/O kepada DMA
CPU hanya akan terlibat pada awal proses untuk memberikan instruksi
lengkap pada DMA dan akhir proses saja
Dengan demikian CPU dapat menjalankan proses lainnya tanpa banyak
terganggu dengan interupsi
32. 32
Direct Memory Access (DMA)
Parameter-parameter DMA berikut disediakan oleh software ke pengontrol
DMA :
Alamat awal memori -
Jumlah Byte -
Arah : input atau output –
Alamat awal memori menetapkan lokasi memori dari mana byte data
disimpan atau dibaca.
Jumlah byte menetapkan jumlah byte yang akan ditransfer.
Arah menetapkan apakah transfer data adalah input atau output.
35. 35
Diagram Blok DMA Mode I/O
7. Jawaban Data
8. Sinyal Byte Akhir
1. Parameter DMA
2. Perintah Tulis
3. Permintaan Data
4. Alamat
5. Sinyal Baca
6. Data 9. Interupsi
1
CPU
Pengontrol
Disk
Hardisk
Pengontrol
DMA
Memori
2
3 7 8
9
6
4,5,6
36. 36
Diagram Transfer Data DMA Mode I/O
Mulai
CPU melakukan Setup
pada Disk untuk
transfer DMA
CPU mengeksekusi
proses yang lain
Ke instruksi selanjutnya
Device DMA memulai
transfer independen
CPU
Device DMA menginterupsi CPU bila
sudah selesai