Dokumen tersebut membahas prosedur standar operasi di bagian resepsionis hotel yang meliputi check in menggunakan voucher travel agent, pembuatan folio untuk tamu dan travel agent, serta check out. Prosedur check in dan check out menggunakan voucher berbeda sedikit dari prosedur reguler karena ada dua folio yang dibuat."
Dokumen ini membahas tentang manajemen reservasi tamu di hotel, termasuk revisi dan pembatalan reservasi. Revisi reservasi dapat melibatkan perubahan tanggal check-in/out, tipe kamar, dan permintaan khusus. Pembatalan reservasi dapat dilakukan sebelum kedatangan tamu, dengan ketentuan berbeda untuk reservasi yang dijamin dan tidak dijamin. Proses perubahan dan pembatalan reservasi memerlukan perhatian terhadap detail-detailnya.
cara menyambut dan mendaftarkan tamu (front office )yulia safitry
Ìý
Dokumen tersebut membahas prosedur umum dalam menyambut tamu di hotel, meliputi 3 langkah utama: (1) menyapa dan menawarkan bantuan, (2) mendaftarkan tamu baik dengan atau tanpa reservasi, (3) menyerahkan kunci kamar dan kartu tamu.
Dokumen ini menjelaskan prosedur check-in di hotel di Indonesia yang meliputi mengetahui waktu check-in dan check-out, melakukan registrasi di front office, dan mengisi form pendaftaran yang berisi data diri dan tanda tangan tamu. Proses ini penting untuk melacak tamu dan menangani keadaan darurat.
Dokumen tersebut membahas tentang fungsi dan peranan kantor depan hotel (front office) dalam menerima tamu, meliputi penjualan kamar, memberikan informasi, menangani keluhan, dan membuat laporan. Front office juga berperan sebagai pemberi informasi, penjual, wakil manajemen, penyimpan data, diplomatis, dan pemecah masalah. Bagian-bagian front office meliputi pemesanan, resepsi, informasi, telepon, dan kasir. Beberapa jenis laporan
Bab ini membahas prinsip-prinsip pengendalian internal dan penerapannya dalam aktivitas kas perusahaan, termasuk penerimaan, pengeluaran, dan penyimpanan kas di bank.
Dokumen tersebut memberikan panduan lengkap tentang persiapan dan prosedur check-in tamu di hotel, mulai dari persiapan kerja dan area kerja receptionist, penerimaan tamu, proses check-in untuk tamu biasa, tamu dengan reservasi, dan tamu VIP, serta penjelasan tentang berbagai dokumen terkait seperti kunci kamar, guest card, dan kupon.
13. si & pi. anggri afriani. prof. dr. ir. hapzi ali, mm, cma. review mat...Anggriafriani
Ìý
Dokumen tersebut membahas implementasi pengendalian internal kas di perusahaan tambang PT XYZ. Pengendalian internal kas diperlukan untuk mengatur keluar masuknya kas dan mencegah penyalahgunaan. PT XYZ menerapkan prosedur pengeluaran dan penerimaan kas yang meliputi persetujuan berjenjang, pencatatan, dan rekonsiliasi untuk menjaga aset perusahaan.
SI&PI, RYAN JULIAN, HAPZI ALI, SIKLUS PENDAPATAN, PENJUALAN DAN PENERIMAAN KA...Ryan Julian
Ìý
Dokumen tersebut membahas siklus pendapatan perusahaan, termasuk proses penjualan, pengiriman barang, penagihan piutang, dan penerimaan kas. Siklus pendapatan merupakan rangkaian aktivitas bisnis dan pemrosesan informasi yang berulang untuk menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menagih pembayaran. Dokumen ini juga membahas dokumen-dokumen yang digunakan dan sistem informasi yang diterapkan untuk mengendalikan
9. si & pi, m hasim rafsanjani, prof.dr.ir.hapzi ali,mm,cma,mpm,siklus pe...Hasim Rafsanjani
Ìý
M Hasim Rafsanjani, siklus pendapatan penjualan dan penerimaan kas sistem informasi siklus pendapatan, universitas Mercu Buana, Mercu Buana University, Jakarta Indonesia
Sistem pengendalian internal memiliki lima komponen utama yaitu lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan. Pengendalian internal terhadap kas meliputi pengendalian penerimaan kas, pengeluaran kas, rekonsiliasi bank, serta pengendalian kas kecil.
Dokumen tersebut membahas tentang kontrol internal kas, meliputi pengendalian penerimaan dan pembayaran kas, penggunaan sistem voucher, rekonsiliasi bank, dan pencatatan transaksi kas kecil. Dibahas pula prinsip-prinsip pengendalian internal dan prosedur kontrol untuk menjaga kas dari pencurian dan penyalahgunaan.
9, si & pi,mislia, hapzi ali, si siklus pendapatan penjualan dan penerima...Mislia lia
Ìý
Sistem informasi siklus pendapatan pada PT. Karya Baru Jaya Persada mencakup proses penjualan, pengiriman barang, penagihan, dan pencatatan piutang menggunakan perangkat lunak untuk meningkatkan efisiensi. Perusahaan ini menerapkan sistem online untuk mengontrol arus pendapatan secara terpusat.
Reception merupakan kompetensi yang dibutuhkan pada bidang Perhotelan. Berikut penjelasan tentang hal - hal yang berkaitan dengan receptionist, tugas dan tanggung jawab seorang receptionist, prosedur penanganan tamu oleh seorang receptionist
Si-pi, adi nurpermana, hapzi ali, pengendalian internal, universitas mercu bu...Adi Permana
Ìý
The implementation of the system internal control of cash receipts on a distributor was very important. Because with implementation the control system effective and efficient to prevent and reduce the risk of misuse of cash receipts. The company can survive and achieve its objectives if internal controls can help a company to achieve its performance and profitability targets and prevent loss of assets or entities.
The purpose of this study was to analyze how the system of internal control of cash receipts have been effective and in accordance with the theory. This research was conducted at the company PT. Javas Tripta Gemala, a company distributor of herbal medicine. The system internal control of cash receipts have been effective, because the separation of duties between the functions associated with cash receipts.
Data collected by the method of observation, interviews, and documentation. The analysis was performed with qualitative methods by comparing theory and practice. Based on the research that has been conducted showing that the system of internal control of cash receipts include organizational structure, system of authorization and record keeping as well as a healthy practice in accordance with the plugging in standard operating procedures set by the company and not deviate from the theoretical elements of internal control by theory.
Dokumen tersebut membahasikan sistem perakaunan terimaan kerajaan secara elektronik (eTerimaan). Ia memberikan ringkasan tentang ciri-ciri utama sistem seperti penerimaan kutipan dan penjanaan resit secara elektronik, pengemaskinian buku tunai secara automatik, dan penyediaan penyata pemungut secara automatik. Dokumen itu juga menjelaskan proses kerja, peranan pengguna, kawalan dalaman, dan modul
The document discusses machine vision and image matching. It begins with definitions of image matching as the process of geometrically positioning two images so their pixels represent the same physical areas. It describes extracting local invariant features from images using methods like Scale Invariant Feature Transform (SIFT) to find correspondences between images for tasks like object recognition and panorama creation despite variations in lighting, viewpoint and scale. SIFT extracts key points from images and represents each with a 128-element feature vector for robust matching between images.
Bab ini membahas prinsip-prinsip pengendalian internal dan penerapannya dalam aktivitas kas perusahaan, termasuk penerimaan, pengeluaran, dan penyimpanan kas di bank.
Dokumen tersebut memberikan panduan lengkap tentang persiapan dan prosedur check-in tamu di hotel, mulai dari persiapan kerja dan area kerja receptionist, penerimaan tamu, proses check-in untuk tamu biasa, tamu dengan reservasi, dan tamu VIP, serta penjelasan tentang berbagai dokumen terkait seperti kunci kamar, guest card, dan kupon.
13. si & pi. anggri afriani. prof. dr. ir. hapzi ali, mm, cma. review mat...Anggriafriani
Ìý
Dokumen tersebut membahas implementasi pengendalian internal kas di perusahaan tambang PT XYZ. Pengendalian internal kas diperlukan untuk mengatur keluar masuknya kas dan mencegah penyalahgunaan. PT XYZ menerapkan prosedur pengeluaran dan penerimaan kas yang meliputi persetujuan berjenjang, pencatatan, dan rekonsiliasi untuk menjaga aset perusahaan.
SI&PI, RYAN JULIAN, HAPZI ALI, SIKLUS PENDAPATAN, PENJUALAN DAN PENERIMAAN KA...Ryan Julian
Ìý
Dokumen tersebut membahas siklus pendapatan perusahaan, termasuk proses penjualan, pengiriman barang, penagihan piutang, dan penerimaan kas. Siklus pendapatan merupakan rangkaian aktivitas bisnis dan pemrosesan informasi yang berulang untuk menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menagih pembayaran. Dokumen ini juga membahas dokumen-dokumen yang digunakan dan sistem informasi yang diterapkan untuk mengendalikan
9. si & pi, m hasim rafsanjani, prof.dr.ir.hapzi ali,mm,cma,mpm,siklus pe...Hasim Rafsanjani
Ìý
M Hasim Rafsanjani, siklus pendapatan penjualan dan penerimaan kas sistem informasi siklus pendapatan, universitas Mercu Buana, Mercu Buana University, Jakarta Indonesia
Sistem pengendalian internal memiliki lima komponen utama yaitu lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan. Pengendalian internal terhadap kas meliputi pengendalian penerimaan kas, pengeluaran kas, rekonsiliasi bank, serta pengendalian kas kecil.
Dokumen tersebut membahas tentang kontrol internal kas, meliputi pengendalian penerimaan dan pembayaran kas, penggunaan sistem voucher, rekonsiliasi bank, dan pencatatan transaksi kas kecil. Dibahas pula prinsip-prinsip pengendalian internal dan prosedur kontrol untuk menjaga kas dari pencurian dan penyalahgunaan.
9, si & pi,mislia, hapzi ali, si siklus pendapatan penjualan dan penerima...Mislia lia
Ìý
Sistem informasi siklus pendapatan pada PT. Karya Baru Jaya Persada mencakup proses penjualan, pengiriman barang, penagihan, dan pencatatan piutang menggunakan perangkat lunak untuk meningkatkan efisiensi. Perusahaan ini menerapkan sistem online untuk mengontrol arus pendapatan secara terpusat.
Reception merupakan kompetensi yang dibutuhkan pada bidang Perhotelan. Berikut penjelasan tentang hal - hal yang berkaitan dengan receptionist, tugas dan tanggung jawab seorang receptionist, prosedur penanganan tamu oleh seorang receptionist
Si-pi, adi nurpermana, hapzi ali, pengendalian internal, universitas mercu bu...Adi Permana
Ìý
The implementation of the system internal control of cash receipts on a distributor was very important. Because with implementation the control system effective and efficient to prevent and reduce the risk of misuse of cash receipts. The company can survive and achieve its objectives if internal controls can help a company to achieve its performance and profitability targets and prevent loss of assets or entities.
The purpose of this study was to analyze how the system of internal control of cash receipts have been effective and in accordance with the theory. This research was conducted at the company PT. Javas Tripta Gemala, a company distributor of herbal medicine. The system internal control of cash receipts have been effective, because the separation of duties between the functions associated with cash receipts.
Data collected by the method of observation, interviews, and documentation. The analysis was performed with qualitative methods by comparing theory and practice. Based on the research that has been conducted showing that the system of internal control of cash receipts include organizational structure, system of authorization and record keeping as well as a healthy practice in accordance with the plugging in standard operating procedures set by the company and not deviate from the theoretical elements of internal control by theory.
Dokumen tersebut membahasikan sistem perakaunan terimaan kerajaan secara elektronik (eTerimaan). Ia memberikan ringkasan tentang ciri-ciri utama sistem seperti penerimaan kutipan dan penjanaan resit secara elektronik, pengemaskinian buku tunai secara automatik, dan penyediaan penyata pemungut secara automatik. Dokumen itu juga menjelaskan proses kerja, peranan pengguna, kawalan dalaman, dan modul
The document discusses machine vision and image matching. It begins with definitions of image matching as the process of geometrically positioning two images so their pixels represent the same physical areas. It describes extracting local invariant features from images using methods like Scale Invariant Feature Transform (SIFT) to find correspondences between images for tasks like object recognition and panorama creation despite variations in lighting, viewpoint and scale. SIFT extracts key points from images and represents each with a 128-element feature vector for robust matching between images.
1. Unsupervised learning digunakan untuk pengelompokkan data tanpa label melalui clustering.
2. K-means clustering dan hierarchical clustering adalah dua pendekatan utama clustering.
3. Pemilihan parameter seperti jumlah cluster pada k-means mempengaruhi akurasi hasil clustering.
1. The document discusses machine vision techniques including image filtering in the frequency domain and wavelet transforms. It provides details on Fourier transforms, common filters like low pass and high pass, and compares Fourier and wavelet transforms.
2. Fourier transforms allow filtering images by manipulating the image's frequency spectrum but do not provide time information. Wavelet transforms analyze images based on frequency and time, providing advantages over Fourier transforms for non-stationary signals.
3. Common filters discussed are ideal, Butterworth, and Gaussian filters for both low pass and high pass. Examples show the effects of applying these filters to an image. Discrete wavelet transforms provide an efficient method to decompose signals into different frequency bands.
Warna dari sebuah obyek dipengaruhi oleh interaksi antara cahaya dan material obyek, serta sistem penglihatan manusia. Beberapa faktor yang mempengaruhi warna antara lain pemantulan, penyerapan, dan pembelokan cahaya oleh material obyek, serta sensitivitas reseptor mata manusia terhadap panjang gelombang cahaya. Representasi warna dalam ruang warna seperti RGB dan CIE XYZ memungkinkan standarisasi persepsi warna.
This document provides an overview of machine vision applications including content-based image retrieval and face recognition. It discusses how content-based image retrieval systems work by extracting image features, calculating distances between images, and returning similar images from a database based on a query image. Examples of content-based image retrieval systems and the features they use are described. The document also covers face detection and recognition techniques, including the use of eigenfaces which represent faces as locations in a lower-dimensional space.
This document provides an overview of image matching techniques. It defines image matching as geometrically aligning two images so corresponding pixels represent the same scene region. Key aspects covered include detecting invariant local features, describing features in a scale and rotation invariant way using SIFT, and matching features between images. SIFT is highlighted as an extraordinarily robust technique that can handle various geometric and illumination changes. Feature matching is used in many computer vision applications such as image alignment, 3D reconstruction, and object recognition.
This document discusses unsupervised machine learning techniques for clustering unlabeled data. It covers k-means clustering, which partitions data into k groups based on minimizing distance between points and cluster centroids. It also discusses agglomerative hierarchical clustering, which successively merges clusters based on their distance. As an example, it shows hierarchical clustering of texture images from five classes to group similar textures.
This document provides an overview of pattern recognition and supervised learning for machine vision. It discusses what pattern recognition is, examples of pattern recognition applications, the basic steps in a pattern recognition system including data acquisition, preprocessing, feature extraction, supervised/unsupervised learning, and post-processing. For supervised learning, it describes the process of inferring functions from labeled training data. It also provides an example of using multiple features and decision boundaries for texture classification of images.
This document provides an overview of texture analysis techniques in machine vision. It discusses both structural and statistical approaches to texture analysis. Structural approaches attempt to model textures as repeating patterns of texture elements, while statistical approaches characterize textures using measures computed from pixel intensities alone. Specific statistical techniques covered include local binary patterns (LBP), gray-level co-occurrence matrices (GLCM), Laws texture energy measures, Fourier power spectrum, and wavelet texture descriptors. The document also discusses how these various texture features can be used for texture segmentation.
This document discusses various shape features that can be used for machine vision and image segmentation. It covers thresholding techniques, identifying object boundaries using chain codes and Fourier descriptors, and describing regions using basic descriptors like area and perimeter or moment invariants. Segmentation is described as an important but difficult task, and thresholding, discontinuities and region similarity are presented as common segmentation approaches. Examples are provided to illustrate different shape feature extraction methods.
This document provides an overview of feature detection techniques in machine vision, including edge detection, the Canny edge detector, interest points, and the Harris corner detector. It describes how edge detection works by finding discontinuities in images using masks and correlation. It explains that the Canny edge detector is an optimal method that uses Gaussian smoothing and non-maximum suppression. Interest points are localized features useful for applications like image alignment, and the Harris corner detector computes gradients to find locations with dominant directions, identifying corners.
This document provides an overview of image filtering in the frequency domain and introduces the wavelet transform. It discusses Fourier transforms and how they can be used to filter images. Specifically, it describes:
1) How low-pass filters smooth images by removing high frequency components, while high-pass filters sharpen images by removing low frequencies.
2) Common low-pass filters like ideal, Butterworth, and Gaussian filters and how their transfer functions are defined.
3) Examples of filtering an image with different low-pass filters to smooth or remove noise.
4) The limitations of the Fourier transform in analyzing non-stationary signals and how the wavelet transform provides time-frequency localization.
1. HTMN6014 - Front Office Operation
LECTURE NOTES
Week ke - 6
RECEPTION Part 1
2. HTMN6014 - Front Office Operation
LEARNING OUTCOMES
LEARNING OUTCOME
1. Recognize the Standard Operating Procedure in Front Office Department.
2. Perform the Standard Operating Procedure in Front Office Department
OUTLINE MATERI :
Check In for new guest, by reservation, payment by cash in Opera system.
Cashiering : deposit posting
3. HTMN6014 - Front Office Operation
ISI MATERI
CHECK IN FOR NEW GUEST, BY RESERVATION, PAYMENT BY CASH
Mohon membaca prosedur check-in terlebih dahulu.
Untuk proses check-in untuk tamu yang sudah melakukan reservasi, hal yang perlu
diperhatikan oleh Receptionist / FDA adalah adalah:
1. Pastikan nama tamu dalam Expected Arrival list di hari tersebut.
2. Jika sudah ada nama tamu dalam Expected Arrival list, maka Receptionist / FDA
mengkonfirmasi detail pemesanan kamarnya, termasuk pembayarannya.
3. Jika memungkinkan, lakukan upselling technique, yaitu menawarkan harga kamar yang
jenisnya lebih tinggi.
4. Untuk proses registrasi, tamu diminta menunjukkan ID Card yang berlaku seperti KTP,
SIM ataupun Passport yang masih berlaku.
5. Yang paling penting adalah tamu diminta untuk menandatangani Registration Card.
Karena dengan menandatangani Registration Card, maka menyatakan tamu menginap di
hotel tersebut dan mematuhi aturan yang berlaku.
6. Untuk pembayaran dengan tunai, biasanya tamu dimintakan deposit 2x lebih besar dari
harga kamar per malam. Hal ini untuk jaminan jika ada pemakaian fasilitas lain serperti in-
room dining atau laundry selama tamu menginap. Dan pada saat check out, jika ada deposit
yang lebih besar daripada pemakaian tagihannya, maka akan dikembalikan (dinamakan
proses refund).
7. Untuk deposit menggunakan tunai,ada formulir yang dipakai sebagai tanda terima
penerimaan uang tunai yaitu: Cash Receipt. Saat menerima uang dari tamu, wajib dihitung
saat tamu masih berada di depan Front Office Counter agar tidak ada kesalahpahaman.
8. Cash Receipt diisi sesuai nama tamu dan jumlah nominal uang yang diterima serta
ditandatangani oleh oleh.
4. HTMN6014 - Front Office Operation
9. Setelah proses registrasi dan penerimaan deposit selesai,maka dapat memberikan kunci
kamar kepada tamu. Saat memberikan kunci kamar, maka dapat menerangkan beberapa
fasilitas hotel serta informasi mengenai sarapan pagi.
10. Setelah tamu selesai proses check-in maka Receptionist / FDA melakukan update data
tamu serta memposting deposit cash di system.
REMITTANCE OF FUNDS
Setiap pergantian shift, maka FDA wajib melakukan penyetoran uang tunai hasil transaksi dalam shift
nya. Caranya adalah dengan membandingkan antara data cashiering di system dengan uang tunai yang ada.
Penyetoran uang tunai dilakukan dengan cara memasukkan uang tunai ke dalam amplop dengan nama
REMITTANCE OF FUNDS. Amplop tersebut, dimasukkan ke dalam safe deposit box di FO dengan
disaksikan oelah seorang saksi dan menandatangani daftar Remittance.
5. HTMN6014 - Front Office Operation
SIMPULAN
1. Proses – proses check in membutuhkan kerja yang sangat teliti agar tidak terjadi
miskomunikasi dengan tamu.
2. Pemutakhiran data serta deposit sangat penting dilakukan saat proses check in.
DAFTAR PUSTAKA
• Robert H. Woods ... [et al.].. 2007. Professional front office management. 1STBL. Upper
Saddle River, New Jersey. ISBN:0131700693 (Chapter 9).
• Self Produce Video : Checkin, reserved guest, first time arrival, payment by cash.