Elastisitas permintaan dan penawaran merupakan tingkat perubahan variabel yang dijelaskan (jumlah barang) akibat perubahan variabel penjelas (harga). Elastisitas permintaan mengukur respon permintaan terhadap perubahan harga, sedangkan elastisitas penawaran mengukur respon penawaran terhadap perubahan harga. Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas antara lain harga barang, barang pengganti, pendapatan, dan waktu analisis.
Teori permintaan konsumen mempostulatkan bahwa kuantitas komoditas yang diminta persatuan periode akan meningkat jika harga berkurang, pendapatan konsumen meningkat, adanya kenaikan dalam harga barang substitusi dan penurunan harga barang komplementer, serta dengan peningkatan dalam selera terhadap komiditas yang dibicarakan. Faktor-faktor lain seperti jumlah konsumen dan preferensi konsumen juga mempengaruhi tingkat permintaan.
Dokumen tersebut membahas empat jenis elastisitas yaitu elastisitas permintaan terhadap harga, elastisitas silang permintaan, elastisitas pendapatan permintaan, dan elastisitas penawaran. Dijelaskan rumus dan contoh perhitungan untuk masing-masing jenis elastisitas beserta faktor yang mempengaruhinya. Jenis-jenis elastisitas permintaan dan penawaran juga diuraikan.
Dokumen tersebut membahas konsep-konsep ekonomi mikro seperti permintaan, penawaran, kurva permintaan dan penawaran, hukum permintaan dan penawaran, keseimbangan pasar, serta elastisitas permintaan dan penawaran. Secara khusus, dibahas definisi permintaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, fungsi dan pergeseran kurva permintaan, serta konsep keseimbangan harga di pasar.
Dokumen tersebut membahas tentang pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri terdapat banyak pembeli dan penjual, barang yang diperdagangkan identik, mudah masuk dan keluar pasar, serta pembeli memiliki informasi yang sempurna. Perusahaan dalam pasar ini berusaha memaksimumkan keuntungan dengan memproduksi pada tingkat dimana pendapatan marjinal sama dengan biaya marjinal.
Dokumen tersebut membahas tentang permintaan dan penawaran dalam perekonomian. Permintaan adalah jumlah barang yang diminta pada berbagai harga, dipengaruhi oleh faktor seperti harga barang itu sendiri, pendapatan, dan jumlah penduduk. Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan, dipengaruhi oleh harga dan biaya produksi. Keseimbangan harga terjadi pada titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran.
Dokumen tersebut membahas tentang konsep keseimbangan pasar dalam ekonomi, termasuk penjelasan tentang penawaran dan permintaan, dampak perubahan harga, pajak, dan subsidi terhadap titik keseimbangan pasar, serta contoh soal latihan.
1. Dokumen tersebut membahas tentang model permintaan agregat dan penawaran agregat dalam teori makroekonomi klasik dan Keynesian.
2. Model ini menjelaskan hubungan antara tingkat harga agregat, output agregat, dan bagaimana keseimbangan ekonomi tercapai.
3. Dokumen juga membahas faktor-faktor yang dapat memengaruhi pergeseran kurva permintaan dan penawaran agregat.
1. Terdapat dua pendekatan dalam teori perilaku konsumen, yaitu pendekatan kardinal dan ordinal.
2. Pendekatan kardinal mengukur kepuasan secara kuantitatif menggunakan satuan util, sedangkan pendekatan ordinal hanya membandingkan tingkat kepuasan tanpa mengukur secara kuantitatif.
3. Kurva kepuasan/nilai guna dan kurva indifferent digunakan sebagai alat untuk menganalisis perilaku konsumen berdasarkan kedua pendek
Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah:
Dokumen tersebut membahas tentang pengertian penawaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti harga barang, harga faktor produksi, biaya produksi, teknologi, serta jangka waktu yang berpengaruh terhadap elastisitas penawaran suatu barang. Dibahas pula kurva dan fungsi penawaran serta elastisitas penawarannya.
Tiga pendekatan teori konsumsi yaitu: (1) konsep kegunaan yang menjelaskan hubungan antara utilitas dan jumlah barang yang dikonsumsi, (2) pendekatan kurva indiferens yang menggambarkan kombinasi barang yang memberi kepuasan sama, dan (3) pendekatan garis anggaran yang menunjukkan kombinasi barang terbatas oleh pendapatan dan harga.
Teori perilaku konsumen mempelajari bagaimana konsumen mengalokasikan sumber daya ekonominya untuk mencapai kepuasan maksimum. Terdapat dua pendekatan untuk mengukur kepuasan, yaitu pendekatan kardinal dan ordinal. Pendekatan kardinal mengukur kepuasan secara kuantitatif sedangkan pendekatan ordinal hanya membandingkan tingkat kepuasan tanpa mengukurnya.
Dokumen ini membahas konsep elastisitas permintaan dan penawaran dalam ekonomi, termasuk definisi elastisitas sebagai pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau ditawarkan. Elastisitas dibedakan menjadi elastisitas harga, elastisitas silang, dan elastisitas pendapatan. Jenis elastisitas permintaan dan penawaran juga dijelaskan beserta rumus untuk menghitung elastisitas berdasarkan fungsi permintaan dan pen
Pasar input adalah pasar yang menyediakan faktor produksi seperti tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan. Jenis-jenis pasar input meliputi pasar sumber daya alam, pasar tenaga kerja, pasar modal, dan pasar faktor produksi kewirausahaan. Keseimbangan pasar input tercapai ketika permintaan dan penawaran faktor produksi saling seimbang pada suatu harga.
Makalah ini membahas tentang analisis permintaan dan penawaran serta teori produksi dalam ekonomi mikro. Analisis permintaan dan penawaran mencakup faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran serta hukum permintaan. Teori produksi membahas fungsi produksi dan hubungan antara input dan output produksi.
Dokumen tersebut membahas tentang resesi ekonomi, depresi ekonomi, dan model permintaan serta penawaran agregat. Resesi didefinisikan sebagai penurunan PDB selama dua kuartal berturut-turut, sedangkan depresi merupakan penurunan ekonomi yang berkelanjutan untuk waktu yang lama. Model permintaan dan penawaran agregat menjelaskan bagaimana tingkat harga dan output mencapai keseimbangan.
Dokumen tersebut membahas tentang keseimbangan umum pasar uang dan barang dengan menggunakan pendekatan matematis dan grafis. Terdapat penjelasan tentang kurva permintaan agregat (IS), kurva pasokan agregat uang (LM), dan bagaimana interaksi kedua kurva tersebut menghasilkan titik keseimbangan umum. Diberikan pula contoh soal untuk menghitung dan menganalisis dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap perub
Teks tersebut menjelaskan konsep elastisitas, yaitu perbandingan perubahan variabel satu dengan variabel lainnya. Elastisitas mengukur kepekaan konsumen terhadap perubahan harga. Perusahaan perlu mempelajari elastisitas untuk memprediksi dampak kenaikan harga terhadap permintaan. Teks tersebut juga menjelaskan rumus untuk menghitung elastisitas permintaan dan penawaran serta faktor yang mempengaruhinya
Dokumen tersebut membahas tentang konsep keseimbangan pasar dalam ekonomi, termasuk penjelasan tentang penawaran dan permintaan, dampak perubahan harga, pajak, dan subsidi terhadap titik keseimbangan pasar, serta contoh soal latihan.
1. Dokumen tersebut membahas tentang model permintaan agregat dan penawaran agregat dalam teori makroekonomi klasik dan Keynesian.
2. Model ini menjelaskan hubungan antara tingkat harga agregat, output agregat, dan bagaimana keseimbangan ekonomi tercapai.
3. Dokumen juga membahas faktor-faktor yang dapat memengaruhi pergeseran kurva permintaan dan penawaran agregat.
1. Terdapat dua pendekatan dalam teori perilaku konsumen, yaitu pendekatan kardinal dan ordinal.
2. Pendekatan kardinal mengukur kepuasan secara kuantitatif menggunakan satuan util, sedangkan pendekatan ordinal hanya membandingkan tingkat kepuasan tanpa mengukur secara kuantitatif.
3. Kurva kepuasan/nilai guna dan kurva indifferent digunakan sebagai alat untuk menganalisis perilaku konsumen berdasarkan kedua pendek
Tiga kalimat ringkasan dokumen tersebut adalah:
Dokumen tersebut membahas tentang pengertian penawaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti harga barang, harga faktor produksi, biaya produksi, teknologi, serta jangka waktu yang berpengaruh terhadap elastisitas penawaran suatu barang. Dibahas pula kurva dan fungsi penawaran serta elastisitas penawarannya.
Tiga pendekatan teori konsumsi yaitu: (1) konsep kegunaan yang menjelaskan hubungan antara utilitas dan jumlah barang yang dikonsumsi, (2) pendekatan kurva indiferens yang menggambarkan kombinasi barang yang memberi kepuasan sama, dan (3) pendekatan garis anggaran yang menunjukkan kombinasi barang terbatas oleh pendapatan dan harga.
Teori perilaku konsumen mempelajari bagaimana konsumen mengalokasikan sumber daya ekonominya untuk mencapai kepuasan maksimum. Terdapat dua pendekatan untuk mengukur kepuasan, yaitu pendekatan kardinal dan ordinal. Pendekatan kardinal mengukur kepuasan secara kuantitatif sedangkan pendekatan ordinal hanya membandingkan tingkat kepuasan tanpa mengukurnya.
Dokumen ini membahas konsep elastisitas permintaan dan penawaran dalam ekonomi, termasuk definisi elastisitas sebagai pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau ditawarkan. Elastisitas dibedakan menjadi elastisitas harga, elastisitas silang, dan elastisitas pendapatan. Jenis elastisitas permintaan dan penawaran juga dijelaskan beserta rumus untuk menghitung elastisitas berdasarkan fungsi permintaan dan pen
Pasar input adalah pasar yang menyediakan faktor produksi seperti tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan. Jenis-jenis pasar input meliputi pasar sumber daya alam, pasar tenaga kerja, pasar modal, dan pasar faktor produksi kewirausahaan. Keseimbangan pasar input tercapai ketika permintaan dan penawaran faktor produksi saling seimbang pada suatu harga.
Makalah ini membahas tentang analisis permintaan dan penawaran serta teori produksi dalam ekonomi mikro. Analisis permintaan dan penawaran mencakup faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran serta hukum permintaan. Teori produksi membahas fungsi produksi dan hubungan antara input dan output produksi.
Dokumen tersebut membahas tentang resesi ekonomi, depresi ekonomi, dan model permintaan serta penawaran agregat. Resesi didefinisikan sebagai penurunan PDB selama dua kuartal berturut-turut, sedangkan depresi merupakan penurunan ekonomi yang berkelanjutan untuk waktu yang lama. Model permintaan dan penawaran agregat menjelaskan bagaimana tingkat harga dan output mencapai keseimbangan.
Dokumen tersebut membahas tentang keseimbangan umum pasar uang dan barang dengan menggunakan pendekatan matematis dan grafis. Terdapat penjelasan tentang kurva permintaan agregat (IS), kurva pasokan agregat uang (LM), dan bagaimana interaksi kedua kurva tersebut menghasilkan titik keseimbangan umum. Diberikan pula contoh soal untuk menghitung dan menganalisis dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap perub
Teks tersebut menjelaskan konsep elastisitas, yaitu perbandingan perubahan variabel satu dengan variabel lainnya. Elastisitas mengukur kepekaan konsumen terhadap perubahan harga. Perusahaan perlu mempelajari elastisitas untuk memprediksi dampak kenaikan harga terhadap permintaan. Teks tersebut juga menjelaskan rumus untuk menghitung elastisitas permintaan dan penawaran serta faktor yang mempengaruhinya
Dokumen tersebut membahas konsep elastisitas dalam ekonomi, termasuk definisi elastisitas permintaan, penawaran, silang, dan pendapatan beserta rumus dan faktor yang mempengaruhinya. Juga diberikan contoh perhitungan elastisitas silang antara berbagai barang.
Elastisitas Permintaan dan Penawaran .pptxDianBinjai
油
Ringkasan dokumen tersebut adalah:
Elastisitas permintaan dan penawaran menjelaskan hubungan antara perubahan harga dengan jumlah barang yang diminta dan ditawarkan. Dokumen tersebut mendefinisikan elastisitas serta jenis-jenis elastisitas permintaan dan penawaran berdasarkan besarnya pengaruh perubahan harga.
Dokumen tersebut membahas tentang konsep elastisitas permintaan dan penawaran serta hubungannya dengan total pendapatan. Elastisitas merupakan tingkat sensitivitas jumlah barang yang diminta atau ditawarkan terhadap perubahan harga. Ada tiga jenis elastisitas yaitu harga, pendapatan, dan silang. Total pendapatan dipengaruhi oleh elastisitas, di mana pada elastisitas elastis total pendapatan akan meningkat bila harga turun.
Dokumen tersebut membahas tentang konsep elastisitas permintaan dan penawaran serta hubungannya dengan pendapatan total. Elastisitas merupakan tingkat sensitivitas jumlah barang yang diminta atau ditawarkan terhadap perubahan harga. Ada tiga jenis elastisitas yaitu harga, pendapatan, dan silang. Elastisitas mempengaruhi pendapatan total yang dihasilkan.
Dokumen tersebut membahas tentang elastisitas permintaan dan penawaran. Elastisitas permintaan mengukur besarnya perubahan kuantitas permintaan akibat perubahan harga, sedangkan elastisitas penawaran mengukur besarnya perubahan kuantitas penawaran akibat perubahan harga. Dokumen ini juga menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan dan penawaran serta jenis-jenis elastisitas berdasarkan nilainya.
Kelompok 4 Elastisitas Permintaan dan Penawaran fix (1).pptxKomangary1
油
Diketahui:
P1 = Rp 80.000
Q1 = 160 kg
P2 = Rp 90.000
Q2 = 175 kg
Hitung:
P = P2 - P1 = Rp 90.000 - Rp 80.000 = Rp 10.000
Q = Q2 - Q1 = 175 kg - 160 kg = 15 kg
Es = (Q/Q1) / (P/P1)
= (15/160) / (10.000/80.000)
= 0,09375
Kesimpulan: Elastisitas penawaran daging sapi adalah
Kelompok 4 Elastisitas Permintaan dan Penawaran fix.pptxKomangary1
油
Diketahui:
P1 = Rp 80.000
Q1 = 160 kg
P2 = Rp 90.000
Q2 = 175 kg
Hitung:
P = P2 - P1 = Rp 90.000 - Rp 80.000 = Rp 10.000
Q = Q2 - Q1 = 175 kg - 160 kg = 15 kg
Es = (Q/Q1) / (P/P1)
= (15/160) / (10.000/80.000)
= 0,09375
Kesimpulan: Elastisitas penawaran daging sapi adalah
Dokumen tersebut membahas tentang prinsip-prinsip dasar organisasi. Beberapa prinsip kunci yang disebutkan adalah organisasi harus memiliki tujuan yang jelas, struktur hierarki yang jelas, pembagian tugas yang jelas, dan kepemimpinan yang efektif.
Dokumen tersebut membahas tentang penyakit akibat kerja (PAK) dan penyakit akibat hubungan kerja (PAHK), termasuk definisi, ruang lingkup kesehatan kerja, penggolongan dan faktor-faktor penyebab penyakit tersebut, serta hak tenaga kerja yang menderita penyakit akibat kerja.
Dokumen tersebut membahas tentang penyakit akibat kerja (PAK) dan penyakit akibat hubungan kerja (PAHK), termasuk definisi, faktor penyebab, contoh penyakit, dan hak tenaga kerja yang menderita penyakit tersebut berdasarkan peraturan pemerintah."
Dokumen tersebut membahas prinsip-prinsip organisasi yang efektif. Beberapa prinsip kunci yang disebutkan adalah bahwa organisasi harus memiliki tujuan yang jelas, skala hierarki yang jelas, pembagian tugas yang jelas, dan pendelegasian wewenang yang tepat. Dokumen tersebut juga membahas pentingnya prinsip-prinsip seperti pertanggungjawaban, fleksibilitas, dan kepemimpinan dalam membang
Dokumen tersebut membahas tentang jenis-jenis organisasi yang dikelompokkan berdasarkan 7 kriteria, yaitu: (1) jumlah pimpinan, (2) aliran kekuasaan, (3) sifat hubungan, (4) tujuan, (5) kehidupan masyarakat, (6) fungsi dan tujuan, (7) pihak penerima manfaat. Jenis-jenis organisasi meliputi organisasi formal, informal, produksi, politik, integratif, ke
Dokumen tersebut membahas tentang organisasi dan jenis-jenis organisasi. Ia menjelaskan bahwa organisasi adalah tempat dimana orang-orang bekerja sama untuk mencapai tujuan secara terencana dan terkendali. Dokumen ini juga menjelaskan 12 prinsip organisasi dan 7 jenis organisasi berdasarkan berbagai kriteria seperti jumlah pimpinan, aliran kekuasaan, sifat hubungan, tujuan dan manfa
1. ELASTISITAS PERMINTAAN & PENAWARAN
KELOMPOK 9 :
NUR IFAH INTAN SUAIB (K11111 024)
SRI SISWATI (K11111 123)
DERIATY S.S (K11111 306)
AINUN NIDA A (K11111 606)
ASIA PUTRI PERMATA HATI (K11111 354)
2. Defenisi Elastisitas
Elastisitas adalah perubahan relative dari
variable yang diterangkan sebagai akibat perubahan
varibel yang menerangkan apabila variable yang
diterangkan dimisalkan Q (quantity) dari suatu barang
dan variable yang menerangkan adalah P (price) harga
tersebut.
3. ELASTISITAS PERMINTAAN
Elastisitas permintaan adalah tingkat perubahan
permintaan terhadap barang/jasa, yang diakibatkan perubahan
harga barang/jasa tersebut. Besar atau kecilnya tingkat
perubahan tersebut dapat diukur dengan angka-angka yang
disebut koefisien elastisitas permintaan.
5. 1. Elastisitas Harga Permintaan (the price
elasticity of demand)
Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan/
respon jumlah permintaan akibat perubahan harga barang
tersebut atau dengan kata lain merupakan perbadingan
daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta
dengan presentase perubahan pada harga di pasar, sesuai
dengan hukum permintaan, dimana jika harga naik, maka
kuantitas barang turun Dan sebaliknya.
6. Rumus Elastisitas Harga Permintaan
Eh = Q : P atau Q : P
Q P P Q
Dimana :
Eh = adalah elastisitas harga permintaan
Q = adalah Jumlah barang yang diminta
P = adalah harga barang tersebut
= adalah delta atau tanda perubahan.
7. KATEGORI ELASTISITAS HARGA
PERMINTAAN
Elastisitas yang elastis (elastic), Apabila perubahan harga (P)
mengakibatkan perubahan yang lebih besar dari jumlah barang
yang diminta ( Q) / P< Q.
Elastisitas yang unity (unitari), Apabila persentase perubahan
harga (% P) sama besarnya dengan persentase perubahan
jumlah barang yang diminta (% Q), / P= Q
Elastisitas yang in elastic, Apabila persentase perubahan harga
(% P) mengakibatkan perubahan kenaikan jumlah barang yang
diminta (% Q) yang lebih kecil P> Q
8. LANJUTAN
Menurut para ahli ekonomi elastisitas harga adalah
Permintaan suatu barang bisa dikatakan elastis jika
konsumen merespon perubahan harga barang tersebut
dengan berubahnya jumlah permintaan barang yang besar.
Sedangkan perubahan jumlah permintaan barang yang
sedikit atau sama sekali tidak berubah terhadap perubahan
harga barang tersebut dikatakan inelastis atau kurang elastis.
9. Koefisien elastisitas permintaan
Ed = % perubahan kuantitas diminta
% perubahan harga
Keterangan :
ED = Elastisitas permintaan
Q2 = Kuantitas permintaan setelah perubahan
Q1 = Kuantitas permintaan awal
P2 = Harga setelah perubahan
P1 = Harga awal
10. 2. Elastisitas Silang (Cross Price
Elasticity of demand).
Elastisitas silang (Exy) adalah merupakan
persentase perubahan permintaan dari barang X
dibagi dengan persentase perubahan harga dari
barang Y. Apabila kedua hubungan variabel X dan Y
sebagai subtitusi maka tandanya positif. Sedangkan
apabila komplementer maka tandanya negatif.
11. Bentuk umum dari Elastisitas silang
Qx Py
Es = - x - > 0 Substitusi
Px Qx
Qy Px
Es = - x - < 0 Komplementer
Py Qy
12. 3. Elastisitas Pendapatan (The Income
Elasticity of Demand)
Suatu perubahan (peningkatan / penurunan)
daripada pendapatan konsumer akan berpengaruh
terhadap permintaan berbagai barang, besarnya
pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa
yang disebut elastisitas pendapatan.
13. Rumus Elastisitas Pendapatan
Q Y Q Y
Em = - : atau Em = x
Q Y Y Q
Jika Em= 1 (Unity), maka 1 % kenaikan dalam pendapatan akan menaikkan 1 %
jumlah barang yang diminta;
Jika Em>1 (Elastis), maka orang akan membelanjakan bahagian yang lebih
besar dari pendapatan terhadap barang.
Jika pendapatan naik; jika Em < 1 (in Elastis), maka orang akan
membelanjakan bahagian pendapatan yang lebih kecil untuk suatu barang, bila
pendapatannya naik.
14. FAKTOR-FAKTOR PENENTU
ELASTISITAS PERMINTAAN
1. Harga barang itu sendiri
2. Harga Barang Lain atau Barang Pengganti
3. Pendapatan Rata-Rata Masyarakat
4. Selera
5. Jumlah Penduduk
15. ELASTISITAS PENAWARAN
Elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan
berapa persen jumlah barang yang ditawarkan berubah, jika
harga barang berubah satu persen.
Secara gra鍖k tingkat elastisitas penawaran terlihat dari
slope kurva penawaran, semakin datar, semakin elastik
penawaran suatu barang.
16. Rumus Elastisitas Penawaran
Qs P
Es. = x
P Q
Dimana :
Q adalah jumlah barang yang ditawarkan;
P adalah harga barang;
S adalah delta atau perobahan.
18. Elastisitas Penawaran Ditinjau dari
Sudut Waktu
(1) Tiga Immediate Run / Momentary Period / Market
Period, suatu periode waktu yang sangat pendek,
(2) The short Run, adalah suatu periode waktu yang
cukup panjang
(3) The Long Run, adalah suatu periode waktu yang
sangat panjang
19. Faktor Penting Dalam Menentukan
Elastisitas Penawaran
1. Kemampuan penjual/produsen merubah
jumlah produksi.
2. Jangka waktu analisis.
3. Stok persediaan.
4. Kemudahan substitusi faktor produksi/input