Sistem masukan dan keluaran komputer terdiri atas tiga komponen utama: CPU, memori, dan peralatan I/O seperti printer dan monitor. Modul I/O berperan sebagai antarmuka antara peralatan I/O dengan bus sistem. Terdapat tiga teknik operasi I/O yaitu I/O terprogram, interrupt-driven I/O, dan DMA.
Dokumen tersebut membahas tentang arsitektur dan organisasi komputer. Secara ringkas, dibahas mengenai perbedaan antara arsitektur dan organisasi komputer, komponen-komponen utama sistem komputer seperti processor, memori, dan modul I/O, serta struktur dan fungsi dari masing-masing komponen tersebut dalam sistem komputer.
1) Modul I/O bertanggung jawab atas pengontrolan perangkat luar dan pertukaran data antara perangkat luar dengan memori utama dan CPU. 2) Terdapat dua teknik penanganan I/O yaitu I/O terprogram dan interrupt-driven I/O dimana yang kedua lebih efisien karena tidak membuang waktu CPU. 3) Intel 8259A digunakan sebagai interrupt arbiter untuk mengelola prioritas modul I/O yang meminta interupsi.
Makalah Organisasi Komputer - Direct Memory Access (DMA)Fajar Jabrik
Ìý
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
1. DMA merupakan alat khusus yang memungkinkan transfer data langsung antara perangkat I/O dan memori utama tanpa campur tangan terus-menerus dari CPU.
2. Fungsi DMA adalah agar CPU dapat melakukan tugas lain selama transfer data sedang berlangsung.
3. Cara kerja DMA yaitu CPU mengkonfigurasi DMA controller, kemudian DMA controller melakukan transfer data secara langsung
Dokumen tersebut memberikan ringkasan tentang konsep proses dalam sistem operasi. Proses adalah program yang sedang dieksekusi, yang memiliki informasi seperti status, identitas, dan sumber daya. Sistem operasi mengelola proses dengan menjadwalkan eksekusi, memantau status, dan memfasilitasi komunikasi antar proses. Proses dapat berinteraksi untuk menyelesaikan masalah produsen-konsumen dan berkomunikasi menggunakan mekanisme seperti pesan, socket, dan p
Interupsi adalah permintaan khusus pada mikroprosesor untuk menghentikan tugas saat ini dan melakukan tugas lain, seperti layanan I/O. Fungsinya meliputi pengalihan pengolahan instruksi ke rutin layanan interupsi dan manajemen pengeksekusian rutin antara CPU dan modul I/O. Jenis interupsi termasuk internal, eksternal, dan perangkat lunak. Penyebabnya seperti program, kegagalan perangkat keras, timer, dan penanganan ek
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: unit aritmatika dan logika, memori, masukan, dan keluaran. Arsitektur ini menjadi standar untuk sebagian besar sistem komputer modern karena mengijinkan program dan data disimpan di memori yang sama.
Dokumen ini membahas tentang komponen-komponen utama CPU yang meliputi motherboard, processor, hard disk, RAM, VGA, sound card, CD-ROM, LAN card, fan, power supply, dan casing. Dijelaskan fungsi dan bagian-bagian penting dari setiap komponen tersebut.
Direktori merupakan entitas yang mengandung berkas dan direktori lain. Ada tiga struktur direktori yaitu bertingkat, berstruktur pohon, dan berstruktur graf. Mounting adalah proses menghubungkan sistem berkas baru ke struktur direktori utama, dengan memberikan mount point berupa direktori tempat sistem berkas itu diletakkan.
Dokumen tersebut membahas sejarah evolusi teknologi komputer mulai dari ENIAC yang menggunakan tabung vakum hingga perkembangan mikroprosesor seperti Intel Pentium dan PowerPC. Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana kinerja komputer dipengaruhi oleh berbagai komponen seperti CPU, memori, dan bus serta strategi untuk meningkatkan kinerja seperti pipelining dan cache.
Dokumen tersebut membahas tentang sinkronisasi dan deadlock dalam sistem operasi. Sinkronisasi digunakan untuk mengatur jalannya beberapa proses secara bersamaan agar saling bertukar data dengan jumlah yang sama dan mencegah terjadinya inkonsistensi data. Deadlock terjadi ketika dua program saling memegang sumber daya yang dibutuhkan program lain sehingga tidak ada yang bisa melanjutkan. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya dead
(1) Modul input/output diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. (2) Modul input/output berfungsi untuk mengontrol aliran data, mendeteksi kesalahan, dan menampung data sementara. (3) Ada tiga metode akses input/output yaitu programmed i/o, interrupt driven i/o, dan direct memory access.
Sistem komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang bekerja bersama untuk menerima input, memprosesnya, menyimpan instruksi, dan menyediakan output berupa informasi. Komponen utama perangkat keras komputer meliputi unit masukan, pemrosesan, keluaran, penyimpanan, dan periferal.
Makalah ini membahas tentang memori komputer, terutama memori internal. Memori internal berfungsi sebagai penyimpanan sementara data dan program yang sedang diolah CPU. Ada beberapa jenis memori internal seperti RAM, cache memory, dan register. Makalah ini juga membedah karakteristik, organisasi, dan cara kerja memori internal.
Interupsi adalah permintaan khusus pada mikroprosesor untuk menghentikan tugas saat ini dan melakukan tugas lain, seperti layanan I/O. Fungsinya meliputi pengalihan pengolahan instruksi ke rutin layanan interupsi dan manajemen pengeksekusian rutin antara CPU dan modul I/O. Jenis interupsi termasuk internal, eksternal, dan perangkat lunak. Penyebabnya seperti program, kegagalan perangkat keras, timer, dan penanganan ek
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: unit aritmatika dan logika, memori, masukan, dan keluaran. Arsitektur ini menjadi standar untuk sebagian besar sistem komputer modern karena mengijinkan program dan data disimpan di memori yang sama.
Dokumen ini membahas tentang komponen-komponen utama CPU yang meliputi motherboard, processor, hard disk, RAM, VGA, sound card, CD-ROM, LAN card, fan, power supply, dan casing. Dijelaskan fungsi dan bagian-bagian penting dari setiap komponen tersebut.
Direktori merupakan entitas yang mengandung berkas dan direktori lain. Ada tiga struktur direktori yaitu bertingkat, berstruktur pohon, dan berstruktur graf. Mounting adalah proses menghubungkan sistem berkas baru ke struktur direktori utama, dengan memberikan mount point berupa direktori tempat sistem berkas itu diletakkan.
Dokumen tersebut membahas sejarah evolusi teknologi komputer mulai dari ENIAC yang menggunakan tabung vakum hingga perkembangan mikroprosesor seperti Intel Pentium dan PowerPC. Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana kinerja komputer dipengaruhi oleh berbagai komponen seperti CPU, memori, dan bus serta strategi untuk meningkatkan kinerja seperti pipelining dan cache.
Dokumen tersebut membahas tentang sinkronisasi dan deadlock dalam sistem operasi. Sinkronisasi digunakan untuk mengatur jalannya beberapa proses secara bersamaan agar saling bertukar data dengan jumlah yang sama dan mencegah terjadinya inkonsistensi data. Deadlock terjadi ketika dua program saling memegang sumber daya yang dibutuhkan program lain sehingga tidak ada yang bisa melanjutkan. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya dead
(1) Modul input/output diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. (2) Modul input/output berfungsi untuk mengontrol aliran data, mendeteksi kesalahan, dan menampung data sementara. (3) Ada tiga metode akses input/output yaitu programmed i/o, interrupt driven i/o, dan direct memory access.
Sistem komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang bekerja bersama untuk menerima input, memprosesnya, menyimpan instruksi, dan menyediakan output berupa informasi. Komponen utama perangkat keras komputer meliputi unit masukan, pemrosesan, keluaran, penyimpanan, dan periferal.
Makalah ini membahas tentang memori komputer, terutama memori internal. Memori internal berfungsi sebagai penyimpanan sementara data dan program yang sedang diolah CPU. Ada beberapa jenis memori internal seperti RAM, cache memory, dan register. Makalah ini juga membedah karakteristik, organisasi, dan cara kerja memori internal.
Sistem input/output komputer terdiri atas CPU, memori primer dan sekunder, serta unit input dan output. Perangkat keras I/O seperti disk, jaringan, dan antarmuka pengguna dikendalikan oleh instruksi I/O dan terhubung melalui port, bus, dan pengendali. Ada dua jenis perangkat I/O, yaitu blok dan karakter, yang berbeda cara penyimpanannya. Sistem prosesor I/O menangani semua aspek I/O secara paralel mel
Dokumen tersebut membahas tentang modul I/O dan perangkat eksternal dalam sistem komputer. Modul I/O berfungsi sebagai antarmuka antara CPU, memori, dan perangkat eksternal seperti printer, monitor, keyboard. Dokumen juga menjelaskan klasifikasi perangkat eksternal berdasarkan arah data seperti input, output, atau kombinasi keduanya.
Modul input/output (I/O) diperlukan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras yang berbeda kecepatan dan format datanya dengan CPU dan memori. Fungsi utama modul I/O adalah menjembatani perangkat keras eksternal dengan sumber daya internal sistem komputer. Modul I/O berperan sebagai pengontrol aliran data dan komunikasi antara CPU dengan perangkat keras serta mendeteksi kesalahan yang terjadi.
The document provides details on using the bisection method to find the root of a nonlinear equation. It begins with an overview of the bisection method and how it iteratively searches for the root between two initial guesses. It then describes how to check if the initial guesses validly bracket a root by evaluating the product of the function values at the guesses. If the product is negative, a root is known to exist between the guesses. The method is then explained step-by-step, showing how the range is bisected in each iteration until converging on the root. An example problem is provided and solved over 12 iterations to demonstrate the convergence of the bisection method.
Modul ini membahas metode Regula-Falsi untuk menemukan akar persamaan aljabar non-linier tunggal. Metode ini memodifikasi metode Bisection dengan mempertimbangkan 'kesebangunan' pada kurva fungsi. Algoritmanya menghasilkan formula rekursif untuk menentukan nilai baru. Metode ini konvergen secara linear dengan faktor pengali lebih besar dari metode Bisection, dan dapat digunakan untuk fungsi yang turunannya
This document provides instructions for converting a regular SIM card into a micro-SIM card using a printed template. It explains how to print and use the template, cut the SIM card to size along guide lines, and file down the corners to create a micro-SIM card that can then be inserted into an adapter to fit devices requiring the smaller format. Safety disclaimers are also provided.
Dokumen tersebut membahas tentang metode numerik sebagai algoritma komputasi untuk menyelesaikan masalah matematika yang sulit diselesaikan secara analitis. Metode numerik menggunakan pendekatan iteratif untuk memperoleh hasil yang mendekati nilai sebenarnya. Dokumen ini juga membahas bilangan bulat, pecahan, akurasi, presisi, dan jenis kesalahan dalam metode numerik."
Membangun website e-commerce_berbasis_php_dan_my_sqlAlvin Setiawan
Ìý
Dokumen tersebut merupakan laporan tugas akhir mengenai pembuatan website e-commerce berbasis PHP dan MySQL. Laporan tersebut membahas latar belakang, tujuan, dan metode pembuatan website e-commerce untuk memudahkan proses berbelanja secara online.
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
1) Dokumen tersebut membahas perancangan sistem terperinci yang mencakup desain output, input, proses, database, dan kontrol.
2) Beberapa topik yang dibahas antara lain merancang formulir kertas dan elektronik, kode, menus, dan perangkat masukan langsung seperti scanner.
3) Tujuan desain output adalah mengubah data menjadi informasi yang berkualitas untuk pengambilan keputusan
2. Sistem Input/Output
Sistem komputer memiliki tiga komponen
utama, yaitu :
 CPU
 Memori (primer dan sekunder), dan
 Peralatan masukan/keluaran (I/O devices)
seperti printer, monitor, keyboard, mouse,
dan modem.
3. PERANGKAT EKSTERNAL
• Operasi-operasi I/O diperoleh
melalui sejumlah perangkat ekternal
dengan menggunakan link (fungsinya
untuk pertukaran kontrol,status dan
data antara modul I/O dengan
device eksternalnya)
5. Pembacaan di sisi Manusia (Human
readable) : perangkat yang
berhubungan dengan manusia sebagai
pengguna komputer.
• Screen, printer, keyboard mouse,
joystick, disk drive
6. Pembacaan disisi mesin (Machine
readable) : perangkat yang
berhubungan
dengan peralatan. Biasanya berupa
modul sensor dan tranduser untuk
monitoring dan kontrol suatu peralatan
atau sistem.
• Monitoring dan control
8. • Pengklasifikasian juga bisa berdasarkan arah
datanya, yaitu perangkat output, perangkat
input dan kombinasi output-input. Contoh
perangkat output: monitor, proyektor dan
printer. Perangkat input misalnya:
keyboard, mouse, joystick, scanner, mark
reader, bar code reader.
9. Modul I/O
• Modul I/O merupakan peralatan antarmuka
(interface) bagi sistem bus atau switch sentral
dan mengontrol satu atau lebih perangkat
peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar
modul penghubung, tetapi sebuah piranti
yang berisi logika dalam melakukan fungsi
komunikasi antara peripheral dan bus
komputer.
10. • Ada beberapa alasan kenapa piranti – piranti
tidak langsung dihubungkan dengan bus
sistem komputer, yaitu :
11. • Bervariasinya metode operasi piranti
peripheral, sehingga tidak praktis apabila
sistem komputer herus menangani
berbagai macam sisem operasi piranti
peripheral tersebut.
12. • Kecepatan transfer data piranti peripheral
umumnya lebih lambat dari pada laju
transfer data pada CPU maupun memori.
13. • Format data dan panjang data pada piranti
peripheral seringkali berbeda dengan CPU,
sehingga perlu modul untuk menselaraskannya.
14. • Dari beberapa alasan diatas, modul I/O
memiliki dua buah fungsi utama, yaitu :
1. Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan
memori melalui bus sistem.
2. Sebagai piranti antarmuka dengan
peralatan peripheral lainnya dengan
menggunakan link data tertentu.
15. • Bagaimana modul I/O dapat menjalankan
tugasnya, yaitu menjembatani CPU dan
memori dengan dunia luar merupakan hal
yang terpenting untuk kita ketahui. Inti
mempelajari sistem I/O suatu komputer
adalah mengetahui fungsi dan struktur
modul I/O.
17. • Modul I/O adalah suatu komponen dalam
sistem komputer yang bertanggung jawab
atas pengontrolan sebuah perangkat luar
atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam
pertukaran data antara perangkat luar
tersebut dengan memori utama ataupun
dengan register – register CPU. Dalam
mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka
internal dengan komputer (CPU dan
memori utama) dan antarmuka dengan
perangkat eksternalnya untuk menjalankan
fungsi – fungsi pengontrolan.
18. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi
modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa
katagori, yaitu:
• • Kontrol dan pewaktuan.
• • Komunikasi CPU.
• • Komunikasi perangkat eksternal.
• • Pem-buffer-an data.
• • Deteksi kesalahan.
19. • Fungsi kontrol dan pewaktuan (control &
timing) merupakan hal yang penting untuk
mensinkronkan kerja masing – masing
komponen penyusun komputer. Dalam sekali
waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau
lebih perangkat dengan pola tidak menentu
dan kecepatan transfer komunikasi data yang
beragam, baik dengan perangkat internal
seperti register – register, memori utama,
memori sekunder, perangkat peripheral.
20. Contoh kontrol pemindahan data dari peripheral ke
CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi
langkah – langkah berikut ini :
1. Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari
CPU ke modul I/O.
2. Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila perangkat eksternal telah siap untuk
transfer data, maka CPU akan mengirimkan perintah
ke modul I/O.
4. Modul I/O akan menerima paket data dengan
panjang tertentu dari peripheral.
21. • Transfer data tidak akan lepas dari
penggunaan sistem bus, maka interaksi
CPU dan modul I/O akan melibatkan
kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi
bus atau lebih. Adapun fungsi komunikasi
antara CPU dan modul I/O meliputi
proses – proses berikut :
22. • Command Decoding, yaitu modul I/O
menerima perintah – perintah dari CPU yang
dikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol.
Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk
dapat menerima perintah: Read sector,
Scan record ID, Format disk.
• Data, pertukaran data antara CPU dan
modul I/O melalui bus data.
23. • Status Reporting, yaitu pelaporan kondisi
status modul I/O maupun perangkat
peripheral, umumnya berupa status
kondisi Busy atau Ready. Juga status
bermacam – macam kondisi kesalahan
(error).
24. • Address Recognition, bahwa peralatan atau
komponen penyusun komputer dapat
dihubungi atau dipanggil maka harus
memiliki alamat yang unik, begitu pula
pada perangkat peripheral, sehingga setiap
modul I/O harus mengetahui alamat
peripheral yang dikontrolnya.
25. • Pada sisi modul I/O ke perangkat
peripheral juga terdapat komunikasi yang
meliputi komunikasi data, kontrol maupun
status.
Skema suatu perangkat peripheral
26. • Fungsi selanjutnya adalah buffering. Tujuan
utama buffering adalah mendapatkan
penyesuaian data sehubungan perbedaan
laju transfer data dari perangkat
peripheral dengan kecepatan pengolahan
pada CPU. Umumnya laju transfer data
dari perangkat peripheral lebih lambat dari
kecepatan CPU maupun media
penyimpan.
27. • Fungsi terakhir adalah deteksi kesalahan.
Apabila pada perangkat peripheral
terdapat masalah sehingga proses tidak
dapat dijalankan, maka modul I/O akan
melaporkan kesalahan tersebut. Misal
informasi kesalahan pada peripheral
printer seperti: kertas tergulung, pinta
habis, kertas habis, dan lain – lain. Teknik
yang umum untuk deteksi kesalahan
adalah penggunaan bit paritas.