Dokumen tersebut membahas tentang kualitas layanan (quality of service) pada jaringan telekomunikasi, yang membedakan antara kualitas intrinsik dan dirasakan, serta pengukuran dan evaluasi kualitas layanan."
Kualitas layanan dan pelayanan merupakan faktor penting bagi perusahaan untuk mempertahankan konsumen dan meningkatkan penjualan. Kualitas layanan tergantung pada kesesuaian antara harapan konsumen dengan layanan yang diterima, sedangkan kualitas pelayanan dipengaruhi oleh penempatan karyawan yang tepat dan sistem pelayanan yang jelas. Faktor lainnya adalah kualitas sumber daya manusia dan pelaksanaan pengawasan
Dokumen tersebut merupakan pengajuan judul skripsi oleh Yustus Ugan dengan NIM 10401880 yang berisi tiga judul skripsi yang diajukan beserta permasalahan dan sub masalahnya. Judul pertama adalah analisis motivasi kerja karyawan hotel Merpati Pontianak, kedua adalah analisis strategi pemasaran untuk mencapai target penjualan kamar hotel, dan ketiga adalah analisis desain jabatan di hotel tersebut.
Dokumen tersebut membahas tentang maklumat pelayanan dan janji pelayanan yang merupakan pernyataan tertulis dari penyelenggara layanan publik mengenai standar pelayanan. Dokumen tersebut menjelaskan pentingnya penyusunan maklumat pelayanan yang jelas dan terukur serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.
Dokumen tersebut membahas tentang Manajemen Hubungan Bisnis (BRM) antara penyedia layanan dan pelanggan. BRM bertujuan untuk membangun hubungan jangka panjang yang produktif dengan memahami kebutuhan pelanggan dan bisnisnya. Aktivitas utama BRM adalah memahami pelanggan, membantu mengembangkan persyaratan layanan baru, memastikan layanan terus memenuhi kebutuhan pelanggan, dan mengukur kepuasan pelanggan. K
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
KPI (Key Performance Indicator) digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan sesuai dengan tujuan dan visi misi. KPI harus spesifik, terukur, dapat dicapai, dapat diandalkan, dan memiliki batas waktu. KPI dapat dibangun berdasarkan Balance Scorecard yang mencakup finansial, pelanggan, proses bisnis, dan pembelajaran organisasi.
Dokumen tersebut membahas strategi manajemen mutu layanan dengan fokus pada harapan pelanggan, standar pelayanan, dan dimensi kualitas pelayanan internal dan eksternal serta cara mengembangkan standar layanan berkualitas.
Kelayakan penggunaan LWD penentuan joint load transfer jalan beton.pdfAsep Mulyadi
Ìý
Dalam evaluasi kekuatan struktur perkerasan jalan perlu dilakukan pengukuran parameter jalan dengan melakukan pengujian langsung.
Saat ini untuk mengevaluasi perkerasan jalan ataupun untuk merancang tebal lapis tambah (overlay) dari suatu ruas jalan agak mustahil tanpa menggunakan data lendutan. Dengan demikian penggunaan alat uji lendutan sangat dibutuhkan. (Siegfried, 2016).
Salah satu kekuatan struktur yang dapat diuji adalah sambungan pada perkerasan jalan beton. Dimana alat uji lendutan (seperti LWD & FWD) dapat memprediksi kondisi sambungan jalan beton sebagai pendistribusi beban kendaraan.
Dokumen tersebut merupakan pengajuan judul skripsi oleh Yustus Ugan dengan NIM 10401880 yang berisi tiga judul skripsi yang diajukan beserta permasalahan dan sub masalahnya. Judul pertama adalah analisis motivasi kerja karyawan hotel Merpati Pontianak, kedua adalah analisis strategi pemasaran untuk mencapai target penjualan kamar hotel, dan ketiga adalah analisis desain jabatan di hotel tersebut.
Dokumen tersebut membahas tentang maklumat pelayanan dan janji pelayanan yang merupakan pernyataan tertulis dari penyelenggara layanan publik mengenai standar pelayanan. Dokumen tersebut menjelaskan pentingnya penyusunan maklumat pelayanan yang jelas dan terukur serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.
Dokumen tersebut membahas tentang Manajemen Hubungan Bisnis (BRM) antara penyedia layanan dan pelanggan. BRM bertujuan untuk membangun hubungan jangka panjang yang produktif dengan memahami kebutuhan pelanggan dan bisnisnya. Aktivitas utama BRM adalah memahami pelanggan, membantu mengembangkan persyaratan layanan baru, memastikan layanan terus memenuhi kebutuhan pelanggan, dan mengukur kepuasan pelanggan. K
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
KPI (Key Performance Indicator) digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan sesuai dengan tujuan dan visi misi. KPI harus spesifik, terukur, dapat dicapai, dapat diandalkan, dan memiliki batas waktu. KPI dapat dibangun berdasarkan Balance Scorecard yang mencakup finansial, pelanggan, proses bisnis, dan pembelajaran organisasi.
Dokumen tersebut membahas strategi manajemen mutu layanan dengan fokus pada harapan pelanggan, standar pelayanan, dan dimensi kualitas pelayanan internal dan eksternal serta cara mengembangkan standar layanan berkualitas.
Kelayakan penggunaan LWD penentuan joint load transfer jalan beton.pdfAsep Mulyadi
Ìý
Dalam evaluasi kekuatan struktur perkerasan jalan perlu dilakukan pengukuran parameter jalan dengan melakukan pengujian langsung.
Saat ini untuk mengevaluasi perkerasan jalan ataupun untuk merancang tebal lapis tambah (overlay) dari suatu ruas jalan agak mustahil tanpa menggunakan data lendutan. Dengan demikian penggunaan alat uji lendutan sangat dibutuhkan. (Siegfried, 2016).
Salah satu kekuatan struktur yang dapat diuji adalah sambungan pada perkerasan jalan beton. Dimana alat uji lendutan (seperti LWD & FWD) dapat memprediksi kondisi sambungan jalan beton sebagai pendistribusi beban kendaraan.
Studi Kasus Pengendalian Partikulat di Industri GulaRamadinaGoethe
Ìý
Materi berisi proses produksi gula pada umumnya, karakteristik ampas tebu (bagasse) yang dihasilkan, karakteristik emisi dari pabrik gula, jenis alat pengendali partikulat (electrostatic precipitator), karakteristik alat, efisiensi alat, mekanisme penyisihan alat, cara pengoperasian alat, serta jenis dan desain alat.
2. Kualitas Energi Elektrik
1). Pengertian SLA (Service Level Aggrement) ?
2). Pengertian KPI (Key Performance Indicator) ?
3). Pengertian (Quality Of Service) ?
3. 1). Pengertian SLA ?
• Definisi SLA
• SLA singkatan dari Service Level Agreement atau jika
diterjemahkan adalah, Perjanjian Tingkat Layanan ,
Pengertian SLA adalah bagian dari perjanjian layanan
secara keseluruhan antara 2 dua entitas untuk
peningkatan kinerja atau waktu pengiriman harus di
perbaiki selama masa kontrak. Dua entitas tersebut
biasanya dikenal sebagai penyedia layanan dan klien,
dan dapat melibatkan perjanjian secara hukum karena
melibatkan uang, atau kontrak lebih informal antara
unit-unit bisnis internal.
1).Pengertian SLA ?
4. Mengapa SLA Dibutuhkan ?
• SLA dibutuhkan jika dilihat dari sisi Penyedia layanan
adalah sebagai jaminan atas service yang diberikan
kepada klien, sehingga klien tersebut bisa puas atas
layanan yang diberikan, dampak lain yang akan muncul
dari sisi penyedia layanana adalah konsep pemasaran
tradisional yaitu pemasaran dari mulut ke mulut ,
maksudnya adalah klien akan memberikan rekomendasi
kepada temannya/ rekan lainnya bahwa layanan yang
diberikan oleh penyedia tersebut bagus, sehingga
berharap teman/ rekan lainnya mau berlangganan
kepada provider/ penyedia layanan tersebut
5. Cara Menghitung SLA ?
• Cara menghitung SLA, tergantung dari layanan yang
diberikan , sebagai contoh yang saya ketahui beberapa
provider IT khususnya provider / penyedia layanan internet
memberikan SLA antara 96% – 99%, artinya dalam 1 bulan
pihak provider menjamin bahwa layanan yang diberikan
adalah :
• Menghitung SLA (asumsi dengan SLA 98%, artinya
layanan standard mereka 98% dalam 1 bulan, dan 2%
dianggap wajar jika terjadi mati (down) dalam layanan
tersebut)
• 1 hari = 24 jam
1 bulan = 30 hari
• Biaya bulanan Internet = Rp. 1.000.000
6. 1 bulan = 30 hari x 24 jam = 720 Jam (720 jam merupakan layanan 100%)
Sedangkan jika 98% maka layanan standard mereka adalah
98% * 720 jam = 705.6 jam (layanan standard mereka, sisanya 14.4 jam dianggap
wajar jika layanan itu mati (down)
Pengertian Restitusi dan Bagaimana menghitung Restitusi
Restitusi adalah pengembalian dalam bentuk (bisa dalam bentuk pembayaran (uang),
ataupun lainnya (tergantung kontrak) dari pihak penyedia layanan kepada klien.
Sebagai contoh (dengan mengambil lanjutan perhitungan diatas), jika klien mempunyai
kewajiban membayar Rp. 1.000.000 :
Biaya bulanan internet = Rp. 1.000.000
SLA layanan (contoh bulan Juli) = 76,6% (100% – 23,3%), artinya pihak provider
bulan juli hanya bisa memberikan layanan internet sebesar 76,6% artinya ada selisih
(98% – 76.6% = 21.3%, yang tidak bisa dipenuh oleh pihak provider)
Nah 21,3 % itu adalah hak kita u/ mendapatkan penggantian, penggantian ini biasanya
dlm bentuk pengurangan pembayaran, misalkan kita bayar
1bulan Rp. 1.000.000 = untuk layanan 98% (1% sekitar Rp. 10.204)
Maka u/ layanan hanya 76.6% = 1.000.000 – (21.3% X Rp. 10.204)
= Rp1.000.000 – Rp. 217.345
= Rp. 782.654
Artinya dlm bulan ini kita hanya punya kewajiban membayar sekitar Rp. 782.654
7. 2.Pengertian KPI ?
• Key Performance Indicators merupakan matrik
baik finansial maupun non finansial yang
digunakan oleh perusahaan untuk mengukur
performa kinerjanya. Key Performance
Indicator biasanya digunakan untuk menilai
kondisi suatu bisnis serta tindakan apa yang
diperlukan untuk menyikapi kondisi tersebut.
8. • Oleh sebab itu perusahaan harus mempunyai
hal seperti berikut :
(1) Menetapkan tujuan yang hendak dicapai.
(2) Memiliki bisnis proses yang telah terdefinisi
dengan jelas.
(3) Menetapkan ukuran kuantitatif dan kualitatif
sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
(4) Memonitor setiap kondisi yang terjadi serta
melakukan perubahan yang diperlukan guna
mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik
tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka
panjang.
9. 3. Pengertian QoS ?
• Quality of Service (QoS) adalah kemampuan
suatu jaringan untuk menyediakan layanan
yang baik dengan menyediakan bandwith,
mengatasi jitter dan delay. Parameter QoS
adalah latency, jitter, packet loss, throughput,
MOS, echo cancellation dan PDD. QoS sangat
ditentukan oleh kualitas jaringan yang
digunakan. Terdapat beberapa factor yang
dapat menurunkan nilai QoS, seperti :
Redaman, Distorsi, dan Noise.
10. • Pentingnya QoS
• Ada beberapa alasan mengapa kita
memerlukan QoS, yaitu:
• Untuk memberikan prioritas untuk aplikasi-
aplikasi yang kritis pada jaringan.
• Untuk memaksimalkan penggunaan investasi
jaringan yang sudah ada.
• Untuk meningkatkan performansi untuk
aplikasi-aplikasi yang sensitif terhadap delay,
seperti Voice dan Video.
• Untuk merespon terhadap adanya perubahan-
perubahan pada aliran traffic di jaringan.